EKSISTENSI DUKUN DALAM ERA DOKTER SPESIALIS

Irfan Ardani

= http://dx.doi.org/10.20473/lakon.v2i1.1913
Abstract views = 3542 times | downloads = 2095 times

Abstract


Metode pengobatan berkembang sesuai dengan perkembangan dunia pemikiran dan kebudayaan manusia. Masa awal metode pengobatan tradisional sangat dipengaruhi oleh kepercayaan terhadap dunia non material. Periode pengobatan modern mengeliminasi kepercayaan itu dan lebih menawarkan pemahaman tentang kesehatan yang bisa diterima logika. Metode pengobatan tradisional tidak sepenuhnya hilang di masa modern ini. Eksistensinya masih bisa ditemukan di tengah-tengah masyarakat kita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan fisik dan keberadaan fungsi dari pengobat tradisional (dukun) di masa modern sekarang. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dari hasil penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya dan menganalisisnya dengan teori eksistensi. Hasilnya, secara fisik dan fungsi, praktik-praktik pengobatan tradisional masih hidup di tengah-tengah masyarakat dan masih dipercaya oleh sebagian masyarakat penggunanya.


Keywords


dukun; eksistensi; modern

Full Text:

XML

References


Alia, Mirna Nur. Belian Sasak di Tengah Pengobatan

Modern,

http://sosiologi.upi.edu/artikelpdf/beliansasak

.pdf, diakses pada 27 Desember 2012

Anggorodi, Rina. 2009, “Dukun Bayi Dalam

Persalinan Oleh Masyarakat Indonesia”,

Makara Kesehatan, vol 13, no. 1, Juni, pp.9-

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Laporan Nasional Riset Kesehatan

Dasar (RISKESDAS) 2007. Laporan

penelitian, Badan Litbangkes Kementerian

Kesehatan

Bagus, Lorens. 1996. Kamus Filsafat. Jakarta:

Gramedia

Capra, Fritjof. 2004. Titik Balik Peradaban.

Yogyakarta: Penerbit Bentang

Hadiwijono, Harun. 2005. Sari Sejarah Filsafat

Barat 2. Yogyakarta: Kanisius

Kuntari, Titik. Fenomena Pengobatan Alternatif di

Tengah Mahalnya Pelayanan Jasa Kesehatan.

Elearning Pendidikan Klinik State Ilmu

Kesehatan Masyarakat IKM, Fakultas

Kedokteran Universitas Islam Indonesia,

http://medicine.uii.ac.id/upload/klinik/elearn

ing/ikm/fenomena-pengobatan-alternatiffkuii-tk.pdf,

diakses pada 27 Desember 2012

Pusat Bahasa. 2008. Kamus Bahasa Indonesia,

Jakarta: Pusat Bahasa Departemen

Pendidikan Nasional

Salam, Burhanuddin. 1988. Filsafat Manusia

(Antropologi Metafisika. Jakarta: Bina Aksara

Snijders, Adelbert. 2004. Antropologi Filsafat:

Manusia, Paradoks dan Seruan. Yogyakarta:

Kanisius

World Health Organization, WHO Definition of

Health,

http://www.who.int/about/definition/en/prin

t.html, diakses pada 28 Desember 2012


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Lakon is indexed by:

 

 

Creative Commons License
LAKON by Unair  is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. ]

View My Stats