Studi Deskriptif: Tingkat Nomophobia (No Mobile-Phone Phobia) Pada Mahasiswa Keperawatan Itkes Wiyata Husada Samarinda

Siti Kholifah, Idham Khalid, Rusdi Rusdi

= http://dx.doi.org/10.20473/pnj.v2i2.22400
Abstract views = 81 times | downloads = 32 times

Abstract


Latar Belakang: Nomophobia (no mobile-phone phobia) merupakan kecemasan situasional yang dihadapi mahasiswa jika tidak menggunakan smartphone. Mahasiswa yang memiliki tingkat nomophobia tinggi akan selalu merasakan cemas berlebihan karena sangat ketergantungan terhadap smartphone. Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat nomophobia pada mahasiswa keperawatan ITKes Wiyata Husada Samarinda.

Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif melalui pendekatan survey. Populasi penelitian sebanyak 317 mahasiswa keperawatan tingkat I, II dan III ITKes Wiyata Husada Samarinda tahun ajar 2019/2020. Sampel penelitian sebesar 177 responden dengan teknik proportionate random sampling. Kuesioner yang digunakan NMP-Q (Nomophobia Questionnaire). Data dianalisis menggunakan analisis univariat.

Hasil: Penelitian menunjukan bahwa 89 responden (50,3%) tingkat nomophobia tinggi dan 88 responden (49,7%) dengan tingkat nomophobia rendah. Dimensi nomophobia yang dialami mahasiswa merasa tidak bisa berkomunikasi sebanyak 64 responden (36%), ketakutan dan merasa kurang nyaman 48 responden (27%), tidak dapat mengakses informasi 35 responden (20%) dan kehilangan sinyal 30 responden (17%).

Kesimpulan: Setengah dari mahasiswa keperawatan ITKes Wiyata Husada Samarinda mengalami tingkat nomophobia tinggi yang cenderung kepada dimensi tidak bisa berkomunikasi karena smartphone merupakan alat yang mempermudah komunikasi tanpa dibatasi jarak dan waktu sehingga menjadikan mahasiswa memiliki ketergantungan tinggi dan akan merasakan cemas berlebihan jika tidak bisa berkomunikasi dengan smartphone. Saran: Diharapkan bagi Institut agar dapat memberi edukasi kepada mahasiswa terkait dengan nomophobia melalui pemberdayaan pembimbing akademik.


Keywords


kecemasan; mahasiswa; nomophobia

Full Text:

PDF

References


Boham, A., & Rondonuwu, S. A. (2017). Penggunaan Smartphone Dalam Menunjang Aktivitas Perkuliahan Oleh Mahasiswa Fispol Unsrat Manado. E-Journal Acta Diurna, VI(2), 1–15.

Bragazzi, N. L., & Del Puente, G. (2014). A Proposal for Including Nomophobia in the new DSM-V. Psychology Research and Behavior Management. https://doi.org/10.2147/PRBM.S41386

Darvishi, M., Noori, M., Nazer, M. R., Sheikholeslami, S., & Karimi, E. (2019). Investigating Different Dimensions of Nomophobia among Medical Students: A Cross-Sectional Study. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 7(4), 572–577.

Gezgin, D. M., & Çakır, Ö. (2016). Analysis of nomofobic behaviors of adolescents regarding various factors. Journal of Human Sciences, 13(2), 2504. https://doi.org/10.14687/jhs.v13i2.3797

Gutiérrez-Puertas, L., Márquez-Hernández, V. V., São-Romão-Preto, L., Granados-Gámez, G., Gutiérrez-Puertas, V., & Aguilera-Manrique, G. (2019). Comparative study of nomophobia among Spanish and Portuguese nursing students. Nurse Education in Practice, 34, 79–84. https://doi.org/10.1016/j.nepr.2018.11.010

Jumiati, & Mustikawati, N. (2019). Gambaran Nomophobia pada Mahasiswa Keperawatan Akibat Penggunaan Smartphone di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Jurnal Keperawatan. https://doi.org/.1037//00332909.I26.1.78

KOMINFO. (2017). Survei Penggunaan Media Teknologi Informasi dan Komunikasi Kota Samarinda .

Kusuma, P. E. (2016). Stres Pengasuhan dan Nomophobia pada Orangtua.

Lee, K. E., Kim, S. H., Ha, T. Y., Yoo, Y. M., Han, J. J., Jung, J. H., & Jang, J. Y. (2016). Dependency on smartphone use and its association with anxiety in Korea. Public Health Reports, 131(3), 411–419. https://doi.org/10.1177/003335491613100307

Mulyar, B. K. (2016). Dinamika Adaptif Penggunaan Smartphone Mahasiswa Fisip Universitas Airlangga Di Kota Surabaya, (3), 489–503. Retrieved fromhttp://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-auna22b9673af2full

Nursalam. (2017). Metodelogi penelitian keperawatan. Pendekatan Praktis.Jakarta: Salemba Medika.

Park, N., & Lee, H. (2014). Nature of Youth Smartphone Addiction in Korea. Journal of Communication Research.

Pavithra MB, Suwarna Madhukumar, M. M. (2015). a Study on Nomophobia - Mobile Phone Dependence , Among Students of a Medical College in Bangalore. National Journal of Community Medicine. https://doi.org/eISSN : 2229 6816

Pradana, P. W. (2016). Perancangan Aplikasi Liva Untuk Mengurangi Nomophobia Dengan Pendekatan Gamifikasi. Jurnal Teknik ITS, 5(1). https://doi.org/10.12962/j23373539.v5i1.14420

Sudarji, S. (2017). Hubungan Antara Nomophobia Dengan Kepercayaan Diri. Psibernetika, 10(1), 51–61. https://doi.org/10.30813/psibernetika.v10i1.1041

Triwahyuni, N. N. I. (2019). Dinamika Penderita Nomophobia Berat. E-Prints Umm.

Wahyuni, R. (2017). Hubungan Intensitas Menggunakan Facebook dengan Kecenderungan Nomophobia pada Remaja correlation of facebook use intensity with tendency becoming nomophobia on adolescent. Jurnal Psikologi, 13(1), 22–29.

Widyastuti, D. A., & Muyana, S. (2018). Potret Nomophobia (No Mobile Phone Phobia) di Kalangan Remaja. Jurnal Fokus Konseling, 4(1), 62. https://doi.org/10.26638/jfk.513.2099


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Psychiatry Nursing Journal (Jurnal Keperawatan Jiwa)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This journal is indexed by:

 

 

 

This journal is published by:

 

Faculty of Nursing Universitas Airlangga

 

Creative Commons License

This journal (p-ISSN:2656-3894e-ISSN:2656-4637) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

View My Stats