Pengaruh Kepribadian Narsistik terhadap Perilaku Non-Suicidal Self-Injury pada Remaja Broken Home
Unduhan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh dari kepribadian narsistik terhadap perilaku non-suicidal self-injury (NSSI) pada remaja yang mengalami kondisi broken home. Kepribadian narisistik merupakan pola kepribadian yang sangat memerlukan kekaguman dan berfikir tinggi pada dirinya sendiri. Kepribadian narsistik memiliki dua konstruk yaitu grandiose narcissism dan vulnerability narcissism. Perilaku NSSI merupakan sebuah perilaku mencederai tubuh secara langsung dan disengaja dari jaringan tubuh seseorang tanpa adanya niat untuk bunuh diri, meliputi mencabut rambut, memukul sendiri, memotong, mengukir kata atau gambar pada kulit, membakar, dan lain-lain. Partisipan dalam penelitian ini merupakan remaja yang mengalami kondisi broken home. Dalam penelitian ini, bentuk dari kondisi broken home yang dialami remaja usia 12-22 adalah orang tua yang telah bercerai, orang tua yang tidak hadir, hilangnya peran dari anggota keluarga, dan keluarga yang tidak harmonis. Total partisipan dalam penelitian ini adalah 135 orang. Alat ukur yang digunakan adalah Pathological Narcissism Inventory yang dikembangkan oleh Pincus dan kawan-kawan dan Inventory of Statements About Self-injury yang dikembangkan oleh Glenn dan Klonsky. Analisis data menggunakan teknik korelasi dan regresi linear sederhana dengan bantuan program IBM SPSS Statistic for Mac 22.00. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kepribadian narsistik berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku NSSI (B=0,137, p=0,00). Besar pengaruh kepribadian narsistik untuk menjelaskan variasi dari perilaku NSSI pada remaja broken home adalah sebesar 11,8% dengan korelasi antar variabel bersifat positif.
Angst, J., Hengartner, M. P., Rogers, J., Schnyder, U., Steinhausen, H. C., Ajdacic-Gross, V., & Rössler, W. (2014). Suicidality In The Prospective Zurich Study: Prevalence, Risk Factors And Gender. European archives of psychiatry and clinical neuroscience, 264(7), 557-565.
Astriyani, Triyono, & Hitipeuw, I. (2018). Hubungan Motivasi Belajar dan Tindakan Guru dengan Prestasi Belajar Siswa dengan Latar Belakang Broken Home Kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 3(6), 806–809. http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/article/view/11220/5363
Baetens, I., Claes, L., Martin, G., Onghena, P., Grietens, H., Van Leeuwen, K., Pieters, C., Wiersema, J. R., & Griffith, J. W. (2014). Is Nonsuicidal Self-Injury Associated With Parenting and Family Factors? Journal of Early Adolescence, 34(3), 387–405. https://doi.org/10.1177/0272431613494006
Bandel, S. L., & Anestis, M. D. (2020). Non-suicidal self-injury among male service members: Descriptive information and a preliminary examination of external correlates. Psychiatry Research, 285(August 2019), 112815. https://doi.org/10.1016/j.psychres.2020.112815
Bresin, K., & Schoenleber, M. (2015). Gender differences in the prevalence of nonsuicidal self-injury: A meta-analysis. Clinical Psychology Review, 38, 55–64. https://doi.org/10.1016/j.cpr.2015.02.009
Dawood, S., Schroder, H. S., Donnellan, M. B., & Pincus, A. L. (2018). Pathological narcissism and nonsuicidal self-injury. Journal of Personality Disorders, 32(1), 87–108. https://doi.org/10.1521/pedi_2017_31_291
Ferrara, M., Terrinoni, A., & Williams, R. (2012). Non-suicidal self-injury (Nssi) in adolescent inpatients: Assessing personality features and attitude toward death. Child and Adolescent Psychiatry and Mental Health, 6, 1–8. https://doi.org/10.1186/1753-2000-6-12
Greitemeyer, T., & Sagioglou, C. (2021). Predictors of nonsuicidal self-injury: The independent contribution of benign masochism and antisocial personality. Personality and Individual Differences, 168(August 2020), 110380. https://doi.org/10.1016/j.paid.2020.110380
Indriyani, A., & Hamidah. (2020). Pengaruh Kualitas Hubungan Pertemanan terhadap Kecerdasan Emosi pada Remaja Pelaku Non-suicidal Self-injury. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental.
Klonsky, E. D. (2007). The functions of deliberate self-injury: A review of the evidence. Clinical Psychology Review, 27(2), 226–239. https://doi.org/10.1016/j.cpr.2006.08.002.
Klonsky, E., & Glenn, C. (2009). Assessing the Functions of Non-suicidal Self-injury: Psychometric Properties of the Inventory of Statements About Self-injury (ISAS). Journal of Psychopathology
and Behavioral Assess , 215-219.
Miller, J. D., Dir, A., Gentile, B., Wilson, L., Pryor, L. R., & Campbell, W. K. (2010). Searching for a Vulnerable Dark Triad: Comparing Factor 2 Psychopathy, Vulnerable Narcissism, and Borderline Personality Disorder. Journal of Personality, 78(5), 1529–1564. https://doi.org/10.1111/j.1467-
2010.00660.x.
Morf, C. C., & Rhodewalt, F. (2001). Unraveling the paradoxes of narcissism: A dynamic self-regulatory processing model. Psychological Inquiry, 12(4), 177–196.
https://doi.org/10.1207/S15327965PLI1204_1.
Nock, M. K. (2010). Self-Injury. Annual Review of Clinical Psychology, 6, 339–363. https://doi.org/10.1146/annurev.clinpsy.121208.131258
Nock, M. K., Joiner, T. E., Gordon, K. H., Lloyd-Richardson, E., & Prinstein, M. J. (2006). Non-suicidal selfinjury among adolescents: Diagnostic correlates and relation to suicide attempts. Psychiatry
Research, 144(1), 65–72. https://doi.org/10.1016/j.psychres.2006.05.010.
Pincus, A. L., Ansell, E. B., Pimentel, C. A., Cain, N. M., Wright, A. G. C., & Levy, K. N. (2009). Initial Construction and Validation of the Pathological Narcissism Inventory. Psychological Assessment,
(3), 365–379. https://doi.org/10.1037/a0016530.
Plener, P. L., Kaess, M., Schmahl, C., Pollak, S., Fegert, J. M., & Brown, R. C. (2018). Non-suicidal self-injury in adolescents. Deutsches Arzteblatt International, 115(3), 23–30. https://doi.org/10.3238/arztebl.2018.0023
Sauls, D., & Zeigler-Hill, V. (2020). Basic emotional systems and narcissistic personality features: What is the emotional core of narcissism? Personality and Individual Differences, 162(April), 110032. https://doi.org/10.1016/j.paid.2020.110032.
Schaller, S., & Schmidtke, A. (1988). Broken Home and Suicidal Behavior: Methodological Problems. Current Issues of Suicidology, 279–295. https://doi.org/10.1007/978-3-642-73358-1_38
Swannell, S. V., Martin, G. E., Page, A., Hasking, P., & St John, N. J. (2014). Prevalence of nonsuicidal selfinjury in nonclinical samples: Systematic review, meta-analysis and meta-regression. Suicide and Life-Threatening Behavior, 44(3), 273–303. https://doi.org/10.1111/sltb.12070.
Talmon, A., & Ginzburg, K. (2018). The Differential Role of Narcissism in the Relations Between Childhood Sexual Abuse, Dissociation, and Self-Harm. Journal of Interpersonal Violence. https://doi.org/10.1177/0886260518799450
Thomaes, S., Bushman, B. J., Orobio De Castro, B., & Stegge, H. (2009). What makes narcissists bloom? A framework for research on the etiology and development of narcissism. Development and Psychopathology, 21(4), 1233–1247. https://doi.org/10.1017/S0954579409990137
Trujillo, N. P., & Servaty-Seib, H. (2018). Parental Absence and Non-Suicidal Self-Injury: Social Support, Social Constraints and Sense-Making. Journal of Child and Family Studies, 27(5), 1449–1459. https://doi.org/10.1007/s10826-017-0976-1
Willis, S. S. (2015). Konseling keluarga (family counseling). Penerbit Alfabeta: Bandung.
Zatti, C., Rosa, V., Barros, A., Valdivia, L., Calegaro, V. C., Freitas, L. H., Ceresér, K. M. M., Rocha, N. S. da, Bastos, A. G., & Schuch, F. B. (2017). Childhood trauma and suicide attempt: A meta-analysis of longitudinal studies from the last decade. Psychiatry Research, 256, 353–358. https://doi.org/10.1016/j.psychres.2017.06.082
BRPKM adalah terbitan berkala dengan akses terbuka Creative Commons Attribution 4.0 International (CC-BY 4.0) sehingga hak cipta tetap berada di tangan penulis.
Dengan lisensi ini, siapapun berhak menggunakan informasi dan melakukan re-distribusi konten yang dimuat dalam jurnal ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial. Hal tersebut dapat dilakukan selama memenuhi dua kondisi, yaitu; (1) anda harus memberikan atribusi dengan mengutip sumber tautan aslinya, dan menyatakan apabila ada perubahan yang dilakukan; dan (2) anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum dapat membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Redaksi jurnal tidak akan meminta penulis untuk melakukan persetujuan transfer hak cipta atas semua naskah yang diterbitkan.









