Pengaruh Faktor Sikap, Norma Subjektif, Kontrol Perilaku terhadap Kebiasaan Merokok pada Atlet di UKM Bulutangkis X Surabaya

Cici Violita Dewi Cintya, Sri Widati

= http://dx.doi.org/10.20473/jbk.v6i1.2017.26-34
Abstract views = 658 times | downloads = 453 times

Abstract


Smoking habit can be done by all circles and professions includes badminton athletes. The purpose of this study is to determine the effect of attitude, subjective norms, and behavior control about smoking habit to athletes on the UKM Bulutangkis of X University Surabaya. This research is analytic by using cross sectional research design using total population in UKM Bulutangkis University X Surabaya. Respondents fulfilled the inclusion criteria in this study amounted to 35 atlet. Data analysis used is logistic regression. The result showed that as many as 40% athletes have smoking habit. The result of regression test showed that attitudes factor (Odds Ratio = 36), subjective norms (Odds Ratio = 15.583), and behavior control (Odds Ratio=17.333) influence smoking habits to UKM Bulutangkis of X University Surabaya is athletes. The conclusion of the research is attitude factor, subjective norm, and behavior control have positive influence to smoking habit at athlete at badminton badminton University X Surabaya. Attitudinal factors are the most positive factor in smoking. Athletes who smoke should start to reduce smoking by avoid and refuse a friend or neighborhood stimulus to smoking. Athletes who do not smoke, still maintain the habit of not smoking by motivating themselves that smoking will harm health. UKM Bulutangkis Universitas X Surabaya, should advise athletes who smoke to reduce smoking and quit smoking habit.

Keywords


smoking habit, badminton athletes

Full Text:

PDF

References


Ajzen, I. 2005. Attitudes, Personality, and Behavior (2nd. Edition). England: Open University Press/McGraw Hill.

Astrini. 2011. Masa Orientasi dan Penyesuaian Diri Mahasiswa Baru. Jurnal Humaniora 2(1), pp. 452–458.

Bustan, M. N. 2007. Epidemiologi Penyakit Menular. Edisi Kedua. Jakarta: Rhineke Cipta.

Faridah, F., 2015. Analisis Faktor-Faktor Penyebab Perilaku Merokok Remaja di SMK X Surakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(3).

Firmansyah, U. 2013. Keterampilan Bermain Bulutangkis Ditinjau Dari Usur Fisik Dominan dalam Bulutangkis pada Pemain Tunggal Anak Putra Persatuan Bulutangkis Purnama Surakarta. Skripsi. Universitas Sebelas Maret.

Gusti, Sarake, M., Ikhsan, M. 2013. Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Rokok yang Dihisap Perhari pada Remaja Pria di SMA Negeri Bungku 1 Selatan Kecamatan Bungku Selatan Kabupaten Morowali di Sulawesi Tengah Tahun 2013. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Hidayati, T & Ariken, S. 2012. Persepsi dan Perilaku Merokok Siswa, Guru dan Karyawan Mahasiswa Mua’llimin Muhammadiyah Yogjakarta dan Faktor-Faktor yang Berpengaruh. Jurnal Mutiara Medika 12(1), pp. 31–40.

Huda, M. A. 2012. Analisa Kebugaran Jasmani Berdasarkan Kebiasaan Merokok pada Pemain Bulutangkis. Skripsi. Universitas Airlangga.

Kemenkes. 2011. Informasi Tentang Penanggulangan Masalah Rokok. Jakarta: Kemenkes RI.

Kemenkes. 2012. Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia 2012 Kesehatan Reproduksi Remaja. Jakarta: Kemenkes RI.

Menteri Kesehatan RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Kemenkes RI.

Musdalifah & Setijadi, R.A. 2011. Pengaruh Latar Belakang Pendidikan, Stres, Orang Tua, Teman, dan Iklan terhadap Perilaku Merokok pada Mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jurnal Respir Indo, 31(4).

Nurhasan. 2005. Petunjuk Praktis Kebugaran Jasmani. Surabaya: Unesa.

Oktavira, C. & Sitepu, A. 2013. Perbandingan Denyut Jantung Antara Mahasiswa Perokok dan Bukan Perokok dengan Menggunakan Uji Latih Jantung. E-journal FK USU, 1(1).

Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan.

Runtukahu, C.G., Sinolungan, J., Opod. 2015. Hubungan Kontrol Diri dengan Perilaku Merokok Kalangan Remaja di SMKN 1 Bitung. Jurnal e-Biomedik (eBm) 3(1).

Shaluliyah, Z., Karyono, Noor, F. 2006. Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Praktik Merokok pada Remaja Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Kudus Tahun 2005. Jurnal Kesehatan Masyarakat 1(1).

Suryani, L, Syahniar, Zikra. 2013. Penyesuaian Diri pada Masa Pubertas. Jurnal Ilmiah Konseling 2(1), pp. 136–140.

Taryaka, A & Hurriyati, E, A. 2011. Mengapa Late Childhood Merokok. Jurnal Humaniora 2(1), pp. 405–421.

Tristanti, I. 2016. Remaja dan perilaku Merokok. Jurnal Kebidanan, ISSN-2407-9189.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2005 Tentang Sistem Keolahragaan Nasional.

Vivaldi, A., 2016. Hubungan Status Merokok Orang Tua terhadap Perilaku Merokok Mahasiswa Pria Teknik Sipil di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Jurnal Biometrika dan Kependudukan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This Journal is Indexed By:

             

 

View My Stats

 

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga

Kampus C Universitas Airlangga

Jl. Mulyorejo Kampus C Unair, Surabaya 60115, Indonesia.

E-mail: j.biokep@gmail.com / jbk@fkm.unair.ac.id

Phone: +62 816 502 307

 

 Flag Counter