Risk Analysis of Typhoid Fever Based on Personal Hygiene and Street Food Consumption Habit at Home

Hilda Nuruzzaman, Fariani Syahrul

= http://dx.doi.org/10.20473/jbe.V4I12016.74-86
Abstract views = 2943 times | views = 4182 times

Abstract


Typhoid fever is disease caused by Salmonella typhi bacteria transmission trought contaminated food and drink. Data from RSUD dr. Abdoer Rahem showing that from 2011–2013 typhoid fever case always increase and often happened to children age 5–14 years old. The objective research to analysis risk factor of typhoid fever according to snacking habit at school and at house of children age 7–12 years old. This research was observasional case control study. Data for case in this research are taken from medical record of ‘Unit Teratai’ for the past 1 year in RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo, whereas for control are case group. There are eighty person taken for this research as sample. This result was the risk of typhoid fever children which has habit of hand washing had after defecation at home OR 3.67 (1.29 < OR < 10.64), children which has habit of hand washing before eating had OR 4.33 (1.54 < OR < 12.44), children with short dirty fingernails had OR 7.79 (1.46 < OR < 46.18) frequent street food consumption OR 3.89 (1.39 < OR < 11.06), buy snack at food street OR 3.95 (1.40 < OR < 11.30), buy some snack with packing had OR 3.5 (1.26 < OR < 9.38). The conclusion is that habit hand washing after defecation, habit hand washing before eating, short dirty fingernail, frequent food street consumption, buy food street and buy some food with sealed packing can secrease the risk of typhoid fever for children age 7–12 years

Keywords: typhoid fever, risk factor of typhoid fever, personal hygiene, street food consumption habit


Full Text:

PDF

References


Ade. 2012. Hubugan Antara Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Demam Tifoid Terhadap Kebiasaan Jajan Anak Sekolah Dasar. Semarang: Universitas Diponegoro: 12-14

Adriani, Wirjatmadi. 2012. Pengantar Gizi Mayarakat. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Astuti. 2010. Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Demam Tifoid Pada Anak. Skripsi. Surabaya: Universitas Airlangga

Artanti. 2013. Hubungan antara Sanitasi Lingkungan, Higiene Perorangan, dan Karakteristik Individu dengan Kejadian Demam Tifoid di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang Tahun 2012. Skripsi.Semarang. Universitas Semarang

BPOM.2007. Acuan Label Gizi Produk Pangan.www.pom.go.id diakses pada tanggal 3 juni 2015

Budiarto, Anggraeni. 2012. Pengantar Epidemiologi. Jakarta :EGC

Dian.2007. Studi Biologi Molekuler Resistensi Salmonella Typhi Terhadap Kloramfenikol.ADLN Digital Colections

Departemen Kesehatan RI. 2009. Sistem Kesehatan Nasional.Jakarta

Gaman, Sherrington.1994. Mikrobiologi Pada Air Susu.Jakarta: Erlangga

Kementrian Kesehatan RI. 2012. Antisipasi Penyakit Menular Saat Banjir. Jakarta

KMK RI. 2006. Pedoman Pengendalian Demam Tifoid. Jakarta: Depkes RI

Muliawan, Moehario, Sudarmono. 2000. Validitas Pemeriksaan Uji Aglutinin O dan H, Salmonella Typhi dalam Menegakkan Diagnosis Dini Demam Tifoid. Jakarta: Universitas Trisakti: 22-26

Murti, Bhisma. 2010. Desain dan Ukuran Sampel untuk Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif di Bidang Kesehatan. Yogyakarta: Gajah Mada University PresNurvina. 2013. Hubungan antara Sanitasi Lingkungan, Hygiene perorangan dan Karakteristik Individu dengan Kejadian Demam Tifoid di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Skripsi.Semarang: Universitas Negeri Semarang: 34-40

Nuruzzaman. 2015. Perbandingan Faktor Risiko Kejadian Demam Tifoid Berdasarkan Kebersihan Diri dan Kebiasaan Jajan Pada Anak Usia 7-12 Tahun di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Skripsi.Surabaya: Universitas Airlangga

Padila.2013. Asuhan Keperawatan Penyakit Dalam.Yogyakarta: Nuha Medika

Pramitasari.2013. Faktor Risiko Kejadian Penyakit Demam Tifoid Pada Penderita Yang Dirawat Di Rumah Sakit Umum Daerah Ungaran.Tesis.Dipenogoro: Diponegoro University

Proverawati, Rahmawati. 2012. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).Yogyakarta : Nuha Medika

Rahayu.2000. Faktor Resiko Kejadian Demam Tifoid Penderita yang Dirawat Di RSUD Dr. Soetomo.Tesis.Surabaya: Universitas Airlangga

Rakhman. 2009. Faktor-Faktor Risiko Yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Demam Tifoid Pada Orang Dewasa. Tesis.Yogyakarta: Universitas Gajah Mada

Ranjan, Fernando. 2001. Tropical Infectious Diseases. London: Greenwich Medical Media: 270-272.

Riskesdas. 2007. Laporan Nasional 2007. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Depkes RI.

Sumarmo, Herry, Sri. 2009. Buku Ajar Infeksi Pediatri Tropis. Jakarta. Ikatan Dokter Anak Indonesia: 65-68

Widodo, Djoko. 2007. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid III Edisi IV. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

Widoyono. 2005. Penyakit Tropis. Semarang: PT Gelora Aksara Pratama: 15

Widoyono. 2011. Penyakit Tropis. Jakarta:Erlangga: 36

World Health Organization. 2009. Thypoid Fever. http://www.WHO.int. diakses pada tanggal 28 Januari 2015

Zulkoni. 2010. Parasitologi. Yogyakarta: Nuha Medika


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




    

    

    
 
                                                                    Creative Commons License
JBE by Universitas Airlangga is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International
                                                                          License.

                                          Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga

                                                         Kampus C Universitas Airlangga

                                        Jl. Mulyorejo Kampus C Unair, Surabaya 60115, Indonesia.

                                            E-mail: jbepid@gmail.com / jbe@fkm.unair.ac.id

                                                            Phone: +62 877-3928-1082

 

Visit JBE Stats