Studi Fenomenologi: Pengalaman Friends with Benefits pada Pengguna Tinder

friends with benefits hyperpersonal Tinder

Authors

  • Winda Gladyshavira
    winda.gladyshavira-2016@psikologi.unair.ac.id
    Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman hubungan friends with benefits para pengguna Tinder. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik penggalian data yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara mendalam kepada partisipan yang pernah menjalani hubungan friends with benefits dan pengguna Tinder. Partisipan pada penelitian ini berjumlah dua orang. Teknik analisis yang digunakan adalah Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dengan tahapan penyusunan transkrip wawancara, pencatatan awal, merumuskan tema emergen, merumuskan tema superordinat, membuat pola pengalaman antarpartisipan dan melaporkan hasil. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: a) proses pencarian pasangan FWB melalui Tinder melibatkan kesan khas yaitu kesan sensual meskipun diwujudkan dengan pengalaman unik masing-masing partisipan. b) pemaknaan hubungan FWB bermacam-macam, yaitu hubungan untuk having fun, teman tapi mesra, dan pemuas kebutuhan seksual. c) pemaknaan pasangan friends with benefits sebagai teman dan sex partner. Meskipun setiap partisipan memaknai hubungan FWB-nya secara berbeda, satu-satunya poin kesepakatannya adalah aktivitas seksual.