https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/issue/feed Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM) 2022-05-12T17:19:13+00:00 Rizqy Amelia Zein amelia.zein@psikologi.unair.ac.id Open Journal Systems <p>Research Bulletin of Psychology and Mental Health (BRPKM) (e-ISSN: <a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/1603983822">2776-1851</a>) is a journal managed by the Psychology Research and Publication Unit (UP3), Faculty of Psychology, Universitas Airlangga, is a medium for disseminating research conducted by the academic community of the Faculty of Psychology, Universitas Airlangga.</p> <p>The Bulletin of Psychological and Mental Health Research (BRPKM) accepts scientific articles with the topic of Psychological research in industrial and organizational, clinical and mental health, education and development, as well as social and community contexts.</p> https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31020 Pengaruh Resiliensi terhadap Psychological Well-Being dengan Dukungan Sosial sebagai Variabel Mediator pada Mahasiswa 2022-03-22T05:24:07+00:00 Lili Dwi Novianti lili.dwi.novianti-2015@psikologi.unair.ac.id Ilham Nur Alfian ilham.nuralfian@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh resiliensi terhadap <em>psychological well-being</em> dengan dukungan sosial sebagai variabel mediator pada mahasiswa. Topik ini sebagai salah satu yang sering dibicarakan ketika peralihan masa dalam perkuliahan, stress akademik, tugas yang harus diselesaikan sehingga mahasiswa harus tetap resilien dan mencapai<em> psychological well-being</em> dengan adanya dukungan sosial dari teman, keluarga dan <em>significant other</em>. Data diperoleh dengan metode survei dan menggunakan skala <em>Psychological Well-Being Flourishing Scale</em> 8 item (α= 0,842), <em>The Resilience Scales</em> 14 item (α= 0,930), dan <em>The Multidimensional Scale of Perceived Social Support</em> 12 item (α= 0,760). Analisis dengan uji regresi sederhana dan teknik <em>bootstrapping</em> sebagai uji mediasi. Berdasarkan teknik <em>bootstrapping</em> menunjukkan bahwa terdapat pengaruh mediasi dukungan sosial dalam pengaruh resiliensi terhadap <em>psychological well-being</em>. Ditunjukkan bahwa dukungan sosial menjelaskan 25% dari <em>total effect</em> sehingga tergolong <em>partial mediation</em>. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh resiliensi terhadap <em>psychological well-being</em> dengan dimediasi oleh dukungan sosial dan jenis mediasi bersifat parsial.</p> 2022-01-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Lili Dwi Novianti, Ilham Nur Alfian https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31895 Hubungan antara Kepribadian Big Five dengan Pemaafan pada Remaja yang Memiliki Orang Tua Bercerai 2022-03-22T05:24:07+00:00 Halimaha Bagas Kusuma Nugroho halimaha.bagas.kusuma-2018@psikologi.unair.ac.id Nurul Hartini nurul.hartini@psikologi.unair.ac.id <p>Mengetahui hubungan antara kepribadian <em>big five</em> dengan pemaafan pada remaja yang memiliki orang tua bercerai merupakan tujuan dari penelitian ini. Pemaafan menjadi salah satu hal yang penting bagi remaja khususnya untuk mengurangi dampak negatif dari perceraian orang tua yang terjadi. Kepribadian <em>big five</em> menjadi salah satu faktor yang berhubungan dengan pemaafan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan<em> </em>partisipan dalam penelitian ini adalah 101 remaja dengan rentang umur 15-22 tahun yang memiliki orang tua bercerai. Uji hipotesis menunjukan terdapat hubungan yang positif pada dimensi <em>conscientiousness, extraversion, agreeableness </em>dengan pemaafan dan hubungan negatif pada dimensi <em>neuroticism</em> dengan pemaafan, sedangkan pada dimensi <em>openness</em> tidak menunjukan hubungan dengan pemaafan.</p> 2022-01-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Halimaha Bagas Kusuma Nugroho, Nurul Hartini https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31924 Pengaruh Regulasi Emosi dan Persepsi Dukungan Sosial terhadap Stres Akademik Mahasiswa yang Menyusun Skripsi 2022-03-22T05:24:07+00:00 Namira Salsabila Aprilia namira.salsabila.aprilia-2018@psikologi.unair.ac.id Nono Hery Yoenanto nono.hery@psikologi.unair.ac.id <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh regulasi emosi dan persepsi dukungan sosial terhadap stres akademik pada mahasiswa yang mengerjakan skripsi. Partisipan penelitian ini adalah mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi di beberapa perguruan tinggi di Indonesia dengan jumlah 197 partisipan. Pengumpulan data menggunakan metode survei dan alat ukur yang digunakan, antara lain <em>Emotion Regulation Questionnaire </em>milik Gross, <em>Multidimensional Scale of Perceived Social Support </em>milik Zimet dkk., dan <em>Student-life Stress Inventory</em> milik Gadzella yang telah dimodifikasi. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi 0,028 (p&lt;0,05) dan nilai <em>R Square</em> menunjukkan skor sebesar 0,036 berarti regulasi emosi dan persepsi dukungan sosial menyumbang 3,6% terhadap stres akademik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ditemukan adanya pengaruh negatif yang signifikan secara bersamaan terhadap regulasi emosi dan persepsi dukungan sosial terhadap stres akademik pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi.</p> 2022-01-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Namira Salsabila Aprilia, Nono Hery Yoenanto https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31954 Hubungan antara Menonton Film Kekerasan dengan Agresivitas pada Remaja Awal 2022-03-22T05:24:07+00:00 Nur Lailatus Sa'adah nlailatus335@gmail.com Atika Dian Ariana atika.ariana@psikologi.unair.ac.id <p>Agresivitas sebuah ledakan emosi yang menjadi sebuah reaksi atas terjadinya kegagalan individu yang dapat dimunculkan melalui tindakan penghancuran kepada orang lain maupun benda, dengan unsur kesengajaan yang dimanifestasikan secara verbal atau perlakuan non-verbal. Agresivitas merupakan suatu perilaku yang ditujukan untuk menyakiti objek yang menjadi sasaran agresif, baik dalam bentuk verbal ataupun perlakuan non-verbal. Di kalangan remaja, wujud agresivitas ini sering dalam wujud tawuran antarpelajar dengan saling menyerang menggunakan senjata tajam, berkelahi antarteman, merusak fasilitas umum, bahkan sampai melakukan pembunuhan. Pengumpulan data menggunakan skala menonton film kekerasan dan skala Agresivitas. Analisis data dilakukan dengan teknik korelasi Bivariate Pearson dan memanfaatkan bantuan SPSS versi 20 <em>for windows</em>. Hasil dari penelitian ini diperoleh koefisien korelasi sebesar 0.312 dengan nilai <em>p-value</em> sebesar 0.00. Terdapat hubungan yang bersifat positif, sehingga semakin tinggi menonton film kekerasan maka semakin tinggi agresivitas pada remaja. Kesimpulan penelitian ini ialah remaja yang menonton film kekerasan memiliki tingkat agresivitas yang sedang.</p> 2022-01-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Nur Lailatus Sa'adah, Atika Dian Ariana https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31744 Pengaruh Perceived Parental Expectation terhadap Psychological Distress pada Emerging Adulthood di Indonesia 2022-03-22T05:24:07+00:00 Retno Putri Ningtias retno.putri.ningtias-2017@psikologi.unair.ac.id Fitri Andriani fitri.andriani@psikologi.unair.ac.id <p><em>Emerging adulthood</em> atau individu usia 18-25 tahun kerap kali dihadapkan dengan tuntutan dari diri sendiri, orang tua, maupun masyarakat. Tuntutan tersebut berkaitan dengan keputusan pendidikan, pekerjaan, pasangan, dan prinsip hidup. Kondisi tersebut dapat menimbulkan respon negatif dari <em>emerging adulthood, </em>yaitu <em>psychological distress</em>. Tingkat <em>psychological distress</em> pada <em>emerging adulthood</em> terus mengalami peningkatan yang signifikan di Indonesia. Salah satu yang menyebabkan peningkatan fenomena tersebut adalah <em>perceived parental</em> <em>expectation</em>. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh <em>perceived parental</em> <em>expectation</em> terhadap <em>psychological distress</em> pada <em>emerging adulthood</em> dengan menyebarkan kuesioner secara daring kepada 132 partisipan penelitian. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana melalui aplikasi <em>SPSS</em> versi <em>22 for Windows</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>perceived parental expectation</em> memiliki pengaruh positif terhadap <em>psychological distress</em> pada <em>emerging adulthood</em> di Indonesia dengan nilai koefisien determinasi (<em>R Square</em>) sebesar 0,050 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,181.</p> 2022-01-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Retno Putri Ningtias, Fitri Andriani https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31925 Hubungan antara Gaya Kelekatan dengan Kepuasan Hubungan Wanita Dewasa Awal yang Menjalani Pacaran Jarak Jauh 2022-03-22T05:24:07+00:00 Azizah Ayu Septiani azizah.ayu.septiani-2018@psikologi.unair.ac.id Ika Yuniar Cahyanti ika.yuniar@psikologi.unair.ac.id <p>Kepuasan hubungan merupakan hasil evaluasi subjektif pasangan atas hubungannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara gaya kelekatan dengan kepuasan hubungan wanita dewasa awal yang sedang menjalani pacaran jarak jauh. Penelitian ini bertipe kuantitatif dengan metode pengambilan data survei. Alat ukur yang digunakan adalah <em>Experiences in Close Relationship-Revised </em>dan<em> Relationship Assessment Scale.</em> Sebanyak 139 wanita berusia 18-25 tahun yang sedang menjalani pacaran jarak jauh berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil analisis data menunjukkan nilai <em>Pearson Correlation</em> <em>r</em>=0,730 dan signifikansi <em>p</em>=0,00 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kelekatan dengan kepuasan hubungan pada wanita dewasa awal yang sedang menjalani pacaran jarak jauh.</p> 2022-01-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Azizah Ayu Septiani, Ika Yuniar Cahyanti https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31704 Pengaruh Kepemimpinan Melayani dan Regulasi Emosi terhadap Kesejahteraan Psikologis pada Pekerja yang Terdampak Pandemi 2022-03-22T05:24:07+00:00 Fajariadi Rahadifa Syahda fajariadi.rahadifa.syahda-2016@psikologi.unair.ac.id Seger Handoyo seger.handoyo@psikologi.unair.ac.id <p>terhadap kesejahteraan psikologis pada karyawan yang terdampak pandemi covid-19. Penelitian ini memakai salah satu tipe pendekatan kuantitatif yang merupakan survei. Partisipan penelitian ini merupakan karyawan yang terdampak pandemi, dengan kriteria sedang <em>work from home</em> dan menerapkan program kerja baru. Total jumlah partisipan pada penelitian ini adalah 66 orang. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh signifikan secara bersamaan antara kepemimpinan melayani dan regulasi emosi terhadap kesejahteraan psikologis, dengan arah pengaruh (p = 0,060), dan adanya pengaruh yang signifikan antara regulasi emosi terhadap kesejahteraan psikologis, dengan arah pengaruh (p = 0,049). Penemuan lain dalam penelitian adalah tidak adanya pengaruh yang signifikan antara kepemimpinan melayani dan kesejahteraan psikologis, dengan arah pengaruh (p = 0,470).</p> 2022-01-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Fajariadi Rahadifa Syahda, Seger Handoyo https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31904 Hubungan Perceived Social Support dengan Perilaku Non-suicidal Self-Injury pada Remaja 2022-03-22T05:24:07+00:00 Fathiyya Nurul Izzah fathiyya.nurul.izzah-2018@psikologi.unair.ac.id Atika Dian Ariana atika.ariana@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara <em>perceived social support </em>dengan perilaku <em>non-suicidal self-injury </em>pada remaja. <em>Perceived social support </em>adalah bentuk dukungan sosial yang dipercaya tersedia oleh individu dan memiliki tiga dimensi, yaitu keluarga, teman sebaya, serta <em>significant others. </em>Sementara itu, perilaku <em>non-suicidal self-injury </em>merupakan perilaku menyakiti diri sendiri tanpa maksud bunuh diri. Penelitian ini dilakukan pada 146 remaja yang pernah menyakiti diri sendiri tanpa berniat untuk bunuh diri. Alat ukur yang digunakan adalah <em>Multidimensional Scale of Perceived Social Support</em> oleh Zimet dan <em>Inventory of Statements about Self-Injury</em> milik Klonsky dan Glenn<em>. </em>Analisis data menggunakan teknik korelasi <em>Spearman’s rho </em>dengan bantuan program <em>Jamovi 1.2.27 for Windows. </em>Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara <em>perceived social support </em>dengan perilaku <em>non-suicidal self-injury </em>pada remaja<em> </em>(p=0.715; r=0.030).</p> 2022-01-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Fathiyya Nurul Izzah, Atika Dian Ariana https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31944 Resiliensi Ibu dalam Pendampingan Belajar Anak dengan Gangguan Spektrum Autisme (GSA) Selama Pandemi Covid-19 2022-03-22T05:24:07+00:00 Iffah Nurul Izzah iffah.nurul.izzah-2018@psikologi.unair.ac.id Wiwin Hendriani wiwin.hendriani@psikologi.unair.ac.id <p>Terbatasnya kegiatan berbagai fasilitas pendidikan anak dengan Gangguan Spektrum Autisme (GSA) selama pandemi Covid-19 akan membawa suatu tantangan bagi pelaku yang menjalankannya, tak terkecuali bagi ibu. Untuk menghadapi berbagai tantangan dalam pendampingan belajar, diperlukannya resiliensi dalam menjalankannya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran resiliensi ibu dari anak dengan GSA dalam mendampingi pembelajaran selama pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu penelitian kualitatif studi kasus. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat gambaran resiliensi ibu dari anak dengan GSA dalam melakukan pendampingan belajar yang ditunjukan dengan adanya dukungan pihak eksternal, dapat mengelola pikiran dan perilakunya, serta mengetahui penyelesaian masalah ketika melakukan pendampingan belajar selama pandemi Covid-19.</p> 2022-01-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Iffah Nurul Izzah, Wiwin Hendriani https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31962 Dinamika Penalaran Moral Remaja yang Tergabung dalam Geng Pelajar yang Melakukan Perilaku Prososial 2022-03-22T05:24:07+00:00 Putri Gani Syarafah putri.gani.syarafah-2018@psikologi.unair.ac.id Primatia Yogi Wulandari primatia.yogi@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika penalaran moral remaja yang tergabung dalam geng yang melakukan kegiatan prososial. Peneliti ingin mengetahui lebih lanjut proses perubahan penalaran moral remaja yang distimulasi gengnya dalam melakukan perilaku menyimpang dan kegiatan prososial bersama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus intrinsik dengan melibatkan dua orang informan. Proses pengambilan data dilakukan melalui wawancara dengan teknik kredibilitas <em>member checking. </em>Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis <em>data driven. </em>Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa proses perkembangan penalaran moral para informan didominasi oleh budaya, aturan dan kesepakatan geng yang menjadikan remaja menginternalisasi bagaimana cara berinteraksi sesuai dengan norma yang berlaku. Selain itu, proses dinamika penalaran moral ini juga distimulasi oleh adanya interaksi selama berada dalam geng seperti adanya diskusi, perbedaan pendapat, percontohan perilaku, serta peluang pengambilan peran. Kemudian, proses perkembangan penalaran mereka distimulasi oleh adanya interaksi dengan berbagai situasi dan individu yang berbeda-beda. </p> 2022-01-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Putri Gani Syarafah, Primatia Yogi Wulandari https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31906 Academic Resilience, Subjective Well-being, Online Learning, dan COVID-19 2022-03-22T05:24:07+00:00 Mochammad Marvellharsyah Iskandar mochammad.marvellharsyah.athallah-2018@psikologi.unair.ac.id Endah Mastuti endah.mastuti@psikologi.unair.ac.id <p><em>Online learning </em>menjadi sebuah istilah yang tidak lagi asing bagi mahasiswa selama pandemi COVID-19, pada masa ini mahasiswa sendiri menghadapi berbagai macam hal baru yang biasanya mereka tidak hadapi sebelum pandemi. <em>Academic resilience </em>dan <em>subjective well-being </em>merupakan dua variabel yang dapat membantu memahami kondisi mahasiswa dalam rentang waktu dimana mahasiswa mengikuti <em>online learning</em>.<em> Artikel</em> ini memuat data mengenai <em>academic resilience</em> dan <em>subjective well-being</em> dari 129 mahasiswa Indonesia berusia 18 – 23 tahun yang mengikuti <em>online learning</em> selama pandemi COVID-19. Topik ini dipilih karena penulis ingin mengetahui dampak yang diberikan oleh <em>academic resilience</em> terhadap <em>subjective well-being </em>mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>academic resilience </em>memiliki pengaruh signifikan sebesar (F(1)127= 42.6; <em>p</em>= &lt; .001; <em>R<sup>2</sup></em>= 0.251) terhadap <em>subjective well-being</em>. Hasil juga menunjukkan bahwa <em>academic resilience </em>memiliki pengaruh sebesar 25% terhadap tingkat <em>subjective well-being.</em></p> 2022-01-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Mochammad Marvellharsyah Iskandar, Endah Mastuti https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31929 Hubungan Antara Mental Toughness dengan Kecemasan Kompetitif pada Atlet Bola Basket Profesional 2022-03-22T05:24:07+00:00 Romadoni Kun Annisa romadoni.kun.annisa-2018@psikologi.unair.ac.id Afif Kurniawan afif.kurniawan@psikologi.unair.ac.id <p>Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara <em>mental toughness </em>dengan kecemasan kompetitif pada atlet bola basket profesional di Indonesia. Partisipan penelitian merupakan atlet basket profesional (<em>N</em>=54). Pengumpulan data menggunakan metode survei melalui <em>Google Form. </em>Variabel <em>mental toughness </em>diukur menggunakan instrumen yang disusun oleh penulis. Variabel kecemasan kompetitif diukur menggunakan instrumen <em>Competitive State Anxiety Inventory-2</em> (CSAI-2). Data dianalisis menggunakan teknik korelasi <em>Pearson Product-Moment. </em>Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif antara <em>mental toughness</em> dengan kecemasan kompetitif dimensi <em>cognitive anxiety </em>(<em>r</em>(54)=-0,586; <em>p</em>=0,000) dan <em>mental toughness</em> dengan kecemasan kompetitif dimensi <em>somatic anxiety </em>(<em>r</em>(54)=-0,615; <em>p</em>=0,000). Terdapat hubungan positif antara <em>mental toughness</em> dengan kecemasan kompetitif dimensi <em>self-confidence </em>(<em>r</em>(54)=0,493; <em>p</em>=0,000). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara <em>mental toughness</em> dengan ketiga dimensi kecemasan kompetitif pada atlet bola basket profesional di Indonesia.</p> 2022-01-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Romadoni Kun Annisa, Afif Kurniawan https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31955 Hubungan Religiusitas dengan Psychological Well-Being pada Remaja Berbakat Bidang Akademik di Madrasah 2022-03-22T05:24:07+00:00 Rico Millenando Wahyu Setiawan rico.millenando.wahyu-2018@psikologi.unair.ac.id Nurul Hartini nurul.hartini@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan religiusitas dengan <em>psychological well-being</em> pada remaja berbakat bidang akademik di madrasah. Religiusitas menjadi salah satu hal yang penting bagi remaja berbakat bidang akademik karena menjadi salah satu fakor yang mempengaruhi <em>psychological well-being</em>. penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan partisipan dalam penelitian ini adalah 101 remaja dengan rentang umur 13-17 tahun yang mengikuti kelas unggulan atau SKS di madrasah. Hasil uji hipotesis menunjukan terdapat hubungan positif signifikan antara variabel religiusitas dengan <em>psychological well-being</em>.</p> 2022-01-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Rico Millenando Wahyu Setiawan, Nurul Hartini https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31822 Peran Kecerdasan Emosional terhadap Kesehatan Mental pada Emerging Adulthood 2022-03-22T05:24:07+00:00 Adrifa Dhiyaa Rizkyanti adrifa.dhiyaa.rizkyanti-2018@psikologi.unair.ac.id Endah Mastuti endah.mastuti@psikologi.unair.ac.id <p>Kesehatan mental merupakan salah satu bentuk kesehatan yang berkaitan dengan kesejahteraan individu. Meski penting, adanya masalah kesehatan mental masih sering ditemukan, salah satunya pada individu yang mengalami transisi dari masa remaja menuju dewasa atau periode <em>emerging adulthood</em>. Dalam mengoperasionalisasikan kesehatan mental, terdapat salah satu bentuk yang bisa ditinjau yaitu melalui emosi, dimana emosi merupakan dasar dari kecerdasan emosional. Oleh karena itu, tujuan penelitian merujuk bagaimana pengaruh yang diberikan pada kecerdasan emosional terhadap kesehatan mental pada <em>emerging adulthood</em>. Penelitian dilakukan melalui survei dengan total 344 partisipan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dilihat jika kecerdasan emosional memiliki pengaruh yang signifikan (F(1)342=6,833; <em>p</em>=0,009; <em>R<sup>2</sup>=</em>0,020) terhadap kesehatan mental pada <em>emerging adulthood</em> sebesar 2%. Hal tersebut menjelaskan mengenai peningkatan kecerdasan emosional, dapat berperan dalam peningkatan kesehatan mental pada individu.</p> 2022-01-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Adrifa Dhiyaa Rizkyanti, Endah Mastuti https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31939 Pengaruh Perfeksionisme dan Regulasi Diri terhadap Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa 2022-03-22T05:24:08+00:00 Flavia Christy Sutedja flavia.christy.sutedja-2018@psikologi.unair.ac.id Nono Hery Yoenanto nono.hery@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara perfeksionisme dan regulasi diri terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Penelitian dilakukan pada mahasiswa program studi Sarjana dengan jumlah partisipan sebanyak 106 orang (32 laki-laki; 74 perempuan). Penelitian dilakukan dengan menggunakan instrumen yaitu skala <em>Multidimensional Perfectionism Scale,</em> <em>Procrastination Assessment Scale for Students</em>, dan <em>Short Self-Regulation Questionnaire</em>. Hasil analisis data menunjukkan bahwa perfeksionisme dan regulasi diri secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prokrastinasi akademik (p=0,006). Penelitian ini menunjukkan bahwa perfeksionisme dan regulasi diri mampu menjelaskan 9,5% varians dari prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Temuan ini membantu memetakan faktor yang menyebabkan prokrastinasi akademik sehingga dapat melakukan upaya intervensi terhadap problem prokrastinasi akademik.</p> 2022-01-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Flavia Christy Sutedja, Nono Hery Yoenanto https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31859 Hubungan Pola Asuh Otoriter dengan Pengendalian Diri Anak yang Memiliki Orang Tua Berprofesi Militer 2022-03-22T05:24:08+00:00 Irena Oseana Yalendri irenaoy@gmail.com Rudi Cahyono rudi.cahyono@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pola asuh otoriter dengan pengendalian diri anak yang memiliki orang tua berprofesi militer. Pengendalian diri merupakan kemampuan individu dalam menahan diri dari melakukan tindakan tidak diinginkan. Budaya dalam militer yang tegas cenderung memiliki kesamaan karakteristik dengan pola asuh otoriter yang didominasi oleh tingginya kontrol dan rendahnya kehangatan. Terdapat 50 partisipan dengan kriteria anak yang memiliki orang tua berprofesi militer (TNI-AD, TNI-AL, atau TNI-AU) dengan rentang usia 14-24 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan alat ukur “<em>Parental Authority Questionnaire”</em> oleh Buri dan “Skala Pengendalian Diri” oleh Tagney. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik parametrik <em>Pearson Product-Moment Correlation</em>. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar (<em>r(</em>50)=0,264) dan nilai signifikansi sebesar (<em>p</em>=0,064). Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi antara pola asuh otoriter dengan pengendalian diri anak yang memiliki orang tua berprofesi militer.</p> 2022-01-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Irena Oseana Yalendri, Rudi Cahyono https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31965 Hubungan Intensitas Penggunaan Instagram terhadap Self-Esteem Emerging Adult yang dimediasi dengan Perbandingan Sosial 2022-03-22T05:24:08+00:00 Meiko Fairuzia Ardiany meiko.fairuzia.ardiany-2018@psikologi.unair.ac.id Rahkman Ardi rahkman.ardi@psikologi.unair.ac.id <p>Selain digunakan untuk berkomunikasi, sosial media juga digunakan untuk mencari hiburan hingga menghabiskan waktu. Namun, penggunaan <em>Instagram</em> yang terlalu lama ditemukan memiliki pengaruh tidak langsung terhadap <em>self-esteem</em> penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbandingan sosial dalam memediasi hubungan antara intensitas penggunaan media sosial <em>Instagram</em> terhadap <em>self-esteem</em> dari <em>emerging adult</em>. Penelitian ini melibatkan 259 responden yang merupakan emerging adult (18-25 tahun) pengguna <em>Instagram</em> di Indonesia. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Intensitas penggunaan media sosial <em>Instagram</em> diukur menggunakan <em>Social Networking Time Use Scale</em> (SONTUS), <em>self-esteem</em> diukur menggunakan Rosenberg <em>Self-Esteem Scale</em>, dan perbandingan sosial diukur menggunakan <em>Social Comparison Scale</em>. Analisis data menggunakan <em>bootstrap</em> melalui aplikasi <em>Jamovi</em> 1.6.23. Hasil menunjukkan adanya hubungan tidak langsung antara intensitas penggunaan Instagram terhadap <em>self-esteem</em> penggunanya yang dimediasi oleh <em>upward social comparison</em>.</p> 2022-01-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Meiko Fairuzia Ardiany, Rahkman Ardi https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31926 Kecemasan Diri Dewasa Awal yang Menjalani Hubungan Romantis saat Mendapat Perilaku Silent Treatment 2022-03-22T05:24:08+00:00 Carissa Nabila Putri carissa.nabila.putri-2018@psikologi.unair.ac.id Atika Dian Ariana atika.ariana@psikologi.unair.ac.id <p>Fase dewasa awal merupakan fase ketidakstabilan sehingga dapat memunculkan perasaan negatif seperti kecemasan, hal ini dapat diakibatkan oleh adanya konflik dalam hubungan romantis. Cara penyelesaian konflik yang kurang tepat seperti <em>silent treatment </em>dapat menyebabkan kecemasan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini yaitu melihat hubungan antara <em>silent treatment </em>dengan kecemasan pada dewasa awal yang menjalani hubungan romantis. Penelitian ini menggunakan teknik survei dengan total 255 partisipan. Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan signifikan positif dengan Sig. (<em>2-tailed</em>) sebesar 0,00 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,428. Hal tersebut menjelaskan apabila <em>silent treatment </em>meningkat maka kecemasan juga akan meningkat.</p> 2022-01-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Carissa Nabila Putri, Atika Dian Ariana https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31936 Pengaruh Trust in Institutions terhadap Partisipasi Politik pada Pemilih Pemula 2022-03-22T05:24:08+00:00 Cahya Fadhillah Armadawati cahya.fadhillah.armadawati-2016@psikologi.unair.ac.id <p>Pemilu 2019 lalu merupakan pemilu pertama Indonesia dengan jumlah pemilih muda milenial terbanyak dalam sejarah. Dari 196,5 juta data pemilih Pemilu 2019, pemilih pemula berjumlah 7,4 persen atau sekitar 14 juta pemilih. Tingginya angka potensi golput pada kaum muda yang mencapai 40%, tentu akan sangat berpengaruh bagi hasil pemilu jika dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya tidaknya pengaruh <em>trust in institutions </em>terhadap partisipasi politik pada pemilih pemula. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berbentuk kuesioner pada 195 pemilih pemula. Hasil penelitian tidak menemukan adanya pengaruh antara <em>trust in institutions </em>dengan partisipasi politik. Hal ini dikarenakan partisipasi politik pemilih pemula dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, misalnya kognitif, sosial hingga pengetahuan politik. Faktor-faktor tersebut berkaitan erat dengan <em>trust in institutions </em>sehingga akan memunculkan hubungan antara kedua variabel tersebut.</p> 2022-01-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Cahya Fadhillah Armadawati https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/32817 Pengaruh SMI Credibility dan Interaksi Parasosial terhadap Purchase Intention Produk Fashion Generasi Y di Instagram 2022-03-22T05:24:08+00:00 Meidy Citra Aulia meidy.citra.aulia-2015@psikologi.unair.ac.id Dewi Syarifah dewi.syarifah@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh <em>social media influencer credibility </em>(SMI) dan interaksi parasosial terhadap <em>purchase intention</em> produk <em>fashion</em> pada generasi Y di Instagram. Jumlah partisipan penelitian sebanyak 80 partisipan dengan usia sekitar 21 hingga 40 tahun. Data pada penelitian ini dianalisis dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis pada penelitian ini adalah analisis regresi linear menggunakan aplikasi SPSS 25. Hasil yang didapat adalah SMI <em>credibility</em> dan interaksi parasosial nilai signifikansi sebesar 0,000 &lt; 0,05; artinya secara simultan keduanya memiliki pengaruh secara signifikan terhadap <em>purchase intention</em> produk <em>fashion</em> pada konsumen generasi Y di <em>Instagram</em>.</p> 2022-01-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Meidy Citra Aulia, Dewi Syarifah https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31927 Hubungan Perasaan Inferior dengan Jealousy dalam Berpacaran pada Dewasa Awal 2022-03-22T05:24:08+00:00 Firyal Kamiliya Washfa firyal.kamiliya.washfa-2018@psikologi.unair.ac.id Ika Yuniar Cahyanti ika.yuniar@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perasaan inferior dan <em>jealousy</em> dalam berpacaran pada dewasa awal. Penelitian melibatkan 218 partisipan yang memiliki rentang usia 18-25 tahun dengan menggunakan metode survei online. Alat ukur yang digunakan adalah <em>The Feelings of Inadequacy Scale</em> yang sudah diadaptasi dalam Bahasa Indonesia dengan koefisien reliabilitas <em>Cronbach’s alpha </em>(α=0.924) dan <em>Types of Jealousy Scale</em> yang sudah ditranslasi dalam Bahasa Indonesia dengan koefisien reliabilitas <em>Cronbach’s alpha </em>(α=0.831). Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara perasaan inferior dengan <em>jealousy</em> sebesar 0.396 (ρ (218) =0,396; p&lt;0,001).</p><p><strong> </strong></p> 2022-01-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Firyal Kamiliya Washfa, Ika Yuniar Cahyanti https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31961 Hubungan antara Self-Esteem dan Body Image Pada Remaja Akhir Perempuan Pengguna Instagram 2022-03-22T05:24:08+00:00 Alika Soraya Azzahra Fadhillah alika.soraya.azzahra-2017@psikologi.unair.ac.id Herdina Indrijati herdina.indrijati@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara <em>self-esteem</em> dan <em>body image</em> remaja akhir perempuan pengguna Instagram. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif menggunakan metode survei. Penelitian dilakukan pada remaja perempuan pengguna Instagram berusia 18-21 tahun. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, alat ukur <em>Rosenberg S</em><em>elf-</em><em>E</em><em>steem</em><em> Scale</em> dan <em>Multidimensional Body-Self Relations Questionnaire-Appearance Scales</em> (MBSRQ-AS). Analisis data dilakukan dengan teknik statistik korelasi <em>Spearman’s rho</em> dengan bantuan program <em>IBM SPSS 26.0 f</em><em>or </em><em>Windows</em>. Dari hasil analisis data penelitian diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan yang bersifat positif dengan kekuatan yang kuat antara <em>self-esteem</em> dan <em>body image</em> remaja akhir perempuan pengguna Instagram (<em>r</em>(160)=0,517; <em>p</em>=0,000). Hal tersebut menandakan bahwa semakin tinggi <em>self-esteem</em>, maka semakin positif pula <em>body image</em> remaja akhir perempuan pengguna Instagram.</p> 2022-01-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Alika Soraya Azzahra Fadhillah, Herdina Indrijati https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/32832 Pengaruh Employee Engagement Terhadap Work-Life Balance Saat Melaksanakan Work From Home 2022-03-22T05:24:08+00:00 Ery Pitra Malasari erypitra@gmail.com <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami pengaruh <em>employee engagement </em>terhadap <em>work-life balance </em>saat melaksanakan <em>work from home </em>(WFH). Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini melibatkan 84 karyawan yang sudah menikah dan sedang melaksanakan <em>work from home</em>. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan alat ukur <em>Utrecht Work Engagement Scale-9 </em>dan <em>Work Life Balance Scale</em>. Analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dengan <em>software </em>SPSS 22.0<em> for Windows</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan <em>employee engagement </em>terhadap <em>work-life balance</em> (<em>p</em>=0,000; <em>p</em>=&lt;0,05). Jadi, jika <em>employee engagement </em>meningkat, maka <em>work-life balance </em>juga meningkat.</p> 2022-01-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Ery Pitra Malasari https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/32915 Penerimaan Diri pada Ibu yang Tidak Menyusui Secara Eksklusif 2022-03-22T05:24:08+00:00 Nisrina Nazihatunnisa nisrina.nazihatunnisa-2017@psikologi.unair.ac.id Ika Yuniar Cahyanti ika.yuniar@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerimaan diri ibu yang tidak menyusui secara eksklusif. Penerimaan diri diperlukan untuk menghadapi perasaan-perasaan kehilangan seperti sedih dan perasaan bersalah ketika harapan untuk menyusui tidak dapat terpenuhi. Seseorang yang memiliki penerimaan diri dapat menunjukkan sikap positif terhadap diri sendiri, serta mengakui dan menerima berbagai aspek diri berupa kelebihan dan kekurangan. Proses penerimaan diri ini dilihat dari lima tahapan penerimaan milik Kubler-Ross. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode studi kasus intrinsik dengan teknik wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa partisipan mengalami tahapan penolakan, marah, tawar-menawar, dan depresi sebelum dapat menerima kondisi dirinya yang tidak lagi menyusui secara eksklusif. Penerimaan kondisi diri dari partisipan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti, pemahaman diri yang baik, harapan yang realistis, tidak adanya hambatan di lingkungan sekitar, sikap sosial yang positif, tidak adanya stres berat, identifikasi penyesuaian diri, perspektif akan diri sendiri, serta konsep diri yang stabil.</p> 2022-01-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Nisrina Nazihatunnisa, Ika Yuniar Cahyanti https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/32000 Pengaruh Persepsi Nilai Konsumen dan Kesadaran Kesehatan terhadap Intensi Membeli Makanan Organik 2022-03-22T05:24:08+00:00 Anggi Senda Nikenindya anggi.senda.nikenindya-2017@psikologi.unair.ac.id Dewi Syarifah dewi.syarifah@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi nilai konsumen dan kesadaran kesehatan terhadap intensi membeli makanan organik pada generasi milenial. Penelitian ini menggunakan salah satu tipe pendekatan kuantitatif, yaitu survei. Subjek pada penelitian ini adalah generasi milenial yang saat ini berusia 21-41 tahun dengan total jumlah subjek pada penelitian ini sebanyak 126 orang. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan uji regresi linier sederhana dan regresi linear berganda. Hasil dari uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa persepsi nilai dan kesadaran kesehatan memiliki pengaruh signifikan terhadap intensi membeli (p&gt;0,05). Selanjutnya, nilai slope kedua variabel bertanda positif yang berarti setiap kenaikan 1 skor persepsi nilai akan meningkatkan intensi membeli sebesar 0,185, dan setiap kenaikan 1 skor kesadaran kesehatan akan meningkatkan intensi membeli sebesar 0,123.</p> 2022-01-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Anggi Senda Nikenindya, Dewi Syarifah https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31986 Gambaran Psychological Well-Being Remaja dari Dual Career Family di Masa Pandemi COVID-19 2022-03-22T05:24:08+00:00 Adella Novita Putri adella.novita.putri-2017@psikologi.unair.ac.id Aryani Tri Wrastari aryani.wrastari@psikologi.unair.ac.id <p><em>Dual career family</em> memiliki banyak dampak bagi kedua orang tua maupun bagi anak, begitupun ketika di masa pandemi. Menurut Ryff, terdapat enam aspek dari <em>psychological well-being</em>, yaitu penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi, penguasaan lingkungan, tujuan hidup dan pengembangan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran <em>psychological well-being</em> remaja dari <em>dual career family</em> di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipan di penelitian ini mampu untuk menunjukkan aspek <em>psychological well-being</em> yaitu penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi, dan tujuan hidup. Sedangkan untuk aspek penguasaan lingkungan dan pengembangan diri pada partisipan muncul secara bervariasi. Secara umum, faktor-faktor yang memberikan dampak pada psychological well-being remaja dari dual career family di masa pandemi COVID-19 adalah perubahan pola kerja orang tua, perubahan pola sekolah, perubahan keadaan mood di rumah, perubahan intensitas relasi orang tua-anak dan perubahan kualitas relasi orang tua-anak.</p> 2022-01-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Adella Novita Putri, Aryani Tri Wrastari https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31963 Pengaruh Kebersyukuran terhadap Resiliensi pada Penyintas COVID-19 2022-03-22T05:24:08+00:00 Raisa Permatasari raisa.permatasari-2017@psikologi.unair.ac.id Wiwin Hendriani wiwin.hendriani@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya pengaruh kebersyukuran terhadap resiliensi penyintas COVID-19 yang sempat bergejala sedang/berat/kritis. Tipe penelitian ini adalah kuantitatif dan melibatkan 137 partisipan. Kebersyukuran dan resiliensi diukur dengan instrumen GQ-20 dan CD-RISC 25. Data dianalisis dengan <em>robust regression</em> metode <em>bootstrap</em> melalui <em>IBM SPSS Statistics 26 for Windows</em>. Penelitian ini menghasilkan temuan dimana memiliki pengaruh yang signifikan terhadap resiliensi pada penyintas COVID-19.</p> 2022-01-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Raisa Permatasari, Wiwin Hendriani https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31947 Hubungan Sikap terhadap Seks dengan Perilaku Seksual Pranikah Siswa SMA 2022-03-22T05:24:08+00:00 Dita Arifah Imani dita.arifah.imani-2017@psikologi.unair.ac.id Ike Herdiana ike.herdiana@psikologi.unair.ac.id <p>Banyaknya kematian yang disebabkan <em>unsafe abortion </em>dan persalinan berisiko tinggi karena kehamilan yang tidak diinginkan pada usia di bawah 18 tahun merupakan akibat maraknya perilaku seksual pranikah yang ada di kalangan pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara sikap terhadap seks dengan perilaku seksual pranikah pada siswa SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 89 partisipan. Data dikumpulkan menggunakan <em>Sexual Knowledge and Attitudes Test </em>(SKAT) dan skala Perilaku Seksual Pranikah. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang tidak konsisten antara sikap terhadap seks dengan perilaku seksual pranikah pada siswa SMA ketika dilakukan kontrol pada jenis kelamin, dan hubungan yang konsisten antara pengetahuan seks dan perilaku seksual pranikah ketika dilakukan kontrol pada jenis kelamin. Adapun hubungan antar variabel menunjukkan hubungan yang positif dengan <em>effect size</em> kecil.</p> 2022-01-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Dita Arifah Imani, Ike Herdiana https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31923 Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Kualitas Komunikasi Orang Tua dan Anak Berusia Dewasa Awal 2022-03-22T05:24:08+00:00 Edo Evandio Putra edo.evandio.putra-2016@psikologi.unair.ac.id Atika Dian Ariana atika.ariana@psikologi.unair.ac.id <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial dan kualitas komunikasi orang tua dan anak berusia dewasa awal. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasi dengan melakukan survei yang melibatkan 73 subjek, dengan rentang usia dewasa awal yaitu 18–25 tahun. Analisis data dilakukan menggunakan metode korelasi Pearson dengan bantuan program statistik IBM SPSS <em>Statistic</em> 25 <em>for Windows</em>. Hasil analisis data menunjukan bahwa ada korelasi signifikan antara penggunaan media sosial dan kualitas komunikasi antara orang tua dan anak berusia dewasa awal (r=0,006; p=-0,292) dimana semakin tinggi nilai individu dalam variabel penggunaan media sosial maka semakin rendah nilai individu dalam variabel kualitas komunikasi antara orang tua dan anak berusia dewasa awal.</p> 2022-01-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Edo Evandio Putra, Atika Dian Ariana https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/32999 Pengaruh Workplace Incivility terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Milenial dengan Kelelahan Emosional sebagai Variabel Mediator 2022-03-22T05:24:08+00:00 Kania Agita Rachmanadya kania.agita.rachmanadya-2014@psikologi.unair.ac.id Seger Handoyo seger.handoyo@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku ketidaksantunan di tempat kerja terhadap kepuasan kerja karyawan generasi Y dengan kelelahan emosional sebagai variabel mediator. Penelitian ini dilakukan kepada 120 karyawan generasi Y berusia 21- 41 tahun yang bekerja <em>fulltime</em>. Alat ukur yang digunakan, yaitu <em>Facet Satisfaction Scale</em>, <em>Indonesia Incivility Behavior Scale</em>, dan <em>Maslach Burnout Inventory</em>. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji sobel test dan uji mediasi Baron dan Kenny. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa perilaku ketidaksantunan di tempat kerja berkorelasi langsung dengan kepuasan kerja p=.000 dengan nilai koefisien (β= -.520). Selanjutnya, pengaruh mediasi dari kelelahan emosional terhadap perilaku ketidaksantunan di tempat kerja dan kepuasan kerja dari uji <em>sobel test</em> p=.000 memiliki nilai koefisien beta pengaruh tidak langsung (β=-.274). Hasil penelitian tersebut menunjukkan adanya pengaruh perilaku ketidaksantunan di tempat kerja terhadap kepuasan kerja dimediasi oleh kelelahan emosional dan mediasi bersifat parsial.</p> 2022-01-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Kania Agita Rachmanadya, Seger Handoyo https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/32500 Hubungan antara Grit dengan Kesiapan Kerja Fresh Graduate 2022-03-22T05:24:08+00:00 Dinda Rizky Syafira Firdaus dinda.rizky.syafira-2015@psikologi.unair.ac.id Ika Yuniar Cahyanti ika.yuniar@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan <em>grit</em> dan kesiapan kerja pada <em>fresh graduate</em>. kesiapan kerja merupakan kapasitas individu yang berkaitan dengan keahlian, ilmu pengetahuan, pemahaman dan atribut kepribadian sebagai bekal untuk memilih pekerjaan sehingga dapat meraih kesuksesan. Istilah <em>grit</em> untuk semangat dan ketekunan yang dimiliki oleh seseorang ketika tengah melakukan sesuatu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian survei <em>online</em> dengan populasi <em>fresh graduate</em> dan mendapatkan 183 responden. Instrumen alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah skala <em>grit</em> yang dikembangkan oleh Duckworth dan untuk skala kesiapan kerja dibuat oleh peneliti berdasarkan teori kesiapan kerja oleh Dacre Pool dan Sewell yang kemudian diukur menggunakan korelasi pearson dengan <em>SPSS</em> 25.0. Hasil dari penelitian ini, variabel <em>grit</em> dan kesiapan kerja memiliki hubungan positif yang signifikan sebesar 0.304 sehingga semakin tinggi <em>grit</em> yang dimiliki maka kesiapan kerja akan semakin tinggi pula.</p> 2022-01-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Dinda Rizky Syafira Firdaus, Ika Yuniar Cahyanti https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/33001 Pengaruh Job Demands-Resources terhadap Employee Engagement pada Karyawan Work from Home 2022-03-22T05:24:08+00:00 Abiyyu Dizar Duagantara abiyyu.dizar.duagantara-2014@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh <em>job demands-resources </em>(JD-R) terhadap <em>employee engagement </em>pada karyawan yang menjalani <em>work from home</em>. Metode Penelitian ini adalah eksplanatori dengan melakukan survei yang melibatkan 80 partisipan. Reliabilitas koefisien <em>cronbach alpha </em>alat ukur yang digunakan peneliti pada alat ukur <em>job demands</em> sebesar 0,870, untuk <em>job resources </em> sebesar 0,869, dan <em>employee engagement</em> sebesar 0,826. Analisis data yang dilakukan oleh peneliti menggunakan aplikasi <em>SPSS 25 for windows</em>. Data hasil analisis yang didapatkan menunjukkan bahwa <em>job demands</em> dan <em>job resources</em> memiliki pengaruh yang signifikan terhadap <em>employee engagement</em>. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai taraf signifikansi didapatkan yang bernilai kurang dari 0,05, sebesar 0,015 untuk <em>job demands</em> dan 0,000 untuk <em>job resources</em>. <em>Job demands-resources</em> dapat memengaruhi karyawan <em>work from home</em> sebesar sebesar 30,7% (<em>R</em>= 0,307)</p> 2022-01-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Abiyyu Dizar Duagantara https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/32894 Pengaruh Work Family Conflict terhadap Stres Kerja pada Karyawan Work from Home 2022-03-22T05:24:08+00:00 Edwin Rivel Bimantara edwin.rivel.kun-2014@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh <em>work family conflict </em>terhadap stres kerja karyawan yang menjalani <em>work from home</em>. Kriteria partisipan adalah karyawan dengan kondisi pernah atau sedang bekerja secara <em>work from home</em> akibat pandemi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan cara survei yang melibatkan 80 partisipan. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan bahwa terdapat korelasi yang positif antara <em>work family conflict</em> dengan stres kerja. Nilai <em>R</em> berada pada angka 0,892. Sedangkan <em>R<sup>2</sup> </em>menunjukkan koefisien sebesar 0,795 menyatakan bahwa besaran pengaruh <em>work family conflict</em> terhadap stres kerja sebesar 79,5% sisanya 20,5% dipengaruhi variabel lain. Dari penelitian ini, didapatkan bahwa terdapat pengaruh positif antara <em>work family conflict </em>terhadap stres kerja.</p> 2022-02-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Edwin Rivel Bimantara https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31967 Hubungan antara Pet Attachment dengan Kesepian pada Dewasa Awal Lajang yang Merantau 2022-03-22T05:24:08+00:00 Fildza Nurul Imanina fildza.nurul.imanina-2018@psikologi.unair.ac.id Dewi Retno Suminar dewi.suminar@psikologi.unair.ac.id <p>Dewasa awal ditandai dengan <em>intimacy vs isolation</em> yang merupakan tugas perkembangan tahap ke-6. Individu yang tidak mencapai <em>intimacy</em> maka akan menyebabkan perasaan terisolasi. <em>Intimacy</em> dapat dicapai melalui kelekatan dengan hewan peliharaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara <em>pet attachment</em> dengan kesepian pada dewasa awal lajang yang merantau. Terdapat 84 responden berusia 20-40 tahun yang memiliki hewan peliharaan saat merantau. Metode yang digunakan adalah <em>survey</em> melalui kuesioner. Penelitian ini menggunakan <em>LAPS </em>oleh Johnson untuk mengukur kelekatan dengan hewan peliharaan dan menggunakan <em>UCLA Loneliness Scale Version</em> 3 untuk mengukur kesepian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dilakukan dengan teknik statistik korelasi <em>spearman’s rho</em> dibantu dengan <em>software</em> <em>JAMOVI </em>1.6. Hasil analisis data diperoleh dengan p sebesar &gt;.05 (p=0.110). Hal ini menunjukan bawah tidak terdapat hubungan antara <em>pet attachment</em> dengan kesepian dewasa awal lajang yang merantau.</p> 2022-02-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Fildza Nurul Imanina, Dewi Retno Suminar https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/33723 Perilaku Prokrastinasi: Berbasis Performansi Kerja 2022-03-22T05:24:08+00:00 Albert Adityas Nugraha J albert.adityas.n-2017@psikologi.unair.ac.id Cholichul Hadi cholichul.hadi@psikologi.unair.ac.id <p>Procrastination is an intense behavior tendency to delay a task or a job for both short or long periods, which can create bad situations. Bad situations mentioned in this research are neither for the employee itself and for the organization widely. Procrastination could decrease employee’s performance, organization effectiveness, and also could create stress conditions for others. The purpose of this research is to see the relation between an employee's procrastination behavior with their performance in organization. This research used Irrational Procrastination Scale (IPS) to measure the procrastination behavior tendency. Participant of this research is focused on employee that currently active in an organization, and has minimum a year of service.</p> 2022-03-22T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Albert Adityas Nugraha J, Cholichul Hadi https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/33820 Pengaruh Anxiety terhadap Job Reattachment pada Karyawan dengan Leader Safety Commitment sebagai Variabel Moderator 2022-02-21T04:30:02+00:00 Adita Metha Pasya adita.metha.pasya-2018@psikologi.unair.ac.id Seger Handoyo seger.handoyo@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara <em>anxiety</em> terhadap <em>job reattachment</em> pada karyawan dengan <em>leader safety commitment</em> sebagai variabel moderator. Penelitian ini dilakukan pada karyawan yang sebelumnya pernah menjalani <em>work from home</em> dan saat ini kembali melakukan <em>work from office</em>. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Jumlah partisipan sebanyak 200 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara <em>anxiety</em> terhadap <em>job reattachment</em> (<em>p</em>&lt;0,05). Selanjutnya, ditemukan bahwa <em>leader safety commitment</em> tidak mengurangi pengaruh antara <em>anxiety</em> terhadap <em>job reattachment</em> (<em>p</em>=0,662).</p> 2022-05-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Adita Metha Pasya, Seger Handoyo https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34564 Hubungan Moral Disengagement dan Kecenderungan Perilaku Ghosting dalam Kencan Online Tinder 2022-03-26T11:22:58+00:00 Ria Tata Azura ria.tata.azura-2017@psikologi.unair.ac.id <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Aplikasi Tinder memberikan pengguna kemudahan dengan fitur-fitur yang ditawarkan, misalnya terkait kemudahan mengakhiri hubungan dengan <em>ghosting. </em>Bagi <em>ghostee, ghosting </em>menjadi pengalaman pemutusan hubungan yang paling tidak diinginkan. Namun, beberapa studi menemukan <em>ghostee </em>yang juga melakukan <em>ghosting </em>dan membenarkan perilakunya. Penelitian ini memiliki tujuan eksplanatori untuk mengetahui hubungan <em>moral disengagement </em>dan kecenderungan perilaku <em>ghosting </em>dalam kencan <em>online </em>Tinder; dan eksploratori untuk menguji peran variabel gender dalam hubungan kedua variabel penelitian. Penelitian ini melibatkan 70 <em>emerging adult </em>(18-25 tahun) pengguna Tinder. Pengumpulan data menggunakan skala <em>moral disengagement </em>(α= 0,921) dan skala kecenderungan perilaku <em>ghosting </em>(α= 0,840). Hasil menunjukkan hubungan positif <em>moral disengagement </em>dan kecenderungan perilaku <em>ghosting</em> yang signifikan<em>. </em>Terdapat pula perbedaan kekuatan hubungan yang signifikan antarvariabel dimoderasi oleh gender (<em>f<sup>2</sup></em> = 0,783), dengan efek moderasi yang lebih tinggi pada laki-laki. Hasil ini dapat menjelaskan mengapa ditemukan <em>ghostee </em>yang menilai <em>ghosting </em>tidak pantas juga dapat melakukan <em>ghosting</em>.</p> 2022-05-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Ria Tata Azura, Rahkman Ardi https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/33741 Pengaruh Workplace Incivility terhadap Burnout dengan Problem-Focused Coping sebagai Variabel Moderator pada Perawat 2022-02-22T05:18:40+00:00 Azizah Widia Husnun azizah.widia.husnun-2018@psikologi.unair.ac.id Dewi Syarifah dewi.syarifah@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh <em>workplace incivility </em>terhadap <em>job</em> <em>burnout </em>serta menguji <em>problem-focused coping </em>sebagai variabel moderator pada pengaruh <em>workplace incivility </em>terhadap <em>job burnout </em>pada perawat. Penelitian ini menggunakan tipe kuantitatif dengan metode survei yang terdiri dari 108 partisipan yang bekerja sebagai perawat minimal satu tahun. Alat ukur yang digunakan antara lain <em>Indonesia Incivility Behavior Scale </em>(IIBS), <em>Maslach Burnout Inventory-Human Services Survey </em>(MBI-HSS), dan <em>The Ways of Coping Questionnaire Revised </em>(WCQ). Analisis data dilakukan dengan regresi linear sederhana dan <em>Moderated Regression Analysis </em>menggunakan<em> SPSS </em>versi 25 <em>for Mac. </em>Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>workplace incivility </em>berpengaruh signifikan terhadap <em>job burnout </em>(p=0.000) serta <em>problem-focused coping </em>tidak memoderasi pengaruh <em>workplace incivility </em>terhadap <em>job burnout </em>pada perawat (p=0.837).</p> 2022-05-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Azizah Widia Husnun, Dewi Syarifah https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34194 Hubungan Perfeksionsime dengan Parental Burnout Ibu Bekerja yang Dimoderasi oleh Perceived Social Support 2022-03-11T07:19:56+00:00 Alfitra Damastuti alfitra.damastuti-2018@psikologi.unair.ac.id Rosatyani Puspita Adiati rosatyani.adiati@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perfeksionisme dan <em>parental burnout </em>pada ibu bekerja dengan <em>perceived social support </em>sebagai variabel moderator. Hal ini mengacu pada studi sebelumnya yang telah menunjukkan perfeksionisme sebagai faktor penting terjadinya <em>parental burnout</em>. Di sisi lain, sejumlah studi juga membuktikan <em>perceived social support</em> sebagai <em>stress buffer</em> yang dapat memproteksi individu dari <em>burnout. </em>Data dikumpulkan dengan metode survei menggunakan skala <em>Frost Multidimentional Perfectionism Scale</em>,<em> Parental Burnout Assessment, </em>dan <em>Multidimensional Scale of Perceived Social Support</em>. Melalui analisis moderasi dengan <em>Bootstrap</em> pada data 263 partisipan, didapatkan hasil bahwa perfeksionisme berhubungan signifikan dengan <em>parental burnout </em>(<em>p=</em>&lt; 0,001), serta <em>perceived social support </em>memiliki peran moderasi yang juga signifikan terhadap hubungan keduanya (<em>p=</em>0,022). Sehingga, dalam hal ini intervensi dapat lebih difokuskan pada peningkatan dukungan sosial terhadap ibu bekerja, daripada upaya mengubah sifat perfeksionis itu sendiri.</p> 2022-05-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Alfitra Damastuti, Rosatyani Puspita Adiati https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34634 Pengaruh Organizational Safety Culture terhadap Work Engagement dengan Leader Safety Commitment sebagai Variabel Moderator 2022-03-28T08:22:55+00:00 Lukita Widya Nirmala lukita.widya.nirmala-2018@psikologi.unair.ac.id Seger Handoyo seger.handoyo@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh <em>organizational safety culture</em> terhadap <em>work engagement </em>pada karyawan kembali ke kantor<em>, </em>serta pengaruh <em>organizational safety culture</em> terhadap <em>work engagement</em> yang dimoderasi oleh <em>leader safety commitment</em>. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode survei. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear sederhana dan <em>moderated regression analysis </em>(MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>organizational safety culture </em>berpengaruh signifikan terhadap <em>work engagement </em>(<em>p</em>=0,000) dan tidak dimoderasi oleh <em>leader safety commitment </em>(<em>p</em>=0,107).</p> 2022-05-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Lukita Widya Nirmala, Seger Handoyo https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34523 Peran Atribusi dalam Memoderasi Pengaruh Supervision Incivility terhadap Psychological Safety pada Karyawan 2022-03-25T13:44:24+00:00 Farah Dina Khairunnisa farah.dina.khairunnisa-2018@psikologi.unair.ac.id Dewi Syarifah dewi.syarifah@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh <em>supervision incivility </em>pada <em>psychological safety </em>serta apakah terdapat efek moderasi dari atribusi <em>performance promotion motives</em> dan <em>injury initiation motives.</em> Partisipan penelitian ini adalah 118 karyawan yang memiliki atasan langsung. Pengumpulan data dilakukan melalui survei daring berisi <em>Workplace Incivility Scale </em>(WIS)<em>, </em>skala atribusi <em>performance promotion motives </em>dan<em> injury initiation motives, </em>dan skala<em> psychological safety. </em>Analisis data dilakukan menggunakan uji <em>moderated regression </em>menggunakan Jamovi 1.6.23. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa <em>supervision incivility </em>berpengaruh negatif terhadap<em> psychological safety. </em>Lebih lanjut, pengaruh negatif <em>supervision incivility </em>terhadap <em>psychological safety</em> dimoderasi oleh atribusi <em>performance promotion motives </em>dan <em>injury initiation motives </em>dalam kondisi yang berbeda.</p> <p><strong> </strong></p> 2022-05-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Farah Dina Khairunnisa, Dewi Syarifah https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/31910 Perlawanan Simbolik Komunitas LGBT terhadap Stigma dan Diskriminasi 2022-03-27T05:22:43+00:00 Anggitya Riandini anggitya.putri.riandini-2017@psikologi.unair.ac.id Ilham Nur Alfian ilham.nuralfian@psikologi.unair.ac.id <p>Konteks atau situasi adanya stigma dan diskriminasi terhadap komunitas LGBT di Indonesia masih kerap terjadi. Terlebih lagi di Indonesia sendiri pada tahun 2018, terdapat perluasan pasal dalam RUU KUHP mengenai kebijakan kriminalisasi komunitas LGBT. Perlawanan terhadap stigma dan diskriminasi itu perlu dilakukan dan dipahami untuk mampu mengambil peran dan membantu pemenuhan kesetaraan hak individu LGBT dan semua warga negara. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Hasil penelitian menemukan bahwa <em>survival-technique </em>merupakan karakteristik dari perlawanan simbolik yang dimunculkan oleh ketiga partisipan melalui proses penilaian kognitif yang mengacu pada tingkat bahaya, dan terdapat perasaan takut jika orang lain tidak menerima atau tidak suka terhadap komunitas LGBT, hal ini atas dasar mempertahankan keamanan dan keselamatan diri, sehingga memunculkan <em>survival-technique</em>. Perlawanan simbolik muncul tidak hanya dipicu melalui aturan, ideologi, atau pihak yang mendominasi, tetapi juga dipengaruhi oleh proses penilaian berbasis kognitif dan afektif, sehingga memunculkan karakteristik dari perlawanan simbolik.</p> 2022-05-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Anggitya Riandini https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34636 Hubungan antara Celebrity Worship dan Kesejahteraan Psikologis Remaja Penggemar K-Pop 2022-03-28T05:11:57+00:00 Dita Nabila Fauziah dita.nabila.fauziah-2018@psikologi.unair.ac.id Achmad Chusairi achmad.chusairi@psikologi.unair.ac.id <p>Pengidolaan terhadap selebriti K-Pop yang marak dijumpai pada kalangan remaja berhasil menarik perhatian banyak pihak untuk mempelajari kaitan fenomena tersebut dengan kesejahteraan psikologis penggandrungnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara <em>celebrity worship </em>dan kesejahteraan psikologis remaja penggemar K-Pop. Penelitian korelasional yang menggunakan instrumen <em>celebrity attitude scale </em>dan <em>Ryff’s psychological well-being scale </em>ini melibatkan 702 partisipan berusia 13-19 tahun (43 laki-laki; 659 perempuan). Hasil analisis data menggunakan teknik korelasi Pearson menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan, dengan kekuatan cukup antara <em>celebrity worship </em>dan kesejahteraan psikologis pada remaja penggemar K-Pop (<em>r=</em>-0,344; <em>p</em>&lt;0,001). Temuan ini dapat dimaknai bahwa semakin tinggi tingkat <em>celebrity worship </em>pada remaja penggemar K-Pop, kesejahteraan psikologisnya justru semakin menurun, dan begitupun sebaliknya.</p> 2022-05-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Dita Nabila Fauziah, Achmad Chusairi https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34614 Peran Trait Mindfulness dan Dukungan Sosial terhadap Stres Pengasuhan Ibu dari Anak dengan Autisme 2022-03-27T16:17:23+00:00 Mellisa Ayu Putri Aprilia Wulandari mellisa.ayu.putri-2018@psikologi.unair.ac.id Ika Yuniar Cahyanti ika.yuniar@psikologi.unair.ac.id <p>Ibu dari anak dengan gangguan spektrum autisme rentan mengalami stres pengasuhan. Penelitian ini bertujuan meneliti pengaruh <em>trait mindfulness </em>dan dukungan sosial terhadap stres pengasuhan ibu dari anak dengan gangguan spektrum autisme. Instrumen penelitian adalah <em>Five Facet Mindfulness Questionnaire, Medical Outcomes Study: Social Support Survey, </em>dan <em>Parenting Stress Index–Short Form. </em>Analisis regresi berganda pada 77 partisipan menunjukkan <em>trait mindfulness </em>dan dukungan sosial secara simultan berpengaruh signifikan terhadap stres pengasuhan sebesar 23,6% (<em>F</em>=11,434; <em>p</em>=0,000; <em>R<sup>2</sup></em>=0,236). Ketika dilihat secara terpisah pun <em>trait mindfulness </em>dapat memprediksi signifikan terhadap stres pengasuhan (<em>β</em>=-0,408; <em>p</em>=0,001). Sebaliknya, dukungan sosial tidak dapat memprediksi stres pengasuhan (<em>β</em>=-0,124; <em>p</em>=0,307). <em>Trait mindfulness </em>lebih dapat memprediksi secara signifikan terhadap stres pengasuhan daripada dukungan sosial. Temuan ini memberikan alternatif bagi ibu untuk mengembangkan praktik <em>mindfulness </em>yang harapannya dapat mengurangi stres pengasuhan.</p> 2022-05-22T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Mellisa Ayu Putri Aprilia Wulandari https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34637 Pengaruh Fear of Failure dan Motivasi Berprestasi terhadap Prokrastinasi Akademik Mahasiswa yang Mengerjakan Skripsi 2022-03-28T05:44:52+00:00 Akza Rajuwana Parastiara akza.rajuwana.parastiara-2018@psikologi.unair.ac.id Nono Hery Yoenanto nono.hery@psikologi.unair.ac.id <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh <em>fear of failure</em> dan motivasi berprestasi terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi atau tugas akhir. Partisipan penelitian ini merupakan mahasiswa program sarjana dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dengan jumlah 101 partisipan. Pengumpulan data menggunakan metode survei dan alat ukur yang digunakan adalah <em>Performance Failure Appraisal Inventory </em>(PFAI) (27 aitem; α=0,900), <em>Academic Motivation Scale</em> (16 <em>item</em>; α=0,794), Skala Prokrastinasi Akademik (14 <em>item</em>; α=0,734) yang semuanya telah dimodifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai signifikansi 0,156 (p&gt;0,05) dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,037 artinya sebesar 3,7% <em>fear of failure </em>dan motivasi berprestasi memengaruhi prokrastinasi akademik. Kesimpulannya tidak terdapat pengaruh yang signifikan pada <em>fear of failure</em> dan motivasi berprestasi terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi.</p> 2022-05-22T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Akza Rajuwana Parastiara, Nono Hery Yoenanto https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34610 Pengaruh Psychological Safety terhadap Job Engagement pada Karyawan dengan Leader Safety Commitment sebagai Moderator 2022-03-28T09:15:41+00:00 Muhammad Ridla Nurullah muhammad.ridla.nurullah-2018@psikologi.unair.ac.id Seger Handoyo seger.handoyo@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh <em>psychological safety </em>terhadap <em>job engagement </em>karyawan yang kembali bekerja di kantor setelah periode WFH dengan <em>leader safety commitment </em>sebagai variable moderator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Jumlah partisipan pada penelitian ini sebanyak 114 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara <em>psychological safety</em> dan <em>job engagement</em>, dengan arah pengaruh yang positif (p=0,005). Pada penelitian ini juga ditemukan bahwa <em>leader safety commitment </em>tidak memoderasi pengaruh <em>psychological safety </em>terhadap <em>job engagement </em>(p=0,675)<em>. </em>Selain itu, ditemukan juga bahwa <em>leader safety commitment </em>memiliki pengaruh secara langsung terhadap <em>job engagement </em>(p=0,000).</p> 2022-05-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Muhammad Ridla Nurullah https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34646 Pengalaman Depresi Postpartum pada Ibu Usia Remaja 2022-03-28T09:08:11+00:00 Rivenno Chanora rivenno.chanora-2018@psikologi.unair.ac.id Endang Retno Surjaningrum endang.surjaningrum@psikologi.unair.ac.id <p>Periode postpartum menjadi periode yang penuh tantangan bagi seorang ibu. Periode ini ditandai dengan berbagai perubahan yang membutuhkan penyesuaian diri. Bagi ibu yang kurang berhasil melakukan penyesuaian diri dengan baik akan rentan terkena depresi <em>postpartum</em>. Depresi <em>postpartum</em> merupakan episode depresi mayor dengan onset gejala 4 minggu pasca persalinan. Tidak hanya pada ibu usia dewasa, pada ibu usia remaja justru depresi postpartum memiliki prevalensi yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi lebih lanjut terkait pengalaman kehamilan, melahirkan dan pasca melahirkan pada ibu usia remaja yang mengalami depresi postpartum, dan strategi menghadapi depresi postpartum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan teknik analisis fenomenologi Giorgi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu usia remaja yang mengalami kecenderungan depresi <em>postpartum</em> mengalami kehamilan yang tidak inginkan, tidak siap secara finansial dan mental, kekurangan dukungan dari lingkungan sekitar, tidak siap dengan perubahan peran dan kurang mampu menyesuaikan diri dengan baik.</p> 2022-05-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Rivenno Chanora, Endang Retno Surjaningrum https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34367 Pengaruh Keberfungsian Keluarga terhadap Regulasi Emosi pada Remaja Awal 2022-03-23T04:20:49+00:00 Yusrina Naily Farih yusrina.naily.farih-2018@psikologi.unair.ac.id Primatia Yogi Wulandari primatia.yogi@psikologi.unair.ac.id <p>Remaja awal merupakan individu yang berusia 12 sampai 15 tahun. Pada masa remaja awal, individu akan lebih sering untuk mengalami fluktuasi emosi dan cenderung meledak-ledak serta tidak mampu mengontrol emosinya. Terdapat beberapa faktor yang dapat memengaruhi regulasi emosi salah satunya, yaitu keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keberfungsian keluarga terhadap regulasi emosi pada remaja awal. Partisipan penelitian adalah 162 remaja awal yang berusia 13-15 tahun dan sedang tinggal bersama keluarga. Pengumpulan data menggunakan metode survei dengan dua instrumen, yaitu skala <em>family assessment device</em> dan <em>emotion regulation questionnaire</em>. Analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana dengan bantuan program IBM SPSS <em>Statistics </em>22.0<em> for Windows. </em>Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberfungsian keluarga berpengaruh terhadap regulasi emosi pada remaja awal (p=0,001). Penelitian ini juga menunjukkan bahwa keberfungsian keluarga memiliki pengaruh sebesar 7% pada regulasi emosi.</p> 2022-05-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Yusrina Naily Farih, Primatia Yogi Wulandari https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/35262 Efek Moderasi Usia pada Hubungan antara Toleransi Ambiguitas dan Rasa Ingin Tahu Individu Dewasa 2022-04-27T05:30:00+00:00 Cristalia Nuur Annisa cristalia.nuur.annisa-2018@psikologi.unair.ac.id Rahkman Ardi rahkman.ardi@psikologi.unair.ac.id <p>Toleransi ambiguitas dan usia diduga memiliki hubungan interaktif yang berpengaruh terhadap rasa ingin tahu individu. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa usia berpengaruh secara negatif terhadap rasa ingin tahu individu, namun ada juga beberapa penelitian yang menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) apakah ada hubungan antara toleransi ambiguitas dan rasa ingin tahu; dan (2) apakah usia berperan sebagai moderator pada hubungan antara toleransi ambiguitas dan rasa ingin tahu. Penelitian ini dilakukan dengan metode <em>cross-sectional</em> survei secara daring. Sebanyak 196 partisipan berusia diatas 18 tahun (<em>M</em>=29.4; <em>SD</em>=12.5) menjawab pertanyaan dari skala <em>Curiosity and Exploration Inventory-II</em> dan skala <em>Multiple Stimulus Types Ambiguity Tolerance-II</em>. Analisis data dilakukan menggunakan teknik <em>moderated regression analysis</em> dengan metode <em>bootstrap</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toleransi ambiguitas memiliki efek yang kuat dengan rasa ingin tahu secara signifikan. Sedangkan, hasil moderasi antara toleransi ambiguitas dan usia memiliki efek yang tidak signifikan.</p> 2022-05-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Cristalia Nuur Annisa, Rahkman Ardi https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34570 Perbedaan Fear of Intimacy berdasarkan Gaya Kelekatan Romantis Dewasa pada Dewasa Awal dengan Orang Tua Bercerai 2022-03-31T04:09:35+00:00 Farahdilla Farahdilla farahdilla-2018@psikologi.unair.ac.id Herdina Indrijati herdina.indrijati@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan <em>fear of intimacy</em> berdasarkan gaya kelekatan romantis dewasa pada dewasa awal dengan orang tua bercerai. <em>Fear of Intimacy</em> adalah keterbatasan kemampuan individu untuk bertukar pikiran dan perasaan kepada orang lain yang disebabkan oleh kecemasan. Gaya kelekatan romantis dewasa adalah interaksi yang terjadi dalam hubungan percintaan orang dewasa yang memiliki pola yang mirip dengan interaksi antara anak dengan figur lekatnya. Penelitian ini dilakukan pada 191 dewasa awal dengan orang tua bercerai. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner <em>Fear of Intimacy Scale </em>oleh Descutner &amp; Thelen dan kuesioner <em>Revised Adult Attachment Scale</em> oleh Collins &amp; Read. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji beda <em>Kruskal-Wallis</em> dan <em>Mann-Whitney U</em>. Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan perbedaan yang signifikan pada <em>fear of intimacy</em> berdasarkan gaya kelekatan romantis dewasa pada dewasa awal dengan orang tua bercerai (p=0,000 &lt; 0,05).</p> 2022-05-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Farah Dilla https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34640 Pengaruh Gaya Hidup Hedonis dan Self-Esteem terhadap Perilaku Konsumtif pada Remaja di Surabaya 2022-03-28T06:58:54+00:00 Liana Sein Ritonga liana.sein.ritonga-2018@psikologi.unair.ac.id Rosatyani Puspita Adiati rosatyani.adiati@psikologi.unair.ac.id <p>Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adakah pengaruh gaya hidup hedonis dan <em>self-esteem </em>terhadap perilaku konsumtif pada remaja di Surabaya. Partisipan penelitian merupakan remaja usia 17-24 tahun dan belum menikah yang berdomisili Surabaya (<em>N=</em>384). Pengumpulan data menggunakan Metode survei dan alat ukur yang digunakan, antara lain perilaku konsumtif <em>Rosenberg</em> <em>Self-Esteem Scale </em>(RSES) yang telah diadaptasi dan ditranslasi, dan gaya hidup hedonis yang telah di modifikasi. Data analisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan nilai t sebesar 6,341 dan signifikansi 0,000 (p&lt;0,05) untuk gaya hidup hedonis dan nilai t sebesar -1,143 dengan signifikansi 0,025 (p&lt;0,05) untuk <em>self-esteem</em>. Analisis antara gaya hidup hedonis dan <em>self-esteem</em> dengan perilaku konsumtif dengan nilai koefisien korelasi berganda (R) sebesar 0,312. Artinya perilaku konsumtif memiliki pengaruh yang cukup kuat dengan gaya hidup hedonis dan<em> self-esteem</em>.</p> 2022-05-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Liana Sein Ritonga, Rosatyani Puspita Adiati https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34580 Hubungan Sikap terhadap Perceraian dengan Komitmen Hubungan Romantis pada Wanita Dewasa Awal 2022-03-26T02:59:33+00:00 Fitri Nurcahya fitri.nurcahya-2018@psikologi.unair.ac.id Ike Herdiana ike.herdiana@psikologi.unair.ac.id <p>Maraknya kasus perceraian yang terjadi di Indonesia tidak hanya memberikan dampak pada kehidupan orang tua, namun juga pada perkembangan anak. Dampak perceraian yang dirasakan harus diperhatikan, khususnya ketika anak memasuki usia dewasa awal dan menjalin hubungan romantis. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap terhadap perceraian dengan komitmen hubungan romantis pada wanita dewasa awal yang orang tuanya bercerai. Penelitian ini melibatkan 199 wanita dewasa awal dengan orang tua bercerai, serta pernah atau sedang menjalin hubungan romantis (pacaran). Data dikumpulkan menggunakan <em>attitudes toward divorce scale </em>oleh Kinnard &amp; Gerrard dan item–item dari skala komitmen berpacaran oleh Prasetyaningtyas. Teknik korelasi <em>Spearman’s rho </em>digunakan untuk melakukan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara sikap terhadap perceraian dengan komitmen hubungan romantis pada wanita dewasa awal yang orang tuanya bercerai (<em>p</em>=0.000; <em>r</em>=0.324).</p> 2022-05-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Fitri Nurcahya, Ike Herdiana https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34639 Pengaruh Job Security dan Leader Safety Commitment terhadap Work Engagement Karyawan Selama Pandemi Covid-19 2022-03-28T06:13:44+00:00 Theresia Tabita Habsari theresia.tabita.habsari-2018@psikologi.unair.ac.id Seger Handoyo seger.handoyo@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh <em>job security</em> dan <em>leader safety commitment</em> terhadap <em>work engagement</em> karyawan selama masa pandemi Covid-19. Partisipan dalam penelitian ini adalah karyawan yang terdampak pandemi Covid-19 dan sedang melakukan arahan WFH. Penelitian ini melibatkan 114 responden karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan diukur menggunakan alat <em>ukur Job Security Perceptions, Leader Safety Commitment, </em>dan<em> Gallup Q12 Job Engagement Scale</em>. Data pada penelitian ini dianalisis dengan uji regresi liniear berganda menggunakan bantuan aplikasi <em>IBM SPSS Statistics 16.0 for Windows</em>. Adapun hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa <em>job security</em> dan <em>leader safety commitment </em>berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>work engagement</em>. Serta ketika diteliti secara bersama-sama hasil menunjukkan bahwa <em>job security</em> dan <em>leader safety commitment</em> memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap <em>work engagement</em>.</p> 2022-05-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Theresia Tabita Habsari, Seger Handoyo https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34608 Hubungan Job Insecurity dan Perceived Stress Karyawan Swasta 2022-03-27T11:27:50+00:00 Lintang Elok Dewi Hastuti lintang.elok.dewi-2017@psikologi.unair.ac.id Cholichul Hadi cholichul.hadi@psikologi.unair.ac.id <p>Pandemi Covid-19 berimbas pada ketidakstabilan perusahaan. Situasi ini dapat memicu ketakutan karyawan akan keberlanjutan perusahaan dan kehilangan pekerjaan, sehingga karyawan yang merasa terancam akan menunjukkan gejala stres. Perasaan ketidakamanan ini cenderung dirasakan oleh karyawan perusahaan swasta. <em>Job insecurity</em> merupakan persepsi akan ancaman kehilangan pekerjaan serta kekhawatiran yang berhubungan dengan ancaman tersebut. Sementara <em>perceived stress </em>merupakan perasaan/ pikiran yang dapat membuat stres serta kemampuan untuk mengatasinya. Penelitian ini dilakukan pada 143 karyawan swasta di Surabaya. Peneliti menggunakan<em> Job Insecurity Scale</em> (JIS) milik De Witte dan <em>Perceived Stress Scale</em> (PSS) milik Cohen dkk. Hasil uji korelasi<em> pearson product moment</em> menunjukkan bahwa koefisien korelasi sebesar 0,443 dan nilai <em>p</em>=0,000. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian diterima. Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara <em>job insecurity</em> dan <em>perceived stress.</em></p> 2022-05-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Lintang Elok Dewi Hastuti, Cholicul Hadi https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34607 Pengaruh Pola Komunikasi Keluarga terhadap Kecerdasan Emosional Remaja Pada Keluarga Single Parent Akibat Perceraian 2022-03-27T08:14:36+00:00 Pandu Indriani pandu.indriani-2018@psikologi.unair.ac.id Wiwin Hendriani wiwin.hendriani@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola komunikasi keluarga terhadap kecerdasan emosional remaja pada keluarga <em>single parent</em> akibat perceraian. Pola komunikasi keluarga adalah salah satu dari banyaknya faktor yang dapat mempengaruhi kecerdasan emosional remaja. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan partisipan berjumlah 131 orang dengan usia 12-18 tahun yang tinggal bersama keluarga <em>single parent</em> akibat perceraian. Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan pola komunikasi keluarga memberikan pengaruh sebesar 26,9% terhadap kecerdasan emosional remaja pada keluarga <em>single parent</em> akibat perceraian.</p> 2022-05-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Pandu Indriani, Wiwin Hendriani https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34581 Hubungan Self-compassion dengan Resiliensi Perempuan Dewasa Awal Korban Kekerasan dalam Pacaran 2022-03-26T02:38:09+00:00 Adinda Putri Azzahra adinda.putri.azzahra-2018@psikologi.unair.ac.id Ike Herdiana ike.herdiana@psikologi.unair.ac.id <p>Resiliensi merupakan kemampuan individu dalam menghadapi tekanan atau situasi sulit. Resiliensi dapat dicapai apabila individu mampu menerima secara positif kondisi apapun yang terjadi dalam hidupnya tanpa menyalahkan diri, dimana hal ini berkaitan dengan sikap <em>self-compassion</em>. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan <em>self-compassion</em> dengan resiliensi perempuan dewasa awal korban kekerasan dalam pacaran. Penelitian dilakukan pada 120 perempuan dewasa awal korban kekerasan dalam pacaran. Alat ukur yang digunakan adalah <em>Self-compassion Scale </em>oleh Neff dan<em> The Connor Davidson Resilience Scale </em>oleh Connor dan Davidson. Analisis data menggunakan teknik korelasi <em>Product Moment Pearson </em>dengan bantuan program <em>IBM SPSS Statistic 23.0 for Mac. </em>Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara <em>self-compassion </em>dengan resiliensi perempuan dewasa awal korban kekerasan dalam pacaran (<em>p</em>=0,000; <em>r</em>=0,614).</p> 2022-05-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Adinda Putri Azzahra, Ike Herdiana https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34623 Pengaruh Strategic Human Resource Management terhadap Organizational Resilience 2022-03-28T07:11:38+00:00 Annisa Abidin annisa.abidin-2018@psikologi.unair.ac.id Herison Pandapotan Purba herison.purba@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh <em>strategic human resource management</em> terhadap <em>organizational resilience</em>. Potret bisnis dan ekonomi yang terus berubah mendesak organisasi untuk menjadi resilien guna memastikan kelangsungan dan pertumbuhan bisnis. Meningkatnya tingkat ketidakpastian di lingkungan eksternal menjadikan resiliensi organisasi sebagai perhatian utama dalam literatur manajemen strategis sebagai konsep penting bagi organisasi. Data diperoleh dengan metode survei dan menggunakan instrumen <em>Strategic Human Resource Management</em> 27 <em>item</em> () dan <em>Benchmark Resilience Scale</em> (BRT-13) 13 <em>item</em> (), Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa SHRM berpengaruh secara signifikan terhadap resiliensi organisasi (p &lt; 0,001). Analisis lebih lanjut juga menemukan adanya pengaruh variabel demografis yakni masa kerja dalam mempengaruhi <em>organizational resilience</em>.</p> 2022-05-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Annisa Abidin, Herison P Purba https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34584 Pengaruh Social Support terhadap Resiliensi Remaja Putri dengan Latar Belakang Orangtua Bercerai 2022-03-26T02:52:33+00:00 Kirana Adila Wimanda kirana.adila.wimanda-2018@psikologi.unair.ac.id Ike Herdiana ike.herdiana@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara <em>social support</em> terhadap resiliensi yang dirasakan oleh remaja putri dengan orangtua bercerai. Resiliensi merupakan kualitas personal seseorang yang mampu bertahan ketika menghadapi masa sulitnya. Salah satu faktor protektif eksternal yang mempengaruhi resiliensi adalah <em>social support</em>.<em> Social support</em> merupakan proses hubungan yang terbentuk dengan persepsi bahwa seseorang dicintai, dihargai, disayangi ketika individu mengalami tekanan dalam hidupnya. Penelitian ini dilakukan pada 103 subjek remaja perempuan dengan usia 10 sampai 21 tahun yang memiliki orang tua bercerai hidup. Metode yang digunakan ialah kuantitatif <em>survey</em> melalui kuesioner. Penelitian ini menggunakan instrumen <em>Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC)</em> untuk mengukur resiliensi dan <em>Social Provision Scale</em> untuk mengukur <em>social support</em>. Analisis data penelitian ini menggunakan uji regresi linier dengan <em>software</em> <em>IBM SPSS 24.00.. </em>Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa <em>social support</em> berpengaruh signifikan terhadap resiliensi dengan nilai signifikansi sebesar 0,00 (p&lt;0,05) dan nilai koefisien regresi sebesar 0,383.</p> 2022-05-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Kirana Adila Wimanda https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34594 Hubungan Gaya Kelekatan Romantis dengan Ide Bunuh Diri pada Dewasa Awal dalam Hubungan Pacaran 2022-03-26T14:15:28+00:00 Nabilla Ayu Mutiara nabilla.ayu.mutiara-2018@psikologi.unair.ac.id Atika Dian Ariana atika.dian@psikologi.unair.ac.id <p>Gaya kelekatan romantis dapat digunakan untuk mengidentifikasi cara individu berperilaku dan berpikir terhadap pasangan. Sedangkan, ide bunuh diri merupakan keinginan, pikiran ataupun rencana untuk mengakhiri hidup. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan gaya kelekatan romantis, spesifiknya kelekatan tidak aman, dengan ide bunuh diri pada dewasa awal dalam hubungan pacaran. Terdapat 133 partisipan dalam penelitian ini yang sedang menjalani hubungan pacaran dan sedang atau pernah mengalami ide bunuh diri. Alat ukur dalam penelitian ini adalah <em>Experiences in Close Relationship-Revised </em>oleh Fraley dkk. (2000)<em> </em>dan <em>Scale for Suicide Ideation </em>oleh Beck dkk. (1979). Analisis data menggunakan teknik korelasi Spearman’s rho dengan bantuan Jamovi 2.5.5 for macOS. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan tidak signifikan antara kelekatan menghindar dengan ide bunuh diri (r=0.003; p=0.974) namun terdapat hubungan signifikan antara kelekatan cemas dengan ide bunuh diri (r=0.472; p=&lt;.001). </p> 2022-05-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Nabilla Ayu Mutiara https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34600 Regulasi Emosi Orang Tua yang Memiliki Anak Korban Kekerasan Seksual 2022-03-28T02:57:54+00:00 Gardenia Luthfia gardenia.luthfia-2018@psikologi.unair.ac.id Ika Yuniar Cahyanti ika.yuniar@psikologi.unair.ac.id <p>Kasus kekerasan seksual tidak hanya memberikan dampak kepada korban kekerasan seksual tetapi akan memberikan dampak juga kepada orang tua dari korban tersebut. Dukungan dari orang tua memiliki peran penting terhadap kondisi korban. Maka dari itu kemampuan regulasi emosi orang tua yang memiliki anak korban kekerasan seksual dirasa penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui regulasi emosi orang tua yang memiliki anak korban kekerasan seksual. Peneliti ingin mengetahui lebih dalam bagaimana regulasi emosi orang tua yang mendampingi anak korban kekerasan seksual. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pedekatan studi kasus instrumental. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua dari korban kekerasan seksual mampu meregulasi emosinya dengan baik. Kemampuan tersebut dibantu oleh faktor religiusitas dan peran keluarga.</p> 2022-05-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Gardenia Luthfia https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34535 Determinan Protokol Jaga Jarak pada Usia Dewasa berdasarkan Reasoned Action Approach 2022-03-24T06:49:54+00:00 Shafira Rahmadianti shafira.rahmadianti-2018@psikologi.unair.ac.id Afif Kurniawan afif.kurniawan@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan dari perilaku jaga jarak minimal 1 meter pada kelompok usia dewasa awal dan madya di Indonesia berdasarkan <em>Reasoned Action Approach</em>. <em>Reasoned Action Approach</em> (RAA) merupakan pendekatan yang dapat digunakan untuk mengkaji dan memprediksi perilaku. Penelitian ini melibatkan 254 partisipan berusia 18-65 tahun dan menggunakan skala perilaku jaga jarak berdasarkan RAA. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square dan <em>Partial Least-Square</em><em> Structural Equation Modeling</em> (PLS-SEM). Hasil uji <em>Chi-Square</em> menunjukkan bahwa usia, jenis kelamin, dan penghasilan keluarga berhubungan perilaku jaga jarak partisipan. Hasil uji PLS-SEM menunjukkan bahwa intensi pada kelompok usia dewasa awal dan madya dapat memprediksi perilaku jaga jarak minimal 1 meter. Selain itu, intensi pada kelompok dewasa awal ditemukan dideterminasi oleh sikap dan persepsi kontrol terhadap perilaku sedangkan intensi pada kelompok dewasa madya ditemukan hanya dideterminasi oleh persepsi kontrol terhadap perilaku saja.</p> 2022-05-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Shafira Rahmadianti, Afif Kurniawan https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34644 Pengaruh Hardiness dan Job Demands terhadap Intensi Turnover pada Karyawan PT X Jawa Timur 2022-03-28T08:16:39+00:00 Grace Supionijah Malau gracemalauu@gmail.com Herison Pandapotan Purba herison.purba@psikologi.unair.ac.id <p>Perkembangan industri memberikan dampak persaingan usaha yang semakin ketat. Fenomena ini menuntut setiap perusahaan untuk memiliki pengelolaan yang baik di segala aspek termasuk memiliki sumber daya manusia yang berkualitas. Namun proses peningkatan kualitas sumber daya manusia ini tidak lepas dari permasalahan, salah satunya adalah masalah <em>turnover</em>. Hal ini terjadi di PT X, setelah melihat literatur dan kondisi lapangan ada banyak faktor yang memengaruhi karyawan untuk melakukan <em>turnover </em>salah satunya, yaitu faktor kepribadian dan faktor tuntutan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik <em>hardiness</em> dan <em>job demands</em> pada karyawan PT X. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan didapatkan 251 partisipan. Penulis menggunakan alat ukur <em>Turnover Intention Scale</em> (, <em>Dispositional Resilience Scale</em> (DRS-15) (, <em>Job Demands-Resources Questionnaire </em>(. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa <em>hardiness </em>dan <em>job demands </em>berpengaruh secara signifikan terhadap intensi <em>turnover</em>.</p> 2022-05-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Grace Malau https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34579 Hubungan antara Asertivitas dengan Kekerasan dalam Pacaran pada Wanita Dewasa Awal 2022-03-26T02:38:34+00:00 Hanindha Syasti Pratita hanindha.syasti.pratita-2018@psikologi.unair.ac.id Ike Herdiana ike.herdiana@psikologi.unair.ac.id <p>Penelitian ini dilakukan untuk menguji secara signifikan hubungan antara asertivitas dengan kekerasan dalam pacaran pada wanita dewasa awal. Kekerasan dalam pacaran pada penelitian ini mengacu pada korban, baik kekerasan fisik, seksual, dan emosional atau verbal. Terdapat 104 responden dengan kriteria wanita, usia 18–25 tahun, pernah mengalami kekerasan dalam pacaran yang berpartisipasi dalam kuesioner <em>online</em>. Metode survei yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan Skala Asertivitas untuk mengukur asertivitas dan Skala <em>The Revised Conflict Tactics Scale</em> (CTS2) yang telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia untuk mengukur kekerasan dalam pacaran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara asertivitas dengan kekerasan dalam pacaran pada wanita dewasa awal. Hubungan antara kedua variabel menunjukkan nilai yang negatif, sehingga semakin tinggi asertivitas maka semakin menurunnya kekerasan dalam pacaran, dan semakin rendah asertivitas maka semakin meningkatnya kekerasan dalam pacaran.</p> 2022-05-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Hanindha Syasti Pratita, Ike Herdiana https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34583 Hubungan Kekerasan dalam Pacaran dengan Self-esteem pada Korban Wanita Dewasa Awal 2022-03-26T02:46:33+00:00 Devia Putri Ramadhani devia.putri.ramadhani-2018@psikologi.unair.ac.id Ike Herdiana ike.herdiana@psikologi.unair.ac.id <p>Masa perkembangan pada dewasa awal sering kali menjalin hubungan berpacaran. Namun banyaknya kasus kekerasan dalam pacaran yang dapat memberikan dampak perasaan tidak berdaya menghadapi kekerasan dari pasangannya, merasa tidak berarti, dan memiliki self-esteem yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekerasan dalam pacaran dengan self-esteem pada korban wanita dewasa awal. Sampel penelitian ini merupakan wanita dewasa awal korban kekerasan dalam pacaran (18-25 tahun). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 106 responden. Data dikumpulkan menggunakan metode survei daring yang disebarkan melalui media sosial. Instrumen yang digunakan adalah CTS2 dan RSES. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang negatif dan kuat antara kekerasan dalam pacaran dengan self-esteem pada korban wanita dewasa awal.</p> 2022-06-06T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Devia Putri Ramadhani, Ike Herdiana https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/32310 Fenomena Fear of Missing Out pada Penggemar K-Pop 2021-12-22T07:45:47+00:00 Adelia Putri Marseal adelia.putri.marseal-2019@psikologi.unair.ac.id Alisa Dzihni Al Fatihah alisa.dzihni.alfatihah-2019@psikologi.unair.ac.id Isti Ayu Lestari isti.ayu.lestari-2019@psikologi.unair.ac.id Sarah Christina sarah.christina-2019@psikologi.unair.ac.id Talitha Sahda Zuriah Gendro Wardono talitha.sahda.zuriah-2019@psikologi.unair.ac.id Rudi Cahyono rudi.cahyono@psikologi.unair.ac.id <p><em>Fear of missing out</em> merupakan ketakutan akan kehilangan momen berharga dengan individu maupun kelompok lain yang kerap kali muncul dalam pengguna media sosial. Hal ini juga berlaku pada penggemar K-Pop yang aktif di media sosial. Peneliti ingin menggali bagaimana pengalaman dan pemaknaan <em>fear of missing out</em> bagi penggemar K-Pop dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan fenomena <em>fear of missing out</em> pada ketiga partisipan yang merupakan penggemar K-Pop terbentuk ke dalam 4 kelompok tema, (1) informasi yang sering dicari; (2) pengalaman dan pemaknaan FoMO; (3) faktor yang memengaruhi FoMO; (4) dampak FoMO.</p> <p><strong> </strong></p> 2022-06-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Adelia Putri Marseal, Alisa Dzihni, Isti Ayu Lestari Al Fatihah, Sarah Christina, Rudi Cahyono https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/35892 SEJATI: Aplikasi Self-care berbasis Kecerdasan Buatan sebagai Upaya Menurunkan Risiko Depresi bagi Remaja 2022-05-12T17:19:13+00:00 Nidya Almira Xavier Herda Putri nidya.almira.xavier-2018@psikologi.unair.ac.id Elva Chusniyatuzzamrodah elva.chusniyatuzzamrodah-2018@psikologi.unair.ac.id Muhammad Fauzan Prawira Arya muhammad.fauzan.prawira-2018@psikologi.unair.ac.id Herdina Indrijati herdina.indrijati@psikologi.unair.ac.id <p>This research aims to measure the effectiveness of using SEJATI prototype as a digital application to reduce risk factors for depression in adolescents. SEJATI is an artificial intelligence-based application which focused on self-care that adolescents can do themselves with the support of artificial intelligence system to assess, determine the activities, and evaluate the success of the self-care activities as an alternative strategy that is less stigma and is able to overcome the limited access of mental health care services. SEJATI is developed by using research and development methods, which includes: planning, production, and evaluation. SEJATI prototype application is evaluated by 7 participants aged 15-24 years old using 1-5 range Likert scales. As the result, SEJATI reaches 88% as its Likert scale total percentage, which is also categorized as “Very good’. This result also indicates that SEJATI prototype has the potential to advance the development of digital platform usage to support mental health care in Indonesia.</p> 2022-06-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Nidya Almira Xavier Herda Putri, Elva Chusniyatuzzamrodah, Muhammad Fauzan Prawira Arya , Herdina Indrijati