Hubungan antara Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Pasien dalam Menjalani Terapi Obat Antidiabetes Oral pada Diabetes Mellitus Tipe 2 di Rumah Sakit Universitas Airlangga Tahun 2015

Firda Iragama, Florentina Sustini, Atiah Atiah

= http://dx.doi.org/10.20473/juxta.V9I12017.73-77
Abstract views = 698 times | downloads = 433 times

Abstract


Diabetes Mellitus merupakan penyakit tidak menular yang menduduki peringkat atas di Indonesia, sekitar 9,1 juta penderita dan Indonesia menduduki peringkat ke-5 di dunia.1 Diabetes Mellitus tipe 2 sering terdiagnosis setelah terjadi komplikasi yang salah satunya disebabkan karena ketidakpatuhan dalam check up ke dokter maupun dalam mengkonsumsi obat. Penelitian ini menggunakan metode epidemiologi analitik dengan menggunakan data primer berupa kuesioner dan data sekunder berupa data BPJS khusunya macam obat OAD yang digunakan oleh pasien.Data sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 100 responden.Terdapat 100 data sampel yang digunakan pada penelitian ini.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang tingkat pengetahuan nya baik memiliki kepatuhan yang baik yaitu sebanyak 36 responden dari total 56 responden (64,2%). Hasil uji korelasi Spearmandidapatkan nilai korelasi sebesar 0,423 dan nilai significancy P<0,0001.Kesimpulan dari penelitian ini adalahterdapat Hubungan antara Pengetahuan pasien dengan Kepatuhan dalam mengkonsumsi obat oral anti diabetes Tipe 2.


Keywords


OAD; pengetahuan; edukasi; informasi; kepatuhan

Full Text:

PDF

References


PERKENI (Perkumpulan Endokrinologi Indonesia). Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. 2015. [cited 2015 Jan 26]. from:http://pbperkeni.or.id/doc/konsensus.pdf

Darmawan, Wati S. Pendidikan Kesehatan. Jakarta: TIM Press; 2008

Azwar S. Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. 2nd ed. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Pelajar; 2009.

Notoatmodjo S. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2003

Setyani, Endang. Hubungan Pengetahuan dan Sikap tentang Diabetes Melitus dengan Kepatuhan dalam Melaksanakan Diet pada Pasien Diabetes Melitus di BRSD RAA Soewondo Kabupaten Pati. Universitas Muhammadiyah. Semarang. 2008

Sowers JR, Epstein M, Frohlich E. Diabetes, Hypertension and Cardiovascular: An Update. Journal of American Heart Association. 2001; 37: 1053-9.

Niven. N. Psikologi Kesehatan: Pengantar Untuk Perawat & Profesional Kesehatan Lain. Ed 2. Jakarta: EGC. 20008.

Mandagi, A.M. Faktor yang Berhubungan dengan Status Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus di Puskesmas Pakis Kecamatan Sawahan Kota Surabaya. 2010. (Online) http://www. alumni.unair.ac.id/kumpulanfile/pdf

Goodman, Gilman’s. Dasar Farmakologi Terapi. Jakarta:EGC; 2014. 956 p.

Saifunurmazah,D. Kepatuhan Penderita Diabetes Mellitus dalam Menjalani Terapi Olahraga dan Diet. Universitas Negeri Semarang. 2013

American Journal of Health System Pharmacists. Guidelines of Pharmacist. Conducted Patient Education and Counseling. 1997; 54: 431-4.

Lopez JR. New Perspectives in the Management of Type 2 DM. Clinical Trends in Pharmacy Practice. 2000; 14(3): 5,7.

Calomo J. The Shared-Care Approach to Disease Management for Diabetes. Current Diabetes Care. 2001; 2(1): 7-10.

Phitri,HE., Widyaningsih. Hubungan antara Pengetahuan dan sikap penderita diabetes melitus dengan kepatuhan diet diabetes melitus di RSUD AM. Parikesit Kalimantan Timur, Volume 1, No 1, Mei 2013, 58 –74.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 JUXTA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Universitas Airlangga

INDEXED BY:

   

         

Creative Commons License

JUXTA (p-ISSN: 1907-3623, e-ISSN: 2684-9453) is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 View JUXTA Stats