Guide for Authors

Pedoman penulis

 

Amerta Nutrition hanya menerbitkan artikel asli yang berkaitan dengan semua disiplin ilmu gizi. Artikel akan dipertimbangkan untuk dipublikasikan dengan syarat belum pernah dipublikasikan atau dikirimkan ke jurnal lain. Artikel dapat diklasifikasikan sebagai laporan penelitian atau kajian pustaka yang dapat membantu pembaca memperoleh informasi tentang isu gizi maupun berbagai kajian dalam ilmu gizi. Artikel juga harus mendukung kemajuan ilmu pengetahuan, pendidikan dan pengembangan praktik ilmu gizi. Naskah akan diterbitkan dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris, oleh karena itu penulis wajib memastikan bahwa naskah yang dikumpulkan sesuai dengan kaidah penulisan Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris dan tidak terdapat kesalahan penulisan kata. Panjang naskah yang dikumpulkan juga harus proporsional.

 

Naskah diserahkan dalam bentuk softcopy melalui e-mail. Naskah harus diketik menggunakan program MS Word, font Calibri, ukuran 14 pt untuk judul, dan 11 pt untuk selain judul, doublespace dengan margin kiri, kanan, atas, dan bawah 2,5 cm. Judul diketik dengan huruf tebal, sedangkan nama latin diketik dalam huruf miring (italic). Panjang artikel tidak boleh kurang dari 10 halaman dan tidak melebihi 14 halaman. Penulis juga harus mengikuti pedoman penyusunan naskah sesuai jenis naskah yang akan dipublikasikan.

 

  1. 1.    FORMAT PENULISAN LAPORAN PENELITIAN
  • Judul harus singkat, spesifik dan informatif. Judul maksimum terdiri dari 20 kata (tidak melebihi 80 huruf dan spasi) dengan huruf kapital pada huruf pertama setiap kata sesuai Ejaan Yang Disempurnakan dan letak center. Judul dapat ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia.
  • Nama Penulis mencakup nama lengkap penulis, afiliasi penulis, nama dan alamat afiliasi, dan ditulis urut dengan menggunakan simbol nomor (1).

 

Contoh:

Farapti1, Qonita Rachmah2, Emalia Rhitmayanti3, Mahmud Aditya Rifqi4

1 Departemen Gizi Kesehatan

   Fakultas Kesehatan Masyarakat – Universitas Airlangga

   Indonesia

2 Department of Nutrition and Dietetics

   Institute of Nutrition – Mahidol University

   Thailand

3 Departemen Gizi Kesehatan

   Fakultas Kedokteran – Universitas Brawijaya

   Indonesia

4 Departemen Gizi Masyarakat

   Fakultas Ekologi Manusia–Institut Pertanian Bogor

   Indonesia

  • Abstrak harus terstruktur dengan deskripsi singkat (berisi tidak lebih dari 250 kata, diformat dalam singlespace, dan hanya satu paragraf). Abstrak harus ditulis dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Catatan kaki, referensi, dan singkatan tidak digunakan dalam abstrak. Abstrak dalam laporan penelitian harus terdiri dari "Latar Belakang:", "Tujuan:", "Metode:", "Hasil:" dan "Kesimpulan:" diketik dengan huruf tebal dalam satu paragraf.

 

  • Kata kunci berisi 3-5 kata dan/atau frase dan harus ditulis di bawah abstrak. Kata kunci harus ditulis dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia dengan kata atau kalimat sesuai dengan standar ilmiah.

 

  • Koresponden berisi rincian data penulis yang bertanggung jawab dengan alamat rinci dan e-mail (terdiri dari nama lengkap, nama institusi, alamat, nomor telepon, nomor fax., dan alamat email).

 

  • Pendahuluan terdiri dari latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian.

 

  • Metode berisi deskripsi yang jelas pada alat dan bahan yang digunakan dan skema penelitian serta metode yang berguna bagi peneliti lainnya untuk melakukan replikasi dan memeriksa validitas jika diperlukan. Referensi harus diberikan pada metode yang digunakan. Studi yang menggunakan subyek hewan atau manusia harus menuliskan bukti etika penelitian yang berlaku.

 

  • Hasil dan Pembahasan harus disajikan secara akurat dan ringkas dalam urutan logis dengan jumlah tabel dan ilustrasi yang diperlukan untuk meringkas hasil penting penelitian. Tabel harus dibuat secara horizontal (tanpa pemisahan garis vertikal). Persamaan matematika harus ditulis dengan jelas. Jika simbol matematika tidak tersedia di komputer, simbol dapat ditulis tangan dengan pensil. Angka desimal harus dipisahkan dengan koma (,) jika artikel ditulis dalam Bahasa Indonesia. Tabel, ilustrasi, dan foto-foto harus dikutip dalam naskah secara urut dan dipisahkan dari teks naskah. Judul dan penjelasan rinci dari ilustrasi (gambar, grafik) ditulis dalam legenda untuk ilustrasi, tidak pada ilustrasi tersebut. Semua singkatan non-standar yang digunakan harus dijelaskan dalam catatan kaki. Pembahasan menjelaskan arti dari hasil penelitian, tidak mengulangi hasil, bagaimana hasil yang dilaporkan dapat memecahkan masalah, perbedaan dan kesamaannya dengan studi yang telah dilakukan sebelumnya, dan kemungkinan pengembangan studi. Bagian ini harus mencakup kelebihan, kekurangan dan kesimpulan dari hasil penelitian.

 

  • Acknowledgement untuk semua kontributor penelitian, jika ada, harus dinyatakan secara singkat pada naskah sebelum referensi.

 

  • Referensi harus diatur sesuai dengan sistem Vancouver. Pengelola jurnal menyarankan penulis untuk menggunakan aplikasi khusus penulisan referensi (misalnya. Mendeley, Endnote, Zotero, dll). Referensi harus diberi nomor berurutan sesuai urutan di mana sitasi pertama kali disebutkan dalam teks, dituliskan dengan superscript dan diletakkan pada akhir teks dalam numerik bukan dalam urutan abjad. Referensi harus valid, 80% berasal dari publikasi dalam 10 tahun terakhir dan mengandung setidaknya 40% referensi primer (dari jurnal, tesis, disertasi, dan dokumen paten). Sumber yang tidak dipublikasikan, seperti naskah dalam tahap persiapan atau komunikasi pribadi tidak dapat diterima sebagai referensi. Hanya sumber yang dikutip dalam teks yang muncul dalam daftar referensi. Nama penulis harus ditulis secara konsisten. Nomor dan volume jurnal harus disertakan. Edisi, penerbit, kota, dan nomor halaman dari buku teks harus disertakan. Referensi download dari internet, mencakup waktu akses dan alamat web, juga harus disertakan. Singkatan dari nama jurnal harus ditulis dengan lengkap. Semua laporan penelitian harus memiliki lebih dari 15 referensi.

 

Format sitasi artikel jurnal:

  1. Biesalski HK, Tinz J. Multivitamin/mineral supplements: Rationaleandsafety–A systematicreview. Nutrition 2017;33:76-82.
  2. Schoenaker DA, Mishra GD, Callaway LK, Soedamah-Muthu SS. The role of energy, nutrients, foods, and dietary patterns in the development of gestational diabetes mellitus: a systematic review of observational studies. Diabetes Care 2016;39(1):16-23.

Format sitasi buku:

  1. Mahan LK, Raymond JL. Krause's food&the nutrition care process. 14th ed. St. Louis: Elsevier; 2017. p. 205-9, 231-48.
  2. Bray, GA. The metabolic syndrome and obesity. New Jersey: Humana Press; 2007. p. 311-13, 488-93.

Format sitasi publikasi elektronik:

  1. Kementrian Kesehatan RI. Tingkatkan Konsumsi Sayur dan Buah Nusantara Menuju Masyarakat Hidup Sehat. 2017. Available from http://www.depkes.go.id/article/view/17012500002/tingkatkan-konsumsi-sayur-dan-buah-nusantara-menuju-masyarakat-hidup-sehat-.html. Diakses pada 20 Januari 2017.
  1. Badan Pusat Statistik. Jumlah dan persentase penduduk miskin, P1, P2 dan garis kemiskinan menurut kabupaten/kota, tahun 2012. Available from http://jatim.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/181. Diakses pada  27 Maret 2016.

Format sitasi prosiding:

  1. Idrus Jus’at. Penyimpangan positif masalah KEP di Jakarta Utara dan di Pedesaan Kabupaten Bogor Jawa Barat. Prosiding WNPG VII. Jakarta; 2000. p. 153-6.
  1. Rachmah Q, Wantanee K. Prosiding 4th Asian Academy Society International Conference. Thailand; 2016. p. 170-6.

Format sitasi skripsi, tesis, dan disertasi:

  1. Rifqi, Mahmud A. Pengaruh pemberian pakan berbasis tepung, minyak ikan lele (Clariasgariepinus) dan probiotik terhadap berat badan, profil lipid dan c-reactive protein monyet ekor panjang betina usia tua. Tesis. Bogor: Pascasarjana Institut Pertanian Bogor; 2014. p. 34-41.
  2. Unzila, Syahru R. Hubungan status gizi dan kepatuhan anti retroviraltherapy dengan kualitas hidup. Skripsi. Surabaya: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, 2016. p. 17-23.

Format sitasi paten:

  1. Herdian H, Pudjiono PI, Angwar M. Sari tempe kental manis dan proses pembuatannya. HC-H3.02.P01.012.1796/2006.

 

  1. 2.    FORMAT PENULISAN TINJAUAN PUSTAKA
  2. 1.      Judul harus singkat, spesifik dan informatif. Judul maksimum terdiri dari 20 kata (tidak melebihi 80 huruf dan spasi) dengan huruf kapital pada huruf pertama setiap kata sesuai Ejaan Yang Disempurnakan dan letak center. Judul dapat ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia.
  3. 2.      Nama Penulis mencakup nama lengkap penulis, afiliasi penulis, nama dan alamat afiliasi, dan ditulis urut dengan menggunakan simbol nomor (1).

 

Contoh:

Farapti1, Qonita Rachmah2, Triska Susila Nindya3, Mahmud Aditya Rifqy4

1 Departemen Gizi Kesehatan

   Fakultas Kesehatan Masyarakat – Universitas Airlangga

   Indonesia

2 Department of Nutritionand Dietetics

   Institute of Nutrition – MahidolUniversity

   Thailand

3 Department of Public Health Nutrition

   Faculty of Public Health – The University of Queensland

   Australia

4 Departemen Gizi Masyarakat

   Fakultas Ekologi Manusia – Institut Pertanian Bogor

   Indonesia

  • Abstrak harus terstruktur dengan deskripsi singkat (berisi tidak lebih dari 250 kata, diformat dalam singlespace, dan hanya satu paragraf). Abstrak harus ditulis dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Catatan kaki, referensi, dan singkatan tidak digunakan dalam abstrak. Abstrak dalam tinjauan pustaka harus terdiri dari "Latar Belakang:", "Tujuan:", "Ulasan:", dan "Kesimpulan:" diketik dengan huruf tebal dalam satu paragraf.

 

  • Kata kunci berisi 3-5 kata dan/atau frase dan harus ditulis di bawah abstrak. Kata kunci harus ditulis dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dengan kata atau kalimat sesuai dengan standar ilmiah.

 

  • Koresponden berisi rincian data penulis yang bertanggung jawab dengan alamat rinci dan e-mail (terdiri dari nama lengkap, nama institusi, alamat, nomor telepon, nomor fax., dan alamat email).

 

  • Pendahuluan terdiri dari latar belakang masalah, rumusan masalah,tujuan dari tinjauan pustaka dan manfaat penelitian. Pendahuluan dalam tinjauan pustakamengikuti topik utama yang ditulis dan gambaran umum topik yang akan dibahas.

 

  • Ulasan berisi poin dan hal-hal rinci berdasarkan literatur/pustaka yang berkorelasi dengan subjek yang dibahas, yang selanjutnya akan dibahas dalam bagian diskusi.

 

  • Diskusi menjelaskan detail subjek yang dibahas atau penjabaran dari ulasan, tidak mengulangi ulasan, bagaimana tinjauan pustaka yang dilaporkan dapat memecahkan masalah, serta perbedaan dan kesamaan-kesamaan dengan studi sebelumnya. Bagian ini harus mencakup kelebihan, kekurangan dan kesimpulan dari hasil penelitian.
  • Acknowledgement untuk semua kontributor penelitian, jika ada, harus dinyatakan secara singkat pada naskah sebelum referensi.

 

  • Referensi harus diatur sesuai dengan sistem Vancouver. Pengelola jurnal menyarankan penulis untuk menggunakan aplikasi khusus penulisan referensi (misalnya. Mendeley, Endnote, Zotero, dll). Referensi harus diberi nomor berurutan sesuai urutan di mana sitasi pertama kali disebutkan dalam teks, dituliskan dengansuperscript dan diletakkan pada akhir teks dalam numerik bukan dalam urutan abjad. Referensi harus valid, 80% berasal dari publikasi dalam 10 tahun terakhir dan mengandung setidaknya 40% referensi primer (dari jurnal, tesis, disertasi, dan dokumen paten). Sumber yang tidak dipublikasikan, seperti naskah dalam tahap persiapan atau komunikasi pribadi tidak dapat diterima sebagai referensi. Hanya sumber yang dikutip dalam teks yang muncul dalam daftar referensi. Nama penulis harus ditulis secara konsisten. Nomor dan volume jurnal harus disertakan. Edisi, penerbit, kota, dan nomor halaman dari buku teks harus disertakan. Referensi download dari internet, mencakup waktu akses dan alamat web, juga harus disertakan. Singkatan dari nama jurnal harus ditulis dengan lengkap. Daftar pustaka pada artikel kajian pustaka minimal terdiri atas 25 referensi.

Format sitasi artikel jurnal:

  1. Dong F, Howard AG, Herring AH, Thompson AL, Adair LS, Popkin BM, etal. Parent–child associations for changes in diet, screentime, and physical activitya cross two decades in modernizing China: China Health and Nutrition Survey 1991–2009. International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity 2016;13(1):118-27.
  2. Biesalski HK, Tinz J. Multivitamin/mineral supplements: Rationaleandsafety–A systematicreview. Nutrition 2017;33:76-82.

Format sitasi buku:

  1. Mahan LK, Raymond JL. Krause's food&thenutritioncareprocess. 14th ed. St. Louis: Elsevier; 2017. p. 205-9, 231-48.
  2. Bray, GA. The metabolicsyndromeandobesity. New Jersey: HumanaPress; 2007. p. 311-13, 488-93.

Format sitasi publikasi elektronik:

  1. Kementrian Kesehatan RI. Tingkatkan Konsumsi Sayur dan Buah Nusantara Menuju Masyarakat Hidup Sehat. 2017. Availableat: http://www.depkes.go.id/article/view/17012500002/tingkatkan-konsumsi-sayur-dan-buah-nusantara-menuju-masyarakat-hidup-sehat-.html. Diakses pada 20 Januari 2017.
  1. Badan Pusat Statistik. Jumlah dan persentase penduduk miskin, P1, P2 dan garis kemiskinan menurut kabupaten/kota, tahun 2012. Availableat: http://jatim.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/181. Diakses pada  27 Maret 2016.

Format sitasi prosiding:

  1. Idrus Jus’at. Penyimpangan positif masalah KEP di Jakarta Utara dan di Pedesaan Kabupaten Bogor Jawa Barat. Prosiding WNPG VII. Jakarta; 2000. p. 153-6.
  1. Rachmah Q, Wantanee K. Prosiding 4th Asian AcademySociety International Conference. Thailand; 2016. p. 170-6.

Format sitasi skripsi, tesis, dan disertasi:

  1. Rifqi, Mahmud A. Pengaruh pemberian pakan berbasis tepung, minyak ikan lele (Clariasgariepinus) dan probiotik terhadap berat badan, profil lipid dan c-reactive protein monyet ekor panjang betina usia tua. Tesis. Bogor: Pascasarjana Institut Pertanian Bogor; 2014. p. 34-41.
  2. Unzila, Syahru R. Hubungan status gizi dan kepatuhan anti retroviraltherapy dengan kualitas hidup. Skripsi. Surabaya: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, 2016. p. 17-23.

Format sitasi paten:

  1. Herdian H, Pudjiono PI, Angwar M. Sari tempe kental manis dan proses pembuatannya. HC-H3.02.P01.012.1796/2006.

 

Semua gambar, ilustrasi, dan foto yang ditampilkan harus relevan, informatif, ringkas, dan disebutkan sumbernya (jika ada), disediakan dalam file (dalam format JPG, JPEG atau TIFF). Jumlah maksimum gambar, ilustrasi, foto, dan tabel dalam artikel laporan penelitian dan kajian pustaka adalah 4 (empat). Semua gambar, ilustrasi, dan foto harus dipisahkan dari teks naskah. Izin tertulis harus diperoleh untuk penyaduran materi yang sebelumnya sudah diterbitkan (hak cipta); termasuk tabel, gambar, dan teks kutipan yang melebihi 150 kata. Jika menggunakan foto pasien, maka harus disertai formulir izin publikasi yang telah ditandatangani. Salinan surat izin harus disertakan bersama naskah publikasi.

 

Editor berhak untuk mengedit naskah, mencocokkan naskah dengan ketersediaan jurnal, dan memastikan keringkasan, kejelasan, dan konsistensi penulisan. Semua naskah yang diterima dan ilustrasi yang dicantumkan akan menjadi milik permanen dari penerbit, dan tidak akan diterbitkan di tempat lain secara penuh atau sebagian, cetak atau elektronik, tanpa izin tertulis dari penerbit. Semua data, opini atau pernyataan yang muncul pada naskah merupakan tanggung jawab dari penulis. Dengan demikian, penerbit, dewan redaksi, dan seluruh petugas jurnal Amerta Nutrition tidak akan bertanggung jawab atau berkewajiban apapun atas konsekuensi dari ketidakakuratan atau kesalahan data, pendapat, maupun pernyataan.