GAMBARAN FAKTOR RISIKO PASIEN KANKER SERVIKS DI RSUD DR. SOETOMO SURABAYA

Kanker serviks faktor risiko paritas hubungan seksual usia dini

Authors

August 2, 2020

Downloads

Kanker serviks adalah salah satu keganasan ginekologi yang paling banyak ditemukan pada wanita, meskipun demikian kanker serviks merupakan penyakit yang dapat dicegah. Diketahui terdapat beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan angka kejadian kanker serviks. Menghindari faktor risiko dapat mengurangi risiko terjadinya kanker serviks, sedangkan pencegahan dapat dilakukan dengan skrining rutin (pap smear) dan vaksinasi HPV. Tujuan dari penelitian retrospektif ini adalah untuk mengamati distribusi faktor risiko kanker serviks seperti jumlah paritas tinggi dan usia muda saat pertama kali berhubungan seksual. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasional dengan desain cross sectional. Data diambil dengan melakukan wawancara kepada 80 subjek, diambil secara acak, dari pasien kanker serviks yang menjalani pengobatan di Poli Onkologi Satu Atap (POSA) RSUD Dr. Soetomo Surabaya selama 14 hari. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar insidens (42,5%) terjadi pada kelompok usia 51-60 tahun. Mayoritas pasien terdiagnosis pada stadium lanjut kanker serviks, yaitu stadium IIIB (50%) dan stadium IIB (45%). 63,7% dari pasien memiliki jumlah paritas tinggi (>2). 65% pasien melakukan hubungan seksual pertama kali sebelum berusia 20 tahun. 48% pasien terpapar rokok baik aktif maupun pasif sepanjang hidupnya dan 80% pasien memiliki riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal. Hanya terdapat 15% pasien yang menyatakan pernah menerima edukasi sebelumnya tentang kanker serviks dan 95% dari pasien mengaku belum pernah melakukan Pap smear sebelum terdiagnosis kanker serviks.