Gambaran Anger Issues, Coping Stress, dan Risiko PTSD pada Taruna Marinir AAL Selama Dikko

anger issues stress marinir pendidikan komando PTSD

Authors

  • Almira Nadya Yasmine
    almira.nadya.yasmine-2017@psikologi.unair.ac.id
    Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, Indonesia
  • Afif Kurniawan Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, Indonesia

Anger issues sebagai permasalahan dalam regulasi emosi kerap dialami oleh taruna dari institusi kemiliteran di Indonesia. Implementasi anger issues di kalangan taruna dewasa ini berupa kasus penganiayaan kepada junior. Korps Marinir diketahui sebagai penjurusan di Akademi Angkatan Laut yang memiliki intensitas latihan fisik tertinggi dan satu-satunya korps yang mengikuti Pendidikan Komando (Dikko). Penelitian bertujuan mengetahui gambaran anger issues, strategi koping stres, dan menguraikan risiko PTSD pada taruna Korps Marinir Akademi Angkatan Laut pasca menempuh Pendidikan Komando. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus intrinsik. Wawancara mendalam dan kuesioner skrining PTSD sebagai metode pengambilan data. Pengorganisasian dan analisis data menggunakan analisis tematik dengan pendekatan theory driven. Triangulasi data menggunakan member check. Gambaran  anger issues dan strategi koping kedua subjek selama Dikko berbeda, dan keduanya mengalami trauma pasca Dikko namun dengan derajat keparahan yang berbeda. Derajat keparahan trauma yang dialami bergantung pada tingkat resiliensi atau faktor protektif individu.