Hubungan antara Perilaku Hygiene Genetalia dengan Kejadian Keputihan Patologis

Eliza Budi Purnasari

= http://dx.doi.org/10.20473/jbk.v7i1.2018.20-28
Abstract views = 58 times | views = 14 times

Abstract


Leucorhea is vaginal fluid, sometimes white or gray, can also colored yellow and green, smelling bad and foaming. Leucorhea is a frequent symptom experienced by most women. In Indonesia, about 75% of women had experienced on suffering leucorhea. Leucorhea is a common symptom of almost all reproductive health problem. In Indonesia, the risky age on suffering reproductive infections generally are still undergoing education in schools, so that we decide to conduct our research in senior high school which is SMP Negeri 3 Depok, based on the highest number of teenagers, in Depok, Sleman. The study was conducted to determine the relationship between genetalia’s hygiene behavior towards pathological leucorhea on 7th grade students of SMP Negeri 3 Depok year by 2014. The type of research is an analytic observational with cross sectional aproach. The location is in SMP Negeri 3 Depok on May 9th 2014, with 7th grade students having menstruation record, have not suffered any reproductive health problem and not in stress condition as the subject, 53 in total. We use questionnaire as the instrument. The analysis use univariat and bivariat analysis. The result shows that most respondents had non-hygienic behavior (66.04%) and experienced phatological leucorhea (75.58%). Furthermore, there were 82.9% of respondents with non-hygienic behavior and 55.6% of subjects with hygienic behavior suffered pathological leucorhea. Therefore, given that subjects with genetalia’s hygiene behavior that is not hygienic to have a 1.5 times greater risk for experiencing pathological leucorhea compared with those in hygienic behavior. Chi-square value 4.5583, p value 0.03276, and PR 1.491.

Keywords


behavior, genetalia's hygiene, pathological leucorhea

Full Text:

PDF

References


Aizid, R. 2012. Mengatasi Infertilitas (Kemandulan) Sejak DIni. Yogyakarta: Flash Books.

Ayuningtyas, Donatilla Novrinta. 2011. Hubungan antara Pengetahuan dan Perilaku Menjaga Kebersihan Genetalia Eksterna dengan Kejadian Keputihan pada Siswi SMA Negeri 4 Semarang. Program Pendidikan Sarjana Kedokteran. Semarang: Universitas Diponegoro.

Azwar, Saifuddin. 2011. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Baradero, M. 2007. Klien Gangguan Sistem Reproduksi dan Seksualitas. Jakarta: EGC.

Djuanda, A., Mochtar, H., Siti, A. 1999. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Handayani, H. 2011. Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Remaja Putri tentang Kebersihan Organ Genetalia Eksterna di Madrasah Tsanawiyah Pembangunan. Jakarta: Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Indarti. 2004. Panduan Kesehatan Wanita. Jakarta: Arcan.

Iskandar, S.S. 2002. Awas Keputihan Bias Mengakibatkan Kematian dan Kemandulan. Tersedia di: http://www.mitrakeluarga.com. [diakses Januari 2014].

Kusmiran, Eny. 2010. Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Jakarta: Salemba Medika.

Manuaba, I.B.G., I.A. Chandranita Manuaba, dan I.B.G. Fajar Manuaba. 2007. Pengantar Kuliah Obstetri. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Manuaba, Ida Bagus Gde. 2009. Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita. Jakarta: Arcan.

Pribakti, B. 2010. Tips dan Trik Merawat Organ Intim. Panduan Praktis Kesehatan Reproduksi Wanita. Edisi ke-1. Jakarta: CV Sagung Seto.

Rahmayanti, Novita. 2012. Perilaku Perawatan Kebersihan Alat Reproduksi dalam Pencegahan Kanker Serviks pada Siswi SMA N 9 Kebon Palla Jakarta Timur. Depok: FKM UI.

Rahayu, R.T., Aminoto, C., Madkhan, M. 2011. Efektivitas Penyuluhan Peer Group dengan Penyuluhan oleh Petugas Kesehatan terhadap Tingkat Pengetahuan tentang Menarche. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, Vol. 7 No. 3.

Ratna, D.P. 2010. Pentingnya Menjaga Organ Kewanitaan. Jakarta: Arcan.

Romauli. 2009. Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Nuha Medika.

Sugiarto, Didik. 2009. Merawat Organ Kewanitaan. Tersedia di: http://www.didiksugiarto.com/2009/03/merawat-organ-kewanitaan.html. [diakses Januari 2014].

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susanto. 2012. Penyakit Keputihan pada Wanita. http:// Diakses Januari 2014.

UNHCR, United Nation High Commissioner for Refugees. 2010. Tersedia di: http://www.unhcr.org/pages/4f79a77e6.html. [diakses Januari 2014].

Widyastuti, Y., dkk. 2010. Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Fitramaya.

World Heakth Organization (WHO) dalam Sari, IP. 2013. Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Menstruasi terhadap Perubahan Perilaku Menstruasi Hygiene Remaja Putri untuk Pencegahan Infeksi Saluran Reproduksi (ISR). BIMIKI I.

World Health Organization (WHO) dalam Muin, Maharani. 2013. Hubungan Pengetahuan Penyakit Menular Seksual (PMS) dengan Tindakan Kebersihan Alat Reproduksi Eksternal Remaja Putri di SMA Nasional Makassar Tahun 2013. Makassar.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Jurnal Biometrika dan Kependudukan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

   

 

 

View My Stats

 

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga

Kampus C Universitas Airlangga

Jl. Mulyorejo Kampus C Unair, Surabaya 60115, Indonesia.

E-mail: j.biokep@gmail.com / jbk@fkm.unair.ac.id

Phone: +62 816 502 307