Risk Factors Correlated with Incidence of Low Birth Weight Cases

Anjas Dwi Purwanto

= http://dx.doi.org/10.20473/jbe.V4I32016.349-359
Abstract views = 1289 times | views = 2412 times

Abstract


The infant with Low Birth Weight (LBW) was one of the risk factors that contributed to the high infant mortality, especially in the neonatal period. About 17% from 25 millions birth each year in the world are infant with LBW. LBW could be caused by multifactor that were maternal factors (maternal age, birth interval, parity, anemia), social-economic and behaviour, fetus factor, placental factor, and environmental factor. The research aims was to analyze the risk factors correlated with incidence of LBW. This research was an observational  research with case-control design. The number of samples in this research were 120 mothers who delivered in working area of RSIA Kendangsari in 2014. The subjects were selected used systematic random method. The independent variabels in this research were maternal age, education level, employment status, birth interval, parity, age pregnancy, multiple pregnancy, hypertension, and anemia, while the dependent variable in this research was LBW. Based on correlation analysis used Chi-square test showed there were not significant correlation (p>0,05) between birth interval and parity with LBW cases and there were significant correlations (p<0,05) between age pregnancy, hypertension during pregnancy and anemia with LBW cases. Odds Ratio (OR) were 13,571 on age pregnancy, 2,224 on multiple pregnancy,2,753 on hypertension and 4,030 on anemia. The conlusion showed that the risk factors of LBW cases were age pregnancy, multiple pregnancy, hypertension and anemia. While maternal age, education level, employment status, birth intervaland parity were not had any correlation with LBW cases.

Keywords: LBW, risk factors, babies, maternal, pregnancy


Full Text:

PDF

References


REFERENSI

Albugis, Djamilah. 2008. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Jembatan Serong Kecamatan Pancoran Mas Depok Jawa Barat. Depok : Program Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Amalia, L. 2011. Faktor Risiko Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSU Dr. MM Limboto Kabupaten Gorontalo. Sainstek, 6(3), pp. 41-231.

Bawazier L.A. 2008. Hipertensi pada Kehamilan: Kajian pada Anemia Defisiensi. Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Chuku, Stella Nwenebunha. 2008. Low Birth Weight in Nigeria : Does Antenatal Care Matter? Journal of Arts in Development Studies, Institute of Social Study Netherland, Vol 12 : 66-71.

Departemen Kesehatan RI .2007. Pedoman Pelayanan Antenatal. Jakarta.

Depkes R.I., 2002. Ibu Sehat, Bayi Sehat. Jakarta : Pusat Penyuluhan Kesehatan Masyarakat.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. 2012. Profil Kesehatan Jawa Timur Tahun 2012. Surabaya : Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. 2013. Profil Kesehatan Jawa Timur Tahun 2013. Surabaya : Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. 2014. Profil Kesehatan Jawa Timur Tahun 2014. Surabaya : Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Festy, Pipit. 2010. Analisis Faktor Risiko pada Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Kabupaten Sumenep. Surabaya : Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Kemenkes RI, 2010. Riset Kesehatan Dasar Indonesia 2010. Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Kemenkes RI, 2013. Profil Kesehatan Indonesia 2012. Jakarta : Pusat Data dan Informasi Kesehatan.

Kemenkes RI, 2014. Riskesdas 2013. Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI.

Ladewig, W Patricia, et all. 2013. Asuhan Keperawatan Ibu Bayi Baru Lahir. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Manuaba, IBG, 2010. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Maryunani, Anik, 2013. Asuhan Bayi dengan Berat Lahir Rendah. Jakarta : Trans Info MediaMurti, B., 2007. Prinsip dan Metode Riset Epidemiologi. Yogyakarta : Gajah Mada University Press.

Notoatmodjo, Soekidjo, 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Pantiawati, I., 2010. Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah. Yogyakarta : Nuha Medika.

Purnomo, M.S., dan Putro, G., 2008. Risiko Terjadinya Berat Bayi Lahir Rendah Menurut Determinan Sosial, Ekonomi dan Demografi di Indonesia. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan Puslitbang Sistem dan Kebijakan Kesehatan Depkes RI, Surabaya, Vol. 12 No.2 : 127-132.

Prawiroharjo, S., 2010. Ilmu Kebidanan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaks Sarwono Prawiroharjo.

Saraswati, 2006. Faktor Kesehatan Reproduksi Ibu Hamil dan Hubungannya dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di Kota Sukabumi Tahun 2005-2006. Jurnal Kesehatan Masyarkaat Nasional, Volume 1 No.3, pp.106-111.

Simartama, Oster Suriani, 2010. Hubungan Kualitas Pelayanan Antenatal Terhadap Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di Indonesia (Analisis DataSekunder Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia Tahun 2007. Tesis. Depok : Universitas Indonesia.

Sugiyarto, dkk. 2001. Faktor Risiko BBLR dan Kelangsungan Hidupnya di Puskesmas Bandongan Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Berita Kedokteran Masyarakat, VII(2) : 1-6.

Sumarmi S, dkk. 2000. Pengaruh Intevensi Seng (Zn) pada Ibu Hamil Terhadap Status Seng dan Berat Badan Bayi yang Dilahirkan. Forum Ilmu Kesehatan Masyarakat. Thn. XIX No. 19 : 58-67.

Takziah, Misna, 2013. Determinan Epidemiologi Kejadian BBLR pada Daerah Endemis Malaria di Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. Tesis. Surabaya : Universitas Airlangga : 21-56.

Widyastuti, Puji, 2009. Faktor-Faktor Risiko Ibu Hamil yang Berhubungan dengan Kejadian BBLR (Studi Kasus di Wilayah Kerja Pusksesmas Ampel I Boyolali Tahun 2008. Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Yuliva, dkk. 2009. Hubungan Status Pekerjaan Ibu dengan Berat Lahir Bayi di RSUP dr. M. Djamil Padang.Berita Kedokteran Masyarakat : Vol 25, No. 2

Siza. J.E., 2009. Risk Factors Associated With Low Birth Weight of Neonates Among Pregnant Women Attending A Referral Hospital in Northen Tanzania. National Institute of Medical Research, Mwanza Research Centre. Tanzania Journal of Health Research, Vol. 10. No.1.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




    

    

    
 
                                                                    Creative Commons License
JBE by Universitas Airlangga is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International
                                                                          License.

                                          Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga

                                                         Kampus C Universitas Airlangga

                                        Jl. Mulyorejo Kampus C Unair, Surabaya 60115, Indonesia.

                                            E-mail: jbepid@gmail.com / jbe@fkm.unair.ac.id

                                                            Phone: +62 877-3928-1082

 

Visit JBE Stats