Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Gangguan Jiwa pada Tenaga Kerja Indonesia yang Mengalami Deportasi di Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara

Ady Irwansyah, Hanafi Muljohardjono, Agustina Konginan

= http://dx.doi.org/10.20473/jps.v7i1.19313
Abstract views = 589 times | downloads = 1384 times

Abstract


Latar Belakang: Tiap tahun ribuan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dideportasi menuju Shelter Nunukan, Kalimantan Utara, dengan status TKI bermasalah terkait legalitas, terlibat konflik kekerasan fisik, masalah gaji, hingga tidak terpenuhinya hak. TKI korban deportasi mengalami gejala gangguan jiwa, yang dicetuskan dan dipengaruhi oleh beberapa faktor potensial.

Tujuan Penelitian: Menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian gangguan jiwa pada TKI yang mengalami deportasi di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Metode Penelitian: Penelitian ini adalah analitik observasional korelasi klinis dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilaksanakan di Shelter, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, selama bulan Februari – Maret 2018. Subyek yang memenuhi kriteria akan diambil datanya secara total sampling melalui instrumen kuesioner dan dianalisis secara statistik.

Hasil Penelitian: Seluruh subyek penelitian, 67 orang, didapatkan  gangguan jiwa, didominasi episode depresif (14,9%), gangguan anxietas menyeluruh (14,9%), dan distimia (13,4%). Hasil Oneway Anova pada variabel religiusitas (Spiritual Well Being; Religious Well Being; Existential Well Being) dan kategori gangguan jiwa, didapatkan berturut-turut nilai p = 0,962; p = 0,853; p = 0,523 (p > 0,05). Hasil uji Fisher’s exact antara variabel tipe kepribadian dengan gangguan kejiwaan didapatkan nilai signifikansi sebesar p=0,306 (p > 0,05). Hasil uji Fisher’s Exact antara variabel dukungan sosial dan gangguan kejiwaan didapatkan nilai signifikansi p=0,686 (p>0,05). Hasil uji Fisher’s Exact variabel stresor psikososial dengan gangguan jiwa, didapatkan nilai signifikansi sebesar p=0,328 (p > 0,05).

Simpulan: Seluruh subyek penelitian didapati mengalami gangguan jiwa dengan tipe yang bervariasi. Tidak didapatkan hubungan antara tipe kepribadian, stresor psikososial, dukungan sosial,daan tingkat religiusitas dengan kejadian gangguan jiwa pada Tenaga Kerja Indonesia yang mengalami deportasi di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.


Keywords


Deportasi, dukungan sosial, gangguan jiwa, religiusitas, stresor psikososial, tenaga kerja, tipe kepribadian

Full Text:

PDF

References


Al-Maskari F, Shah SM, Al-Sharhan R, Al-Haj E, Al-Kaabi K, Khonji D, Schneider JD, Nagelkerke NJ, Bernsen RM. 2011. Prevalence of depression and suicidal behaviors among male migrant workers in United Arab Emirates.J Immigr Minor Health. 6:1027-32.

Arul Chib, Holley A. Wilkin, Sri Ranjini Mei Hua. 2013. International Migrant Workers’ Use of Mobile Phones to Seek Social Support in Singapore. Information Technologies & International Development. Volume 9, Number 4, Winter 2013, 19–34

Badan Pusat Statistik. 2010. Hasil Sensus Penduduk: Kewarganegaraan, Suku Bangsa, Agama, dan Bahasa Sehari-hari Penduduk Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik

Bantekas, Ilias and Lutz Oette. 2013. International Human Rights Law and Practice. New York: Cambridge University Press.

Bernstein K. S., Lee J. S., Park S. Y., dan Jyoung J. P. 2008. Symptom manifestations and expressions among Korean immigrant women suffering with depression. Journal of Advanced Nursing, vol. 61, no. 4, pp. 393–402

Cheng, S. T., & Chan, A. C. M. 2004. The multidimensional scale of perceived social support: Dimensionality and ageand gender differences in adolescents. Personality andIndividual Differences, 37, 1359–1369.

Darthayasa I Nengah, Indah Winarni, Retno Lestari. 2016.. Pengalaman Tenaga Kerja Indonesia (Tki) Yang Mengalami Abuse. Jurnal Ilmu Keperawatan, Vol:4, No.2 No. 2 November 2016

Elfindri & Rimilton Riduan, 2008, Tahapan Pembentukan Kelompok dan Pendamping: Sebuah Rekonstruksi, Jurnal Ipteks Terapan Vol.2 No.2, Koperatis Wilayah X Sumbar, Riau, Jambi & Kepri

Gabriele Prati & Luca Pietrantoni. 2009. Optimism, Social Support, and Coping Strategies As Factors Contributing to Posttraumatic Growth: A Meta-Analysis, Journal of Loss and Trauma, 14:5, 364-388, DOI: 10.1080/15325020902724271

Gaffar, Hulaifah. 2012. Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kinerja Karywan Pada Pt. Bank Mandiri (Persero) Tbk Kantor Wilayah X Makassar. Skripsi. Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin Makassar

Galderisi S et al. Toward a New Definition of Mental Health. Diakses melalui: https://www. Ncbi. Nlm. Nih.gov/pmc/articles/PMC4471980/. Tanggal 19 September 2017

Holloway Margaret. 2007. Spiritual Need and the Core Business of Social Work, The British Journal of Social Work, Volume 37, Issue 2, 1 February 2007, Pages 265 280, https://doi.org/10.1093/bjsw/bcl014

Holmes & Rahe. 1967. The Social Readjustment Rating Scale. Journal of Psychosomatic Research.11:213

International Organization for Migration IOM. 2010. Labour Migration from Indonesia. https://www. iom. Int/jahia/webdav/shared/shared/mainsite/ published_docs/Final-LM-Report English. Pdf

J. S. House, D. Umberson, and K. R. Landis. 1988. Structures and Processes of Social Support. Annual Review of Sociology 1988 14:1, 293-318

John, O. P., Donahue, E. M., & Kentle, R. L. 1991.The Big Five Inventory--Versions 4a and 54. Berkeley, CA: University of California, Berkeley, Institute of Personality and Social Research.

Kaplan & Sadock. 2010. buku ajar psikiatri klinis. Ed Ke- 2. EGC : Jakarta. Hal 230-233

Kementerian Sosial RI. 2015. Perlindungan Sosial Pekerja Migran Bermasalah Melalui Rumah Perlindungan Trauma Center. P3KS Press: Jakarta

Keung Wong Daniel Fu, Grace Leung. 2008. The Functions of Social Support in the Mental Health of Male and Female Migrant Workers in China, Health & Social Work, Volume 33, Issue 4, 1 November 2008, Pages 275–285, https://doi.org/10.1093/hsw/33.4.275

Kompas. Antisipasi Nasib TKI, Malaysia akan gelar razia pekerja asing ilegal, halaman 18.

Maramis. 2009. Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa. Edisi 2. Surabaya: Airlangga.

National Alliance on Mental Illness. 2010. Unemployment. [Online]. http://namimd.org/uploaded_files/20/Unemployment-CostofCuttingMH. Pdf

New York Civil Liberties Union NYCLU. N.d. Immigrants’ Rights are Human Rights: Universal Guarantees of Rights to All People.

Pasiak, Taufik. 2012. Tuhan dalam Otak Manusia: Mewujudkan Kesehatan Spiritual Berdasarkan Neurosains. Bandung: PT Mizan

Patel, Vikram & Kleinman, Arthur. 2003. Poverty and common mental disorders in developing countries. Bulletin of the World Health Organization 2003, 81 (8)

Pawar,B.S. 2009. Individual spirituality, workplace spirituality and work attitudes: An empirical test of direct and interaction effect, Leadership and Organizational Development Journal, Vol. 30, No.8, pp.759-777

Primaldhi, A. 2007. Hubungan antara Trait Kepribadian Neuroticism, Strategi Coping, dan Stres Kerja. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana.

Sheehan DV et al. 1998. The Mini-International Neuropsychiatric Interview (M.I.N.I): The Development and Validation of a Structured Diagnostic Psychiatric Interview for DSM-IV and ICD-10. J Clin Psychiatry 20: 22-23

Stotts, E, I., Ramey, L. (2009). Human Trafficking: A call For Counselor Awareness and Action. Journal of Humanistic Counselig, Education and Development [Online]. Tersedia: http://www.hihbeam. Com

World Bank Group. 2010. World Bank Annual Report. Diakses dari: http://siteresources.worldbank.org/EXTANNREP2010/Resources/WorldBank-AnnualReport2010. Pdf


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Ady Irwansyah, Hanafi Muljohardjono, Agustina Konginan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

 View JPS Stats

INDEXED BY:

      

 

Jurnal Psikiatri Surabaya (e-ISSN: 2716-358X, p-ISSN: 2355-2409) is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.