PROFIL CEA DAN CA 15-3 PASIEN KANKER PAYUDARA DI POLI BEDAH ONKOLOGI RSUD DR.SOETOMO SURABAYA

Rahma Isti Kusyadi, Florentina Sustini, Eddy Herman Tanggo

= http://dx.doi.org/10.20473/juxta.V7I12015.37-40
Abstract views = 9 times | downloads = 84 times

Abstract


Kanker payudara adalah suatu keganasan penyebab kematian terbanyak pada wanita di Indonesia. Kanker payudara dibagi menjadi beberapa stadium, diantaranya yang banyak ditemukan di RSUD Dr. Soetomo periode November – Desember 2013 serta Januari 2014 adalah kanker payudara stadium 0, I, IIA, IIIA, IIIB, IIIC dan IV. Semakin tinggi stadium maka kanker semakin menyebar dan prognosa pasien tidak cukup baik. Tumor marker diperiksa dengan tujuan untuk mengetahui pasien menderita suatu keganasan atau tidak sekaligus untuk mengetahui prognosa pasien tersebut. Tumor marker yang diperiksa di RSUD Dr. Soetomo adalah CEA dan Ca 15-3. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil tumor marker pasien dan frekuensi distribusi yang meliputi umur, jumlah anak, dan lama penggunaan KB. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan variabel umur, jumlah anak, dan lama penggunaan KB. Data diambil dari rekam medis pasien kanker payudara di RSUD Dr. Soetomo sejumlah 46 dan diolah dengan frekuensi distribusi dan tabulasi silang. Kadar Ca 15-3 abnormal paling banyak pada pasien umur 51-69 tahun, pasien dengan jumlah anak 1-2, dan pasien dengan lama penggunaan KB 121-372 bulan. CEA abnormal paling banyak pada pasien umur 41-50 tahun, pasien dengan jumlah anak 0, dan pasien dengan lama penggunaan KB 121-372 bulan. Perlu penelitian analitik lebih lanjut untuk mengetahuinya.

Keywords


Kanker payudara; tumor marker; stadium; umur; anak; KB

Full Text:

PDF

References


Sukowati, E.G. 2011. Pengaruh Pemberian Eicosapentaeonic Acid (EPA) terhadap Jumlah Sel T CD4 pada Paien Karsinoma Mamae Stadium III yang Mendapatkan Kemoterapi [online] Diakses dari:http://eprints.undip.ac.id/33602/[Pada tanggal 10 Mei 2013].

Globocan, 2008. Cancer Fact Sheet [online] (updated 2008) Diakses dari:http://globocan.iarc.fr/[Pada tanggal 8 Juni 2013].

Universitas Sumatera Utara, 200?. Sine loco [online] Diakses dari:http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/37087/3/Chapter%20II.pdf [Pada tanggal 7 Oktober 2014].

Effendi dkk, 2012. Pengaruh Kemoterapi terhadap Kadar Ca 15-3 dan CEA dalam Darah Penderita Kanker Payudara Stadium Lanjut [online] Diakses dari:http://pasca.unhas.ac.id/jurnal/files/1bcc0503d465d868fb3a83af1642606f.pdf [Pada tanggal 28 Desember 2014].

American Cancer Society, 2014. Breast Cancer [online] Diakses dari: http://www.cancer.org/cancer/breastcancer/detailedguide/breast-cancer-risk-factors[Pada tanggal 13 Oktober 2014].

Duffy, M.J. 2006. Serum Tumor Markers in Breast Cancer: Are They of Clinical Value?[online] . Diakses dari: http://www.clinchem.org/content/52/3/345.full [Pada tanggal: 13 Oktober 2014}.

McGing, dkk. 2010. Guidelines for the use of tumour markers[online]. Dikutip dari: http://www.acbi.ie/Downloads/Guidelines-for-the-Use-of-Tumour-Markers-2005.pdf. [Pada tanggal: 28 Desember 2014]


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2015 JUXTA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Universitas Airlangga

INDEXED BY:

   

         

Creative Commons License

JUXTA (p-ISSN: 1907-3623, e-ISSN: 2684-9453) is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 View JUXTA Stats