Pengembangan kawasan agropolitan Bromo Tengger Semeru

Karnaji Karnaji

= http://dx.doi.org/10.20473/dk.v13i1.2018.1-17
Abstract views = 334 times | downloads = 89 times downloads = 232 times downloads = 72 times

Abstract


Kesadaran dan komitmen Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup bukan saja makin meningkat, tetapi juga makin sistematis dan implementatif. Di atas kertas telah dirumuskan kebijakan dan skenario pengembangan kawasan agropolitan Bromo Tengger Semeru. Tetapi, dalam kenyataan upaya untuk mengembangkan komoditi unggulan dan memanfaatkan kawasan tersebut ternyata bukanlah hal yang mudah. Ada berbagai persoalan yang timbul, bukan hanya berkaitan dengan ancaman perubahan perunutkan lahan, tetapi ditengarai juga kurangnya dukungan berbagai infrastruktur yang dibutuhkan. Kegiatan bertujuan untuk mengkaji situasi problematik yang timbul dalam upaya pengembangan kawasan agropolitan Bromo Tengger Semeru sekaligus mengkaji pengaruh kebijakan dan program pembangunan serta merumuskan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas kebijakan yang mendukung implementasi pembangunan yang berkelanjutan di kawasan agropolitan Bromo Tengger Semeru. Metodenya yaitu pra-lapangan, pelingkupan, baseline data, analisis, pengkajian, perumusan kebijakan program dan yang terakhir perbaikan. Berbagai permasalahan agrobisnis telah ditemukan mulai dari kurangnya sarana prasarana sampai dengan tidak mampu bersaing di pasaran. Ada pula berbagai rekomendasi berbagai program utama yang telah ditemukan. Oleh karena itu harus di terapkan beberapa program utama untuk keberhasilan pengembanagn kawasan agropolitan Bromo Teengger Semeru.


Keywords


kesadaran; kebijakan; problematik; agrobisnis; program

Full Text:

PDF PDF Remote

References


East Java Departement of Tourism, art and Culture Service (2002) Bromo Tengger Semeru National

Park.

Friedman J & Alonso W (1978) Regional Development Planning; A Reader. Cambridge:

M.I.T Press.

Friedman J & Mike D (1975) Agropolitan Development; towards a new strategi for regional

development in Asia. Nagoya.

Michael L (1977) Why Poor People Stay Poor. Cambridge: Harvard University Press.

Sitorus (2010) Model kebijakan pembangunan infrastruktur berkelanjutan dalam mendukung pengembangan kawasan agropolitan. Bogor: IPB.

Suyanto, B & Karnaji (2005) Kemiskinan dan Kesenjangan, Ketika Pembangunan Tak Berpihak Kepada Rakyat. Surabaya: Airlangga University Press.

Suyanto & Sulistyo (2008) Penguatan Strategi Pengembangan Kawasan Agropolitan Berbasis Peningkatan Daya Saing Produk Unggulan Agribisnis Unggulan di Kabupaten Semarang. Thesis. Semarang: Program Studi Magister Agribisnis, Program Pascasarajana Universitas Diponegoro.

Suyatno Y (2008) Penguatan Strategi Pengembangan Kawasan Agropolitan Berbasis Peningkatan Daya Saing Produk Agribisnis Unggulan Di Kabupaten Semarang. Thesis: Program Studi Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Diponegoro Semarang.

Soejono & Abdurrahman H (2005) Metode Penelitian Suatu Pemikiran dan Penerapan. Jakarta: PT Asdi Mahasatya.

Tri US (1999) “Pengembangan Wilayah Melalui Pembukaan Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu”. Dalam Tiga Pilar Pengembangan Wilayah: Sumberdaya Alam, Sumberdaya Manusia, Teknologi. BPPT, Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Dialektika

Indexing by

  

 

View Jurnal Sosiologi Dialektika Stats

Creative Commons License
JSD by Unair is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.