Dinamika Forgiveness pada Istri yang Mengalami Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT)

I Dewa Ayu Dwika Puspita Dewi, Nurul Hartini

= http://dx.doi.org/10.20473/jpkm.V2I12017.51-62
Abstract views = 10301 times | downloads = 6367 times

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dinamika forgiveness pada istri yang mengalami KDRT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus instrumental. Kriteria subjek dalam penelitian ini yaitu seorang istri yang memiliki rentang usia 18-40 tahun, pernah mengalami KDRT oleh suami dan masih bertahan dalam perkawinan. Penelitian ini melibatkan tiga orang subjek yang pernah mengalami KDRT oleh suami dan masih bertahan dalam perkawinan selama 14-25 tahun. Penggalian data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan menggunakan teknik analisis tematik theory driven. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa istri yang mengalami KDRT sulit memaafkan pelaku karena adanya ruminasi yaitu ingatan terhadap peristiwa KDRT yang pernah dialami dan adanya atribusi serta penilaian negatif mengenai pelaku. Dinamika forgiveness terjadi ketika istri yang mengalami KDRT mengubah dorongan untuk menghindari pelaku dan mengurangi dorongan membalas dendam terhadap pelaku ke arah yang positif melalui akomodasi. Meskipun pelaku meminta maaf atas kesalahannya, namun tidak ditemukan adanya empati untuk memaafkan pasangan. Penelitian ini menemukan adanya dorongan untuk berbuat baik kepada pelaku dengan melayani suami, meskipun demikian hal tersebut merupakan tugas dari seorang istri dalam rumah tangga yaitu untuk melayani suami.

Keywords


dinamika forgiveness; istri; kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)

Full Text:

PDF

References


Boyatzis, R. E. (1998). Transforming qualitative information: Thematic analysis and code development. London: SAGE Publication.

Chhikara, P., Jakhar, J., Malik, A., Singla, K., & Dhattarwal, S. K. (2013). Domestic Violence: The Dark Truth of Our Society. Journal of Indian Academy of Forensic Medicine, 35(1), 71-75.

Enright, R. D., and the Human Development Study Group. (1991). The moral development of

forgiveness. In W. Kurtines & J. Gewirtz (Eds.), Handbook of moral behavior and development,(Vol. 1, pp. 123-152). Hillsdale NJ:

Erlbaum.Enright, R.D. & North, J. (1998). Introducing Forgiveness. In R.D. Enright & J. North (Ed). Exploring Forgiveness. Madison: The University of Wisconsin Press.

Family Crisis Center. (2010). The cycle of violence. Diakses pada tanggal 23 Januari 2016

dari http://www.1736familycrisiscenter.org/pdf/Cycle%20of%20Violence_v3.pdf

Fereday, J., & Muir-Cochrane, E. (2006). Demonstrating rigor using thematic analysis: A hybrid approach of inductive and deductive coding and theme development. International journal of qualitative methods, 5(1), 80-92.

Fincham, F.D. (2010). Forgiveness: Integral to a Science of Close Relationship?. Inaugural Herzliya Symposium on Personality and Social Psychology Prosocial Motives, Emotions, and Behaviour.

Fincham, F. D., Beach, S. R., & Davila, J. (2007). Longitudinal relations between forgiveness and conflict resolution in marriage. Journal of Family Psychology, 21(3), 542.

Ganley, A.L. (2008). Understanding Domestic Violence. Diakses pada tanggal 3 Januari 2016 dari http://www.familyjusticecenter.org/file-library/dv-101-understanding-domestic-violence-ganley-2008-pdf/

Harris, A.H.S., & Thoresen, C.E. (2005). Forgiveness, unforgiveness, health, and disease. In E.L.

Worthington (Ed.) Handbook of forgiveness. NY: Brunner-Routledge. Pp321-333

Kartono, K. (1992). Psikologi Wanita mengenal Gadis, Remaja, & Wanita Dewasa. Bandung: CV Mandar Maju.

Kodir. F.A & Mukarnawati, U.A. (2008). Referensi bagi Hakim Peradilan Agama tentang Kekerasan dalam Rumah Tangga. Jakarta: Komnas Perempuan.

Komnas Perempuan. (2013). Catatan Tahunan tentang kekerasan Terhadap Perempuan: Jakarta

Kumar, R. (2012). Domestic Violence and Mental Health. Delhi Psychiatry Journal, 15(2), 274-278

McCullough, M. E., Bellah, C. G., Kilpatrick, S. D., & Johnson, J. L. (2001). Vengefulness: Relationships with forgiveness, rumination, well-being, and the Big Five. Personality and Social Psychology Bulletin, 27(5), 601-610.

McCullough, M. E. (2000). Forgiveness as human strength: Theory, measurement, and links to well-being. Journal of Social and Clinical Psychology, 19(1), 43-55.

McCullough, M. E. (2001). Forgiveness: Who does it and how do they do it?. Current Directions in Psychological Science, 10(6), 194-197.

McCullough, M. E., Rachal, K. C., Sandage, S. J., Worthington Jr, E. L., Brown, S. W., & Hight, T. L. (1998). Interpersonal forgiving in close relationships: II. Theoretical elaboration and measurement. Journal of personality and social psychology, 75(6), 1586.

McCullough, M. E., Rachal, K. C., Sandage, S. J., Worthington Jr, E. L., Brown, S. W., & Hight, T. L. (1998). Interpersonal forgiving in close relationships: II. Theoretical elaboration and measurement. Journal of personality and social psychology, 75(6), 1586.

McCullough, M. E., Pargament, K. I., & Thoresen, C. E. (Ed). (2001). Forgiveness: Theory, research, and practice. Guilford Press.

Rahayuningsih, T. B. (2011). Forgiveness (Pemberian Maaf) terhadap Pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga Pada Istri (Studi Kasus Pada Perempuan Korban Kekerasan dalam Rumah tangga di Kota Magelang). Diakses pada tanggal 11 Oktober dari http://lib.unnes.ac.id/11825/

Saraswati, R. (2006). Perempuan dan Penyelesaian Kekerasan dalam Rumah Tangga. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.

Sartika, D., & Amalia, N. F. (2014). Forgiveness in Wives Experiencing Domestic Violence. International Journal of Social Science and Humanity, 4(3), 238.

Silalahi, K. & Meinarno, E.A. (2010). Keluarga Indonesia Aspek dan Dinamika Zaman. Jakarta: Rajawali Pers

Sonda, M. (2010). Dampak Kekerasan dalam Rumah Tangga Terhadap Gangguan Kesehatan Reproduksi Wanita di Rumah Sakit Bhayangkara Makasar Tahun 2010. Jurnal Media Kebidanan Poltekes Makasar, 2(2).

Subkoviak, M. J., Enright, R. D., Wu, C. R., Gassin, E. A., Freedman, S., Olson, L. M., & Sarinopoulos, I. (1995). Measuring interpersonal forgiveness in late adolescence and middle adulthood. Journal of adolescence, 18(6), 641.

Smith, A. (2005). The “Monster” in All of Us: When Victims Become Perpetrators. Diakses pada tanggal 19 Januari 2016 di http://scholarship.law.georgetown.edu/facpub/219

Synder, C.R. & Lopez, S.J. (2002). Handbook of Positive Psychology. New York: Oxford University Press.

Walker, L. E. (1992). Battered women syndrome and self-defense. Notre Dame Journal of Law, Ethics & Public Policy, 6(2), 321-334.

Worthington Jr, E. L. (Ed.). (2007). Handbook of forgiveness. New York: Routledge.

Worthington, E. L., Witvliet, C. V. O., Pietrini, P., & Miller, A. J. (2007). Forgiveness, health, and well-being: A review of evidence for emotional versus decisional forgiveness, dispositional forgivingness, and reduced unforgiveness. Journal of Behavioral Medicine, 30(4), 291-302.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 I Dewa Ayu Dwika Puspita Dewi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

INSAN JPKM Telah Terindeks:

     

 

INSAN JPKM Telah Terdaftar Dengan:

p-ISSN:2528-0104 ; e-ISSN 2528-5181

Creative Commons Attribution 4.0 International License

Statistik Jurnal

Lihat Statistik