Editorial Policies

Focus and Scope

Journal of Economics and Business Islamic (JEBIS) accepts original manuscripts in the field of Islamics Economics, including research reports, case reports, application of theory, critical studies and literature reviews. The spread of Islamic Economics include:

1. Islamic Monetary 

2. Micro and Macro Islamic

3. Islamic Finance and Capital Market

3. Islamic Banking

4. Management of Islamic Business

 

Section Policies

Articles

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed

Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam

Editors
  • Sylva Rusmita
Unchecked Open Submissions Checked Indexed Unchecked Peer Reviewed
 

Peer Review Process

All received manuscripts will be peer reviewed with the double-blind policy by at least 2 reviewers. The final decision of manuscripts will be made by editor in chief according to reviewers' comments in a forum of the editorial board meeting. Scanning of plagiarism on the manuscripts will be conducted by using Turnitin software.

REVIEW PROCESS:

  1. The manuscript that has been selected by the editorial board will be submitted to the reviewer.
  2. Manuscript review process carried out in a predetermined time period (a maximum of 4 weeks), if need extra time should confirm to the secretariat of the editors. 
  3. During the review process, reviewers follow the style guide scriptwriting 
  4. Reviewers check the substance of the text carefully to get the maening information text.
  5. Reviewers checking the suitability and appropriateness of writing citations with a list of references / bibliography manuscript.
  6. Reviewers noted and recommendations in writing to the improvement of the manuscript authors clearly; 
  7. The results of article reviews will be sent to the Chief Editor or Managing Editor by filling out the Review Form 

 

Publication Frequency

Journal Economics and Business islamic (JEBIS)  is published by Department of Syariah Economy, Faculty of Economy and Business, Universitas Airlangga. Journal Economics and Business Islamic is published 2 times every year, on June and December. Each Edition maximum 7 article 

 

 

Open Access Policy

Journal of Economics and Business Islamic provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.

 

 

Archiving

This journal utilizes the LOCKSS system to create a distributed archiving system among participating libraries and permits those libraries to create permanent archives of the journal for purposes of preservation and restoration. More...

 

Article Processing Charge

Every article submitted to Journal Economics and Business Islamic (JEBIS) will charge (IDR 100.000/article) 'Article Printing Processing Charges', but no charge for manuscript submission. This includes peer-reviewing, editing, publishing, maintaining and archiving, and allows immediate access to the full-text versions of the articles

 

Plagiarism Screening

Scanning of plagiarism on the manuscripts will be conducted by using Turnitin software

 

Publication Ethics

A.     KODE ETIK PENULIS

Kode Etik Penulis ini bertujuan untuk melahirkan karya orisinal, bukan jiplakan.

Demi menjaga kebenaran dan manfaat serta makna informasi yang disebarkan sehingga tidak menyesatkan maka penulis diharapkan:

  1. Menulis secara cermat, teliti, dan tepat.
  2. Bertanggung jawab secara akademis atas tulisannya.
  3. Memberi manfaat kepada masyarakat pengguna.
  4. Menjunjung tinggi hak, pendapat atau temuan orang lain.
  5. Menyadari sepenuhnya untuk tidak melakukan pelanggaran ilmiah.

Penulis dikatakan melanggar kode etik apabila melakukan:

  1. Falsifikasi
  2. Fabrikasi
  3. Plagiarisme

Fabrikasi data adalah ‘mempabrik’ data atau membuat-buat data yang sebenarnya tidak ada atau lebih umumnya membuat data fiktif.

Falsifikasi data adalah bisa berarti mengubah data sesuai dengan keinginan, terutama agar sesuai dengan simpulan yang ‘ingin’ diambil dari sebuah penelitian.

Plagiarisme adalah mengambil kata-kata atau kalimat atau teks orang lain tanpa memberikan acknowledgment (dalam bentuk sitasi) yang secukupnya.

Apabila penulis melakukan plagiarism maka dianggap melakukan ‘penganiayaan’ intelektual karena terjadi pengambilan cara paksa kata-kata/gagasan tanpa seizin pemiliknya.

Klasifikasi mengenai plagiarisme dapat dibuat tergantung dari berbagai aspek pandang:

  1. dari segi substansi yang dicuri,
  2. dari segi kesengajaan,
  3. dari segi volume/proporsi
    1. Plagiarisme ringan : <30%
    2. Plagiarisme sedang: 30-70%
    3. Plagiarisme berat: >70%
    4. dari pola pencurian, plagiasi dapat dilakukan kata demi kata (verbatim), maupun dapat diseling dari berbagai sumber dan dengan kata-kata sendiri (mozaik).
    5. Berdasarkan individu sumber gagasan, ada pula yang dikenal sebagai Auto-plagiarisme/self-plagiarism: Apabila karya sendiri sudah pernah diterbitkan sebelumnya, maka tatkala kita mengambil gagasan tersebut, semestinya dicantumkan rujukan atau sitasinya. Bila tidak, ini dapat dianggap sebagai auto-plagiarisme atau self-plagiarism.  Hal ini dikhawatirkan karena bila dimaksudkan atau di kemudian hari dimanfaatkan untuk menambah kredit akademik, maka dapat dianggap sebagai pelanggaran berat dari etika akademik.

Seseorang yang melakukan salah satu dari tiga pelanggaran etika akademik (falsifikasi, fabrikasi dan plagiarisme) bisa dikatakan memiliki cacat moral, terlebih jika dilihat dari kacamata agama. Nilai keagamaan mencela pelanggaran sebagai bagian dari ketidakjujuran, pencurian atau mengambil kepunyaan orang lain tanpa hak.

B. ETIKA KEPENULISAN

Etika penulisan ini terkait dengan tata krama, aturan main, serta pranata menulis. Kegunaan etika kepenulisan adalah untuk menjaga agar tidak terjadi kesalahpahaman sehingga mengakibatkan pesan yang hendak disampaikan melalui tulisan tidak mengena.

Diharapkan tulisan mengikuti tata tertib, aturan-aturan baku JEBIS.

Tulisan Ilmiah harus mengikuti tata aturan ilmiah dan berbeda dengan tulisan populer atau tulisan lainnya

Contoh kesalahpahaman sering terjadi akibat:

  1. penempatan tanda baca yang tidak sesuai
  2. pilihan kosa kata yang tidak pas
  3. kalimat yang tidak efektif
  4. paragraf yang tidak koheren
  5. tulisan tidak mudah dicerna

Tulisan harus memperhatikan:

  1. penggunaan titik, koma, dan tanda-tanda baca lainnya.
  2. rangkaian kalimat yang baik dan teratur, enak dibaca, mudah dipahami oleh pembaca.

Kriteria tulisan ilmiah harus:

  1. Obyektif   : berdasarkan kondisi factual,
  2. Up to date            : tulisan merupakan perkembangan ilmu mutakhir,
  3. Rasional : berfungsi sebagai wahana penyampaian kritik timbal balik,
  4. Reserved             : tidak overclaiming, jujur, lugas, dan tidak bermotif pribadi,
  5. Efektif dan Efisien : tulisan merupakan media komunikasi yang berdaya tarik tinggi.

C. ETIKA EDITOR

  1. Keputusan publikasi; editor harus memastikan proses penelaahan naskah secara menyeluruh, transparan, objektif, adil, dan bijaksana. Hal tersebut menjadi dasar editor dalam mengambil keputusan terhadap suatu naskah, ditolak atau diterima. Dalam hal ini, dewan editor berperan sebagai tim seleksi naskah.
  2. Informasi publikasi; editor harus memastikan bahwa panduan penulisan naskah bagi penulis dan pihak lain yang berkepentingan dapat diakses dan dibaca secara jelas, baik versi cetak maupun elektronik.
  3. Pembagian naskah peer-review; editor harus memastikan reviewer dan bahan naskah untuk review, serta menginformasikan ketentuan dan proses review naskah secara jelas ke reviewer.
  4. Objektivitas dan netralitas; editor harus objektif, netral, dan jujur dalam mengedit naskah, tanpa membedakan jenis kelamin, sisi bisnis, suku, agama, ras, antar-golongan, dan kewarganegaraan penulis.
  5. Kerahasiaan; editor harus menjaga setiap informasi dengan baik, khususnya yang terkait dengan privasi penulis dan distribusi naskahnya.
  6. Pengungkapan konflik kepentingan; editor harus memahami etika publikasi ilmiah di atas untuk menghindari adanya konflik kepentingan dengan pihak lain, sehingga proses penerbitan naskah berjalan lancar dan aman.

 

D.   ETIKA REVIEWER
  1. Objektivitas dan netralitas; reviewer harus jujur, objektif, tidak bias, independen, dan hanya berpihak pada kebenaran ilmiah. Proses penelaahan naskah dilakukan secara profesional tanpa membedakan jenis kelamin, sisi bisnis, suku, agama, ras, antar-golongan, dan kewarganegaraan penulis.
  2. Kejelasan sumber referensi; reviewer harus memastikan bahwa sumber referensi/kutipan naskah telah sesuai dan kredibel (dapat dipertanggungjawabkan). Jika ditemukan kesalahan atau penyimpangan dalam penulisan sumber referensi/kutipan, reviewer harus segera menginformasikan ke redaksi untuk dilakukan perbaikan oleh penulis sesuai catatan dari reviewer.
  3. Efektivitas peer-review; reviewer harus merespon naskah yang telah dikirim oleh redaksi dan bekerja sesuai dengan waktu penelaahan naskah (peer-review) yang telah ditetapkan (maksimal 2 minggu). Apabila membutuhkan waktu tambahan dalam review naskah harus segera melaporkan (konfirmasi) ke sekretariat redaksi.
  4. Pengungkapan konflik kepentingan; reviewer harus memahami etika publikasi ilmiah di atas untuk menghindari adanya konflik kepentingan dengan pihak lain, sehingga proses penerbitan naskah berjalan lancar dan aman.
E.   ETIKA PENGELOLA JURNAL
  1. Pengambilan keputusan; pengelola jurnal/dewan redaksi harus menjabarkan misi dan tujuan organisasi, khususnya yang berkaitan dengan penetapan kebijakan dan keputusan penerbitan jurnal tanpa adanya kepentingan tertentu.
  2. Kebebasan; pengelola jurnal harus memberikan kebebasan kepara reviewer dan editor untuk menciptakan suasana kerja yang nyaman serta menghargai privasi penulis.
  3. Jaminan dan promosi; pengelola jurnal harus menjamin dan melindungi hak kekayaan intelektual (hak cipta), serta transparan dalam mengelola dana yang diterima oleh pihak ketiga. Selain itu, pengelola jurnal harus mempublikasikan dan mempromosikan hasil terbitan ke masyarakat dengan memberikan jaminan kemanfaatan dalam penggunaan naskah.
  4. Pengungkapan konflik kepentingan; pengelola jurnal harus memahami etika publikasi ilmiah di atas untuk menghindari adanya konflik kepentingan dengan pihak lain, sehingga proses penerbitan naskah berjalan lancar dan aman.

 

 

Copyright Notice

  1. Every manuscript submitted to Journal of Economics and Business Islamic must obey to the policy and terms set by Journal of Economics and Business Islamic.
  2. Publication rights on the contents of manuscript published by Journal of Economics and Business Islamic is owned by Journal of Economics and Business Islamic under consent and approval by the corresponding author(s).
  3. Full text of electronic publication of manuscripts can be accessed free if used for the purpose of education and research according to copyright regulation.
  4. Share — copy and redistribute the material in any medium or format
  5. Adapt — remix, transform, and build upon the material
  6. You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
  7. You may not use the material for commercial purposes.
  8. If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.