Analisis Pemenuhan Indikator Pembayaran Kapitasi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama di Surabaya

Delvia Widaty

Abstract views = 2886 times | downloads = 8587 times


Lack of patient visits to FKTP causes capitation not being optimally utilized. The purpose of this research is to analyze the causes of the unfullfilled capitation payment indicators based on fulfillment of service commitment at FKTP. The type of research used is observational with cross sectional design. Approach in the research is quantitative and qualitative. The research used total sampling, where population is secondary data covering result of indicator achievement from 62 Puskesmas, 31 DPP, and 97 Klinik Pratama in Surabaya. This research concluded that indicator of AK and RPPB at FKTP still not fulfill target of safe zone. AK can be caused by the lack of participants’ knowledge of FKTP services, limited resources, and BPJS Kesehatan online application that sometimes have interruptions. FKTP needs to provide promotions and education to participants’, add resources and provide training to staff, advocate with health offices, and cooperation with other parties to help provide facilities. Whereas the target indicator of RPPB has not been achieved due to lack of socialization of Prolanic. FKTP expected to be able to run activities that are promotive and preventive in groups.


Keywords: capitation, capitation payment indicators based on fulfillment of service commitment, FKTP

Full Text:



Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, 2015. Panduan Klinis Prolanis Diabetes Mellitus Tipe 2 dan Hipertensi. Jakarta.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, 2015. Peraturan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Norma Penetapan Besaran Kapitasi dan Pembayaran Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Jakarta.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, 2016. Peraturan Bersama Sekretaris Jenderal Kemenkes RI dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Nomor 3 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pembayaran Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan pada FKTP. Jakarta.

BPJS Kesehatan, 2014. Penguatan Faskes Primer sebagai Ujung Tombak Pelayanan Kesehatan Peserta BPJS Kesehatan. Jakarta: BPJS Kesehatan BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan, 2016. Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan Dorong FKTP Tingkatkan Mutu Pelayanan. Info BPJS Kesehatan Media Eksternal. Jakarta: BPJS Kesehatan BPJS Kesehatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2014. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2014 tentang Penggunaan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional untuk Jasa Pelayanan Kesehatan dan Dukungan Biaya Operasional pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Milik Pemerintah Daerah. Jakarta.

Malik, A.H., 2015. Analisis Peran Dokter Layanan Primer sebagai Gatekeeper di Era Jaminan Kesehatan Nasional. Kongres InaHEA II. Jakarta: Perhimpunan Dokter Umum Indonesia.

Sabrina, Q., 2015. Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di RSU Haji Surabaya. Kebijakan dan Manajemen Publik, 3(2).

Saut, B., 2015. Peran Strategis BPJS Kesehatan dalam Peningkatan Cakupan dan Kualitas Jaminan Kesehatan - BPJS Kesehatan. Rakerda Provinsi Riau. Pekanbaru: BPJS Kesehatan.

Suprianto, A. & Mutiarin, D., 2017. Studi tentang Hubungan Stakeholder, Model Pembiayaan, dan Outcome JKN di Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Journal of Governance and Public Policy, 4(1).

Utami, D.S., Murti, B. & Suryani, N., 2016. Kajian Implementasi Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional di Kota Surakarta. Jurnal UNS.

Widyastuti, K., 2016. Pelaksanaan Ujicoba Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan. BPJS Kesehatan.


  • There are currently no refbacks.


Views JAKI Stats


This journal is indexed by:



And many more...

We follow the ICMJE recommendations and Listed on 


Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.