ESTIMASI USIA BERDASARKAN ERUPSI GIGI MOLAR KETIGA PADA ETNIS TIONGHOA DI SURABAYA

Icha Artyas Annariswati, Mieke Sylvia M.A.R Sylvia M.A.R, Haryono Utomo

= http://dx.doi.org/10.20473/jbp.v17i2.2015.66-72
Abstract views = 903 times | downloads = 102 times

Abstract


Abstrak

Estimasi usia melalu gigi merupakan hal terpenting untuk identifikasi seseorang di kedokteran forensik dan bidang studi lainnya. Erupsi gigi adalah parameter dari perkembangan morfologi gigi yang dapat ditentukan dengan pemeriksaan klinis atau radiografi gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari erupsi molar tiga pada populasi Tionghoa untuk kepentingan estimasi usia. Sebanyak 74 orthopantomogram yang terdiri dari 34 laki laki dan 40 perempuan berusia antara 17 hingga 25 tahun telah dianalisa. Status erupsi molar ketiga dinilai menggunakan tahap perkembangan metode Demirjian yang dimodifikasi, dimana metode tersebut berdasarkan perkiraan tahapan mahkota dan akar gigi yang dilihat dari radiografi gigi. usia kronologis diperoleh dari tanggal lahir individu tersebut. perbedaan antara usia dental dan usia kronologis dianalisa menggunakan independent t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan pada laki – laki nilai molar tiga kiri rahang bawah p= 0,170 dan sisi kanan p = 0,163, sedangkan pada perempuan nilai molar tiga kiri rahang bawah p= 0,560 dan sisi kanan p = 0,511 (p>0,05), hal ini berarti tidak ada perbedaan signifikan antara usia dental dan usia kronologis.  Kesimpulan dari penelitian ini metode Demirjian yang dimodifikaasi berdasarkan gigi molar tiga dapat digunakan pada populasi Tionghoa di Surabaya untuk estimasi usia.

 

Kata kunci: molar tiga, estimasi usia, metode Demirjian yang dimodifikasi, etnis Tionghoa, Surabaya


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Biosains

View My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.