BEBERAPA FAKTOR PENYEBAB GANGGUAN FAAL PARU PADA PENJUAL UNGGAS DI PASAR BURUNG KUPANG SURABAYA

Fariz Zuvil Arganata

= http://dx.doi.org/10.20473/ijosh.v5i1.2016.31-40
Abstract views = 722 times | views = 990 times

Abstract


Poultry sellers is one of the jobs potentially impaired pulmonary function. Impaired pulmonary function status of workers caused by external factors and internal factors. The aim of this research was to identify factors which cause impaired pulmonary function the poultry sellers in bird market in Kupang Surabaya. This research used cross sectional design. Data obtained by the measurements, examination and questionnaire. The sample of this research is 20 respondents which drawn from 10% of the total population. Data were analyzed by cross tabulation. The measurements result of dust levels, SO2, NO2, NH3 and H2S respectively 0.3848 mg/m3, 0.0047 mg/m3, 0.0207 ppm, 0.0638 ppm, 0.0002 ppm were below the TLV. Pulmonary function test results of 20 respondents, there were 13 (65%) of respondents have normal status of pulmonary function and 7 (35%) of respondents impaired pulmonary function with details of 4 (20%) of respondents mild obstruction, 1 (5%) of respondents restriction mild and 2 (10%) of respondents mixture. The conclusion of this study are the pulmonary status of respondents in Surabaya Kupang bird market not affected by external factors such as exposure to gas and dust, but affected by internal factors such as age, years of service, and years of smoking history. There is no association between the nutritional status of respondents with pulmonary function status. Respondents should reduce cigarette consumption and conduct regular health checks.

Keywords: pulmonary function status, sellers poultry, bird market


Full Text:

PDF

References


Amin, M. 1996. Penyakit Paru Obstruktif Menahun: Polusi Udara, Rokok dan Alfa-1-antitripsin. Cetakan pertama. Airlangga University Press. Surabaya.

Arganata, F.Z. 2015. Status Faal Paru dan Faktor yang Mempengaruhinya pada Penjual Unggas di Pasar Burung Kupang Surabaya. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat Unair: Surabaya.

Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular (BBTKL dan PPM). 2007. Data Pengukuran Kualitas Udara di Kota Surabaya Tahun 2006–2007. Surabaya: Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan.

Damayanti T., Yunus. F., Ikhsan M., Sutjahyo K. 2007.

Hubungan Penggunaan Masker dengan Gambaran Klinis, Faal Paru dan Foto Toraks Pekerja Terpajan Debu Semen. Majalah Kedokteran Indonesia. Volume: 57, Nomor: 9, September 2007.

Gay, L.R., Diehl, P.L. 1992. Research Methods for Business and Management. Mac Milan Publishing Company. New York.

Kemenakertrans RI. 2011. Permenakertrans No.13/MEN/X/2011 Tentang Nilai Ambang Batas Faktor Fisika dan Faktor Kimia di Tempat Kerja. Jakarta.

Milos, N., Imamkhasani, S. 2005. Fundamental of Chemical Safety and Major Hazard Control. Jakarta.

Muis M., Syamsiar R., dan Arifah R. 2008. Studi Kapasitas Paru pada Karyawan Departemen Produksi Semen PT. Semen Tonasa Pangkep. Jurnal MKMI. Vol. 4 (No. 1): hal. 41.

Mukono, H.J. 1997. Pencemaran Udara dan Pengaruhnya terhadap Gangguan Saluran Pernapasan . Airlangga University Press. Surabaya.

Munawar, S. 2014. Analisis Pengaruh Paparan Debu Kayu terhadap Faal Paru. Tesis: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga.

Nugraheni, S. 2004. Analisis Faktor Risiko Kadar Debu Organik di Udara terhadap Gangguan Fungsi Paru pada Pekerja Industri Penggilingan Padi di Kab. Demak. Tesis: Universitas Diponegoro.

Nurbiantara, S. 2010. Pengaruh Polusi Udara Terhadap Fungsi Paru Pada Polisi Lalu Lintas di Surakarta. Skripsi: Fakultas Kedokteran UNS. Surakarta.

Sari, N.E. 2011. Kualitas Udara Ambien Di Terminal Joyoboyo. Jurnal. Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga

Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT). 2001. Pola Penyebab Kematian di Indonesia. Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta

Suma’mur. 2009. Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (Hiperkes). Sagung Seto. Jakarta.

Umar, H. 2013. Faktor yang Memengaruhi Kapasitas Paru Peternak Ayam (Studi Pada Peternakan Ayam CV. Maluo Jaya Dan Peternakan Ayam Rizky Layer Kabupaten Bone Bolango). Skripsi. Fakultas Ilmu Kesehatan Dan Keolahragaan. Universitas Negeri Gorontalo.

West, J. 2010. Patofisiologi Paru Esensial. EGC.

Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Fariz Zuvil Arganata



 

View IJOSH Stats  

In collaboration with:

Asosiasi Hiperkes dan Keselamatan Kerja Indonesia (AHKKI) Wilayah Jawa Timur 

MOU dengan AHKKI

This Journal is Indexed By: