Pemberian Vaksin Formalin Killed Cell (FKC) Vibrio alginolitycus untuk Meningkatkan Survival Rate (SR), Titer Antibodi dan Fagositosis Leukosit pada Kerapu Cantang (Epinephelus sp.) setelah Uji Tantang Bakteri Vibrio alginolitycus
[Administration of Vaccine Formalin Killed Cell (FKC) Vibrio alginolyticus to Increase Survival Rate (SR), Antibody Titre, and Phagocytic Leukocytes Cantang Grouper (Epinephelus sp.) Against Bacteria Vibrio alginolitycus]

Nurul Qomariyah, Hari suprapto, Sudarno Sudarno

= http://dx.doi.org/10.20473/jipk.v9i1.7625
Abstract views = 1397 times | views = 924 times

Abstract


                                                                Abstrak
Vaksinasi merupakan suatu upaya untuk menimbulkan ketahanan tubuh yang bersifat spesifik melalui pemberian vaksin. Vaksinasi digunakan untuk mencegah serangan penyakit infeksi serta efektif untuk mengontrol serangan penyakit ikan seperti bakteri V. alginolyticus. Pengamatan tingkat kelulushidupan (SR) dan pengukuran titer antibody merupakan pengukuran efektivitas vaksinasi, sedangkan tingkat kesehatan ikan dapat dilihat dari hematologi salah satunya adalah fagositosis leukosit. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui tingkat kelulushidupan, titer antibodi, dan indeks fagositosis leukosit benih ikan kerapu cantang yang divaksin dengan vaksin FKC bakteri Vibrio alginolyticus. Penelitian ini dilakukan di Balai Perikanan Budidaya Air Payau Situbondo, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah kontrol negatif, kontrol positif, 0,0125 mg/5 g BB ikan, 0,25 mg/ 5 g BB ikan, 0,5 mg/ 5 BB ikan. Analisis hasil menggunakan ANOVA dan dilanjutkan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian vaksinasi memberikan pengaruh terhadap tingkat kelulushidupan (SR), titer antibody, dan indeks fagositosis benih ikan kerapu cantang. Jumlah tingkat kelulushidupan ikan kerapu cantang yang divaksinasi terbaik yaitu 70,0%, titer antibodi yang divaksinasi terbaik yaitu 298,67, dan indeks fagositosis yang terbaik yaitu 52,67%. Hasil penelitian dengan pemberian vaksin formalin killed cell (FKC) Vibrio alginolitycus dapat memberikan proteksi pada ikan dan penggunaan dosis yang berbeda mampu mempengaruhi tingkat kelulushidupan (SR), titer antibodi, dan indeks fagositosis


                                                                Abstract

Vaccination is an attempt to give-specific endurance through vaccine. Vaccination is used to prevent infectious diseases and effective to control fish diseases such as bacterial attack V. alginolyticus. Observations survival rate (SR) and measurement of antibody titre is a measure of the effectiveness of vaccination, while the level of health of the fish can be seen from the hematology one of which is phagocytic leukocytes. The purpose of this research was to determine the effect of the vaccine Formaldehyde Killed Cell (FKC) Vibrio alginolitycus to increase survival rate (SR), antibody titre, and phagocytic leucocytes cantang grouper (Epinephelus sp.) This research used a completely randomized design with five treatments and three replications. The treatment used is the negative control, the positive control, 0.0125 mg / 5 g BB fish, 0.25 mg / 5 g BB fish , 0.5 mg / 5 BB fish. Analysis of the results using ANOVA and Duncan's Multiple Range Test continued. The results showed that the treatment of vaccination impact the survival rate (SR), antibody titre, and phagocytosis index cantang grouper seed. Total survival rate, antibody titre, and the best phagocytosis index cantang grouper with consecutive values as follows70,0%, 298,67, and 52,67%. This research that used the vaccine formaldehyde killed cells (FKC) Vibrio alginolitycus can provide protection to the fish and the use of different doses capable of affecting the survival rate (SR), antibody titre, and the index of phagocytosis


Keywords


Vaksin FKC, V.alginolyticus, Epinephelus sp. ,Titer antibodi, Fagositosis leukosit

Full Text:

PDF

References


Ain, Q., Sharma, S., Khuller, G. K., & Garg, S. K. 2003. Alginat-based Oral Drug Delivery System For Tuberculosis: Pharmacokinetics and Therapeutic Effect. Departements of Biochemistry and Pharmacology, Postraduate Insitute of Medical Education and Research, Chandigarh. India. Hal 8.

Alifuddin, M. 2002. Imunostimulasi Pada Hewn Akuatik. Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor, Kampus Darmaga, Bogor 16680, Indonesia. Hal 89-90.

Fandina, N. S., Hari, S., & Kismiyati. 2012. Vaksinasi Mikrokapsul Polivalen Vibrio Alginolyticus dan Vibrio Parahaemolyticus Pada Benih Ikan Kerapu Tikus (Cromileptes Altivelis). Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan. Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga, Surabaya. 10 hal.

Kristanto, R. B. 2013. Respon Imun Dan Tingkat Kelulushidupan Benih Ikan Kerapu Tikus Yang Divaksin Secara Oral Dengan Mikrokapsul FKC Bakteri Vibrio alginolyticus Menggunakan Alginat Terhadap Infeksi Vibrio algynolyticus. Skripsi. Fakultas Perikanan Dan Kelautan Universitas Airlangga. Surabaya.

Kusriningrum. 2012. Perancagan Percobaan.Universitas Airlangga. Surabaya

Maswan, N. A. 2009. Pengujian Efektivitas Dosis Vaksin Dna Dan Korelasinya Terhadap Parameter Hematologi Secara Kuantitatif. Skripsi. Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor. Hal 21

Noerbaeti, E. H., Lutfi, M., Istiana, & Syarifuddin. 2009. Pembuatan Vaksin Sederhana Dalam Mengatasi Serangan Bakteri Vibrio. Laporan Kegiatan Perekayasaan. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya. Balai Budiaya Laut Ambon.

Nurhayati, K. S., Endang, S., & Rahayu, E. 2014. Identifiksi dan Prevalensi Ektoparasit Pada Ikan Kerapu Cantang (Ephinephelus Fuscoguttatus-Lanceolatus) Hasil Budidaya Keramba Jaring Apung (Kja) Di Bpbap Situbondo Dan Gundil Situbondo. Universitas Negeri Malang.

Lestari, E. P., Feliatra, & Dessy, Y. 2012. Uji Efektifitas Bakteri Asam Laktat Dalam Mengatasi Vibrio Alginolyticus Pada Ikan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan

JIPK IS INDEXED BY :

 

          

        

          

           

 

 

 

View JIPK Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

 

EDITORIAL  OFFICE

JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN (JIPK) /SCIENTIFIC JOURNAL OF FISHERIES AND MARINE

FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN, UNIVERSITAS AIRLANGGA
Kampus C UNAIR, Jl. Dharmahusada Permai No.330, Mulyorejo,
Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Indonesia. 60115
Telepon: (031) 5911451
Fax. (031) 5965741
Email : jipk@fpk.unair.ac.id

 

 

 This Journal is Supported by