Metode Kognitif dan Behavioral untuk Mengelola Stres dan Rasa Sakit Akibat Cedera pada Atlet Bola Basket

Afif Kurniawan

= http://dx.doi.org/10.20473/jpkm.V2I12017.63-76
Abstract views = 1064 times | views = 1371 times

Abstract


Cedera pada atlet seringkali terjadi dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Demikian pula rasa sakit yang ditimbulkan. Selain mengalami nyeri dan pengobatan medis, aspek psikologis juga secara khas terlihat seperti munculnya rasa cemas, takut, nyeri yang tidak bisa dijelaskan munculnya, hingga hilangnya rasa percaya diri atlet itu sendiri. Performa mereka akan terganggu, bahkan dalam beberapa kondisi karir mereka bisa saja terhenti. Praktisi kesehatan mengungkapkan bahwa rasa sakit tidak hanya dapat dikendalikan dengan metode biochemical atau obat-obatan (drugs), melainkan dengan memodifikasi aspek motivasi dan proses kognisi (Sarafino, 2008). Ini merupakan cara pandang yang sedikit berbeda dan kompleks dimana para psikolog akan terlibat untuk melakukan teknik yang dilakukan untuk membantu klien mampu mengatasi rasa sakit dan rasa tidak nyaman terhadap stressor dengan lebih efektif. Di sisi lain, diharapkan penggunaan metode ini mampu mengurangi penggunaan obat atau zat kimia lain oleh subjek untuk mengatasi rasa sakit. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kesiapan dan kesigapan atlet dalam mengatasi rasa sakit dan stress yang muncul selama bermain basket dan khususnya saat cidera perlu kiranya mengetahui bagaimana penggunaan metode behavioral dan kognitif ini dan pengaruhnya terhadap mereka. Penelitian ini bermaksud mengeksplorasi penggunaan metode behavioral dan kognitif untuk mengendalikan rasa sakit dan stress pada atlet bola basket pro.

Keywords


terapi kognitif behavioral; stres; nyeri; cedera pada atlet basket

Full Text:

PDF

References


Beck, A.T. (1979). Depression: Clinical, Experimental, and Theoretical Aspects. New York: Harper and Row.

Beck, J.S. (1995). Cognitive Therapy: Basics and Beyond. New York: Guilford Press.

Hedgpeth, E. G., & Sowa, C. J. (1998). Incorporating stress management into athletic injury rehabilitation. Journal of Athletic Training, 33(4), 372-374.

Keefe, F. J., & Gil, K. M. (1986). Behavioral concepts in the analysis of chronic pain syndromes. Journal of Consulting and Clinical Psychology, 54(6), 776.

Lubis, N.L. (2009). Depresi: Tinjauan Psikologis. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Rapp, C.M. (2007). Understanding the Career-Ending Injury: A Phenomenological Analysis. Tesis. Department of Health and Kinesiology, Georgia State University. Diakses dari http://digitalcommons.georgiasouthern.edu/etd/81

Rolf, C. (2007). The Sports Injuries Handbook; Diagnosis and Management. London: A&C Black.

Sarafino, E.P. (2008). Health Psychology. Biopsychosocial Interaction. New York: John Wiley & Sons, Inc.

Satiadarma, M. (2000). Dasar-dasar Psikologi Olahraga. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Wagman, D., & Khelifa, M. (1996). Psychological issues in sport injury rehabilitation: current knowledge and practice. Journal of Athletic Training, 31(3), 257-261.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Afif Kurniawan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

INSAN JPKM Telah Terindeks:

     

 

INSAN JPKM Telah Terdaftar Dengan:

p-ISSN:2528-0104 ; e-ISSN 2528-2181

Creative Commons Attribution 4.0 International License

Statistik Jurnal

Lihat Statistik