Pengaruh Penerapan Positive Behaviour Support terhadap Pengembangan Budaya Inklusi

Made Dharmawan Rama Adhyatma, Muryantinah Mulyo Handayani

= http://dx.doi.org/10.20473/jpkm.V1I12016.22-34
Abstract views = 1464 times | views = 801 times

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk meneliti apakah ada pengaruh penerapan positive behavior support terhadap pengembangan budaya inklusi Surabaya. Budaya inklusi yang digunakan dalam penelitian ini adalah sekumpulan nilai dan perilaku yang mencerminkan usaha untuk mewujudkan tujuan sekolah inklusi, yaitu memberikan hak yang sama bagi seluruh anak untuk mendapatkan layanan pendidikan agar mereka bisa mengembangkan kemampuannya secara maksimal. Penelitian ini dilakukan pada 243 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Alat pengumpulan data berupa skala psikologis, yaitu skala budaya inklusi yang disusun oleh peneliti mengacu pada index for inclusion dari Booth dan Ainscow (2002). Analisis data dilakukan dengan teknik statistik Wilcoxon signed ranks test dengan bantuan program SPSS 16.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Positive behavior support memiliki pengaruh yang cukup signifikan untuk meningkatkan budaya inklusi (r=0.38, p<0.05).

Keywords


budaya inklusi; positive behavior support

Full Text:

PDF

References


Ainscow, M. (1997). Towards inclusive schooling. British Journal of Special Education, 24, 3-6.

Aziz, N.A. (2011). Bullying sering dianggap sepele. Kompas [on-line]. Diakses pada tanggal 22 April 2013 dari http://edukasi.kompas.com/read/2011/04/09/15512144/Bullying.Sering.Dianggap.Sepele

Azwar, S. (2009). Reliabilitas dan validitas.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. (2010). Penyusunan skala psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Booth, T., and Ainscow, M. (2002). Index for Inclusion: developing learning in schools. Centre for Studies on Inclusive Education.

Departemen Pendidikan Nasional. (2004). Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Diakses pada tanggal 23 April 2013 dari http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/search/node/undang-undang%20nomor%2020%202003.

Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Pedoman pelaksanaan sekolah inklusi.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Surabaya. (2013). Data dan alamat sekolah inklusif kota surabaya.

Dunlap, G. (2006). The applied behavior analytic heritage of PBS: A dynamic model of action-oriented research. Journal of Positive Behavior Interventions, 8, 58–60.

Dunlap, G., Carr, E.G., Horner, R.H., Zarcone, J.R., & Schwartz, I. (2008). Positive behavior support and applied behavior analysis: A familial alliance. Journal of Behavior Modification, 32(5), 682-698.

Field, A. (2009). Discovering statistics using SPSS (third edition). Los Angeles: SAGE.

Freeman, R., Eber, L., Anderson, C., Irvin, L., Horner, R., Bounds, M., & Dunlap, G. (2006). Building inclusive school culture using school-wide PBS: Designing effective individual support systems for students with significant disabilities. Research & Practice for Persons with SevereDisabilities, 31(1), 4-17.

Hadi, dkk. (2008). Psikologi eksperimen. Surabaya: UP3 Psikologi Unair.

Luciano, S., and Savage, R.S. (2007). Bullying risk in children with learning Difficulties in Inclusive Educational Settings. Canadian Journal of SchoolPsychology, 22(1), 14-31.

Mangunsong, F. (2009). Psikologi dan pendidikan anak berkebutuhan khusus (Jilid 1). Jakarta: LPSP3UI.

Marcoulides, G.A., Heck, R.H., & Papanastasiou, C. (2005). Student perceptions of school culture and achievement: Testing the invariance of a model. TheInternational Journal of Educational Management, 19, 140-152.

Miltenberger, R.G. (2012). Behaviour modifications: Principles and procedures (Fifth edition). Belmont: Wadsworth.

Neuman, W.L. (2007). Basics of social research: Qualitative and quantitativeapproaches (second edition). USA: Pearson Education, Inc.

Nurhasanah, N. (2009). Penerapan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pendidikan kewarganegaraan pada siswa SD laboratorium PGSD FIP UNJ. Jurnal Pendidikan Penabur, 8(12), 1-20.

Pallant, J. (2011). SPSS survival manual: A step by step guide to data analysis using SPSS (4th edition). Australia: Allen & Unwin.

Pless, N. M., & Maak, T. (2004). Building an inclusive diversity culture: Principles, processes and practice. Journal of Business Ethics, 54, 129-147.

Ponzetti, J. J. (2003). International encyclopedia of marriage and family. NewYork: Thomson-Gale Publishing.

Sailor, W. Dunlap, G., Sugai, G. and Horner, R. (2009) Handbook of PositiveBehavior Support. New York: Springer Science+Business Media, LLC.

Sarwono, S. W. (2004). Psikologi remaja. Jakarta: P.T. Raja Grafindo Persada.

Simonsen, B., Britton, L., & Young, D. (2010). School-Wide Positive Behavior Support in an alternative school setting. Journal of Positive Behavior Interventions, 12(3), 180-191.

Smith, D. (2006). Inklusi: Sekolah ramah untuk semua. Bandung: Nuansa.

Sukadji, S. (2003). Psikologi Pendidikan dan Psikologi Sekolah (Direvisi danDilengkapi). Jakarta: LPSP3 Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Sunarto, H., & Hartono, B. A. (2008). Perkembangan peserta didik. Jakarta: P.T. Rineka Cipta.

Thomas, G., Walker, D., & Webb, J. (1998). The making of: The inclusive school. New York: Routledge.

UNESCO (1994). The UNESCO Salamanca Statement and Framework for Actionon Special Needs Education. Paris: UNESCO. Diakses pada tanggal 22April 2013, dari http://unesco.org/ education/educprog/sne/salamanc/stnteme.html

UNESCO. (2001). Open file on inclusive education: Support materials formanagers and administrators. Paris: UNESCO Inclusive Education.

Vincent, C.G., and Tobin, T.J. (2011). The relationship between implementation of School-Wide Positive Behavior Support (SWPBS) and disciplinary exclusion of students from various ethnic backgrounds with and without disabilities. Journal of Emotional and Behavioral Disorders, 19(4), 217-232.

Walker, B. A., Cheney, D., Stage, S., & Blum, C. (2005). School-wide screening and positive behavior supports: Identifying and supporting students at-risk for school failure. Journal of Positive Behavior Interventions, 7, 194-204.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental



INSAN JPKM Telah Terindeks:

     

 

INSAN JPKM Telah Terdaftar Dengan:

p-ISSN:2528-0104 ; e-ISSN 2528-2181

Creative Commons Attribution 4.0 International License

Statistik Jurnal

Lihat Statistik