EDUKASI KESEHATAN DENGAN METODE EMOTIONAL DEMONSTRATION SEBAGAI UPAYA PENGUATAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) PADA IBU BADUTA DI TANAH ADAT AMMATOA, KECAMATAN KAJANG KABUPATEN BULUKUMBA, SULAWESI SELATAN

Indra Fajarwati Ibnu

Abstract


Pemberian makanan yang tidak tepat mengakibatkan masih cukup banyak balita yang menderita kurang gizi. Fenomena “gagal tumbuh” atau growth faltering pada anak Indonesia mulai terjadi pada usia 4-6 bulan ketika bayi diberi makanan tambahan dan terus memburuk hingga usia 18-24 bulan. Kekurangan gizi memberi kontribusi 2/3 kematian baduta. Dua pertiga kematian tersebut terkait dengan praktek pemberian makan yang tidak tepat pada bayi dan anak usia dini. Pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat waktu dan berkualitas juga dapat menurunkan angka kematian baduta sebesar 6 %. Keberhasilan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) tidak bisa terlepas dari emik yang ada di suatu masyarakat. Emotional Demonstration (Emo Demo) adalah kegiatan yang sangat partisipatif yang bertujuan untuk menyampaikan pesan sederhana dengan cara yang menyenangkan dan atau menyentuh emosi , sehingga membuatnya mudah diingat dan berdampak dibandingkan dengan strategi perubahan perilaku tradisional lainnya.Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan tindakan ibu baduta dalam pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI). Sasaran kegiatan adalah ibu baduta pada tanah adat ammatoa Kajang yang berjumlah sebanyak 16 orang.  Metode kegiatan yang dilakukan adalah melakukan edukasi dengan metode Emotional Demonstration (Emo Demo) . Hasil kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme ibu baduta dalam kegiatan edukasi yang mendukung penguatan perilaku ibu baduta untuk pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat dan sehat khususnya dalam peningkatan pengetahuan dan tindakan untuk pembuatan dan pemberian MP ASI pada baduta

Keywords


MP-ASI, emo demo, edukasi kesehatan

Full Text:

PDF

References


Sulistyoningsih, Hariyani. Gizi untuk Kese¬hatan Ibu dan Anak. Yogyakarta: Graha Ilmu;

Depkes. Pedoman Umum Pemberian Makan- an Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI;2010.

Bappenas. Laporan Pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium Di Indonesia.Jakarta: Kementerian Perencanaan Pemba- ngunan Nasional;2015

Huslan. Pola Asuhan Gizi Pemberian ASI Dan MP-ASI Anak Baduta Keluarga Etnik Bugis Manuba. Media Gizi Pangan. 2016:XI(1).

Aunger, Robert and Valerie Curtis. 2008. A Guide to Behavior Centre Design. London School of Hygiene and Tropical Medicine

Sudijono, P.D.A. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada; 2015.

Susila, Ida. Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian Makanan Pendamping ASI pada Bayi Usia 6-12 bulan di Posyandu RW 02 Desa Sidokepung Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoaijo [Skrispsi]. Surabaya: STIKES Insan Unggul; 2015.

Sinambela, K.H. Faktor - Faktor yang Ber- hubungan dengan Praktek Pemberian Makanan Pada Bayi Umur 0 - 4 Bulan di Daerah Angka Kematian Bayi Tinggi (Studi di Ke¬camatan Cijeruk Kabupaten Bogor [Skripsi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor; 2010.

Sutomo B, Pd S, Anggraini DY. Makanan Sehat Pendamping ASI. Jakarta: DeMedia; 2010.

Yudi, H. Hubungan Faktor Sosial Budaya dengan Status Gizi Anak Usia 6 - 24 Bulan di Kecamatan Medan Area Kota Medan [Skripsi]. Medan: Universitas Sumatera Utara; 2017

Tripitasari, Ignatia Dian. Konsep Dan Prak- tik Ibu Dalam Pemberian Asi Dan MP-ASI serta Pemantauan Pertumbuhan Balita Di Komunitas Adat Tertinggal (Studi Kualitatif Pada Suku Anak Dalam Sungai Teras Kabu¬paten Musi Rawas Sumatera Selatan) [Tesis]. Semarang: Universitas Diponegoro; 2013.

Katu, M.A. Manusia Kajang. Makassar: Pustaka Refleksi; 2008.

Riksana, Ria. Variasi Olahan Makanan Pendamping ASI. Jakarta: Dunia Kreasi;

Kusumawardani, B. Hubungan Praktik Higiene Sanitasi Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) Tradisional dengan Kejadian Diare pada Anak Usia 6-24 Bulan di Kota Semarang [Skripsi]. Semarang: Universitas Diponegoro; 2015

Sudita T, Abidillah Mursid S. Status Gizi dan Pola Konsumsi Makan Balita Suku Baduy di Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Banten [Skripsi]. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada; 2014.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Jurnal Layanan Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.