Pengaruh Tingkat Stres dan Kadar Kortisol dengan Jumlah Folikel Dominan pada Penderita Infertilitas yang Menjalani Fertilisasi Invitro

Awik Setiyono, Budi Prasetyo, Margarita Maramis

= http://dx.doi.org/10.20473/mog.V23I32015.128-132
Abstract views = 736 times | views = 988 times

Abstract


 

Tujuan: Mempelajari hubungan antara tingkat stres dan kadar kortisol darah dengan jumlah folikel dominan pada pasien infertilitas yang menjalani prosedur fertilisasi in vitro

Bahan dan Metode: Studi ini merupakan penelitian analitik cross sectionaldi dua klinik infertilitas di Surabaya selama 4 bulan. Didapatkan 30 subyek penelitian yang diambil data mengenai tingkat stres dengan menggunakan 2 kuisioner yaitu Percieved Stres Scale-10 (PSS-10) dan Infertility Reaction Scale (IRS) dan kadar kortisol darah sewaktu pagi. Subyek penelitian kemudian menjalani prosedur stimulasi ovarium dan dilakukan penghitung-an jumlah folikel dominan sebelum dilakukan tindakan ovum pick up

Hasil: Dengan menggunakan hasil analisa statistik korelasi Spearman didapatkan hasil hubungan negatif antara tingkat stres menggunakan skoring PSS-10 (r=0,64; p<0,01) dan juga IRS (r=0,83; p<0,01) dengan jumlah folikel dominan. Didapatkan pula hubungan negatif antara kadar kortisol darah dengan jumlah folikel dominan (r=0,80 p<0,01).

Simpulan: Tingkat stres dapat berdampak pada jumlah folikel dominan. Kadar kortisol yang tinggi dapat menyebabkan jumlah folikel dominan semakin menurun.

 


Keywords


Tingkat stres, kortisol, folikel dominan

Full Text:

PDF

References


Samsulhadi. Selayang pandang infertilitas: Penata-laksanaan infertilitas praktis dan terkini (Pada praktek keseharian berbasis bukti klinis). Pendidikan kedokteran berkelanjutan bidang fertilitas dan endokrinologi reproduksi. Surabaya. 2012. hal. 3-5.

Speroff L, Fritz MA. Female infertility in : Clinical Gynecologic Endocrinology and Infertility. 8th Eds. USA: Lippincott Williams & Wilkins; 2011. p. 1137-40.

Whirledge S, Cidlowski JA. Glucocorticoids, stress, and fertility. National Institute of Health. Minerva endocrinol. 2010;35(2):109-25.

Yding AC, et al. Assessment of the follicular cortisol: cortisone ratio. Hum Reprod. 1999;14 (6):1563-8.

Matthiesen SMS, Frederiksen Y, Ingerslev HJ. Stress, Distress, and Outcome of Assisted Reproductive Technology (ART): A meta-analysis. Hum Reprod. 2011;26(10):2763-76.

Hoffman BL, Schorge JO, Schaffer JI, Halvorson LM, Bradshaw KD, Cunningham FG. Evaluation of the infertile couple in: Williams Gynecology. 2nd Eds. New york: McGraw Hill; 2012. p. 507-20.

Homan GF, Davies M, Norman R. The impact of lifestyle factors on reproductive performance in the general population and those undergoing infertility treatment: A review. Hum Reprod Rev. 2007;13 (13):209-23.

Ibrahim AS. Mengenal Stres dalam Stres dan psikosomatis. Jakarta: Dua AS-I-Dua AS; 2003. hal. 31-80.

Turner K, Reynolds-May MF, Zitek EM, Tisdale RL, Carlisle AB, Westhpal LM. Stress and Anxiety Scores in First and Repeat IVF cycles: A Pilot Study. Plos One. 2013;8(5):1-6.

Klonoff-Cohen H, Chu E, Natarajan L, Sieber W. A prospective study of stress among women under-going in vitro fertilization or gamete intrafallopian transfer. Fertility & Sterility. 2001;76(4):675-85.

Greil AL, Shreffler KM, Schmidt L, McQuillan J. Variation in distress among women with infertility: evidence from a population-based sample. Hum Reprod. 2011;26(8):2101-12.

Bider D, Shine S, Tur-kaspa I, Levron J, Dor J. Cortisol concentrations in follicular fluid of ‘low responder’ patients. Hum Reprod. 1998;13(1):27-9.

Samsulhadi, Hendarto H. Aplikasiklinis: Induksi Ovulasi & Stimulasi Ovarium. Himpunan Fertilitas Endokronologi reproduksi Perkumpulan Obstetri & Ginekologi Indonesia. Edisi ke-1. Jakarta: SagungSeto; 2009.

Speroff L, Fritz MA. Regulation of the menstrual cycle in: Clinical Gynecologic Endocrinology and Infertility. 8th Eds. USA: Lippincott Williams & Wilkins; 2011. p. 200-10.

Daley CA, Macfarlane MS, Sakurai H, Adams TE. Effects of stres-like concentrations of cortisol on follicular development and the preovulatory surge of LH in sheep. Journal of Reproduction and Fertility. 1999;117:11-6.

Lewicka S, et al.Cortisol and cortisone in human follicular fluid and serum and the outcome of IVF treatment. Hum Reprod. 2003;18(8):1613-7.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Majalah Obstetri & Ginekologi

          

Statistic



Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License