Studi Penurunan Logam Berat Cu2+ dan Cd2+ dengan Menggunakan Limbah Kulit Pisang Kepok (Musa acuminate)

Abdul Hakim

= http://dx.doi.org/10.20473/bsn.v18i1.3020
Abstract views = 307 times | views = 373 times

Abstract


Abstrak

Pengolahan limbah logam berat umumnya dilakukan menggunakan bahan-bahan biologi sebagai adsorben.. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan penurunan kadar logam berat tembaga (Cu2+) dan kadmium (Cd2+) menggunakan limbah kulit pisang kepok (Musa acuminate). Hasil penelitian  menunjukkan persentase rata-rata penurunan kadar logam berat Cu2+ masing-masing pada penyaringan pertama dan kedua dengan kulit pisang yang di alkalisasi NaOH sebesar 62,40% dan 47,78%, sedangkan pada kulit pisang tanpa NaOH 25,44% dan minus 8,17%. Pada logam berat Cd2+ untuk masing-masing penyaringan pertama dan kedua dengan kulit pisang yang dialkalisasi dengan NaOH diperoleh persentase penurunan sebesar 99,21 dan 99,18%, sedangkan dengan kulit pisang  tanpa NaOH didapatkan persentase penurunan 99,18% dan 99,08%.  

Kata Kunci: logam berat, Cu2+, Cd2 +, Musa acuminata, NaOH


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Anggraini, D. 2007. Analisis Kadar Logam Berat Pb, Cd, Cu dan Zn pada Air Laut, Sedimen dan Lokan (Geloina coaxans) di Periaran Pesisir Dumai, Riau.

Fakultas Perikanan. UNRI. Pekanbaru. Tesis

Ashraf, MA., Maah, MJ., Yusoff, I., 2010. Study of Banana peel (Musa sapientum) as a Cationic Biosorben, American-Eurasian J. Agric and Environ. Sci : 7-17

Basset, J., Denney, R.C., Jeffery, G.H dan Mendham, J. 2004. Buku Ajar Vogel kimia analisis kuantitatif, edisi keempat, terjamahan Hadyana Pudjahatmaka. Jakarta : EGC

Castro, R. S. D., Caetano, L., Farreina, G., Padilha, P. M., Saeki, M. J., Zara, L. F., Martines, M. A. U., and Castro, G. R. (2011) Banana Peel Applied to The Solid Phase Extraction off Copper and lead From river water: Preconcentration of Metal Ions With a Fruit Waste. Industrial and Engineering Chem Res. 50 (6) : 3446-3451. Retrieved from puns.acs.org/IECR, Diakses 24 Desember 2015

Charlena, 2004 Pencemaran Logam Berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) Pada Sayur-sayuran. Falsafah Sain (PSL 702) Program Pascasarjana/S3/ Institut Pertanian Bogor : 3

Darmono, 1995. Logam Dalam Sistem Biologi Makhluk Hidup. UI Press. Jakarta

Darmono, 2004. Lingkungan Hidup dan Pencemaran, Hubungannya dengan Toksisitas Logam Senyawa. UI Press. Jakarta : 55-56, 65-69

Dewanti, 2008. Limbah Kulit Pisang Kepok Sebagai Bahan Baku Pembuatan Etanol. UPN Veteran. Jawa Timur : 6

Farmakope Indonesia IV, 1995, Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Widjaya, 2013. Penurunan Kadar Logam Tembaga (Cu2+) Dalam Air Dengan Menggunakan Variasi Jenis Kulit Pisang. Universitas Muhammadiyah Semarang. Tesis

Hewett, Emma., 2011. Banana Peel Heavy Metal Water Filter. STEM Research. https://id.scribd.com/document/101530616 /Banana- Peel. Diakses 19 November 2015 : 1-14

Keputusan Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan hidup Nomor 06, 2007. Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha Dan/Atau Kegiatan Pengelolaan Hasil Perikanan. Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup, Jakarta

Keputusan Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan hidup Nomor 02, 1998. Penetapan Baku Mutu Lingkungan. Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup, Jakarta

Khalil, H.P.S., Alwani, M., Mohd, A.K., 2006. Chemical composition, anatomy, lignin distribution, and cell wall structure of Malaysian plant waste fibers. BioResearch 1 : 220–232.

Khasanah, M, 1998. Metode Analisis Tembaga (II) Dalam Air Laut Secara Spektrofotometri Serapan Atom Melalui Ekstraksi Dengan 1-(2 pyridylaze-2-naftol)-n-butanol, Universitas Airlangga, Surabaya, 3(2) : 29-34

Kupchick, L. A., Kartel, N. T., Bogdanov, E. S., Begdanova, O. V., and Kupchick, M. P, 2005. Chemical Modification of Pectin To Improve it’s Sorption Properties. Rusian J 79(3) : 457

Marganof, 2007. Pengaruh Penambahan Tepung Kulit Pisang Raja (Musa paradisiaca) Terhadap Daya Terima Kue Donat. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor : J 1-3

Palar, H. 2008. Pencemaran dan Toksilogi Logam Berat, edisi kedua. Jakarta. Rineka Cipta : 10-62

Pemerintah Republik Indonesia, 2010. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 01 Tahun 2010 Tentang Tata Laksana Pengendalian Pencemaran Air, Jakarta.

Pemerintah Republik Indonesia, 2001. Peraturan Pemerintah No 82/2001 tentang pengelolaan kualitas air dan pencemaran air.

Sanusi, H, 2006. Kimia Laut. Proses Kimia Fisika dan Interaksinya Dengan Lingkungan. Pratono T, Supriyono E,. Editor. Institut Pertanian Bogor : 188

Siska, 2009. Kandungan Logam Tembaga (Cu) dalam Enceng Gondok (Eichhornia crassipes Solms), Perairan dan Sedimen Berdasarkan Tata Guna Lahan di Sekitar Sungai Banger Pekalongan (Siska Setyowati, Nanik Heru Suprapti dan Erry Wiryani) Lab. Ekologi dan Biosistematik, Jurusan Biologi, Fakultas MIPA.Universitas Diponegoro : J 1-2

Sony, 2009. Penentuan Kadar Logam Seng (Zn) dan Tembaga (Cu) Dalam Air PAM Hasil Penyaringan Yamaha Water Purifier Tipe Drinking Stand. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Sumatra Utara. Medan : J 1, 6-7

Sugiharto, 1987. Dasar-Dasar Pengelolaan Air Limbah, Universitas Indonesia Press, Jakarta.

Sutrisno, C., Totok, Ir, 2004. Teknologi Penyediaan Air Bersih. Cetakan Kelima. Jakarta. Rineka Cipta : 8, 12-20, 26-32

Vargas K.K., Monica C.L, Silvia R.T., Erick R.Bandala and Jose Luis S.S, 2011. Biosorption of heavy metals in polluted water, using different waste fruit cortex. Grupo de Investigación en Energía y Ambiente, Universidad de Las Américas, Mexico. Physics and Chemistry of the Earth : ELSEVIER: 37-39

Nugraha , 2009. Kandungan Logam Berat Pada Air dan Sedimen di Perairan Socah Dan Kwanyar Kabupaten Bangkalan. Jurnal. Jurusan Ilmu Kelautan Universitas Trunojoyo : 158-164

Widowati.W, 2006. Efek Toksik Logam Pencegahan dan Penanggulangan Pencemaran. Yogyakarta : Penerbit Andi


Refbacks

  • There are currently no refbacks.