Kehidupan sosial remaja pengguna narkotika, psikotropika dan zat adiktif di Surabaya

Fuad Bachtiar

= http://dx.doi.org/10.20473/jsd.v15i1.2020.49-56
Abstract views = 58 times | downloads = 82 times

Abstract


Penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif (NAPZA) di kalangan remaja merupakan salah satu bentuk kenakalan yang dilakukan oleh remaja. Terdapat fakta bahwa beberapa remaja pengguna NAPZA di Kota Surabaya tidak terlihat seperti pecandu NAPZA, mereka memiliki kontrol emosi untuk mengelabuhi orang di sekitarnya, kemudian saat berada pada kelompok pengguna ia akan berperilaku bebas. Perilaku seperti ini dapat dikatakan merupakan sebuah dramaturgi belaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian berada di Kota Surabaya. Informan sebagai subjek penelitian dipilih dengan cara snowball dan diperoleh sebanyak lima informan. Teori atau perspektif teoritis yang digunakan dalam studi ini adalah kerangka teori dramaturgi oleh Erving Goffman. Hasil penelitian menunjukkan kehidupan sosial remaja pengguna NAPZA memiliki perbedaan sikap dan perilaku pada saat berada di lingkungan sekolah dan di lingkungan rumah untuk menutupi identitas bahwa dirinya merupakan seorang pengguna. Manajemen kesan pun dilakukan dengan sebaik mungkin seperti tidak akan membocorkan identitas diri pada orang yang baru dikenal. Berdasarkan hasil temuan data cenderung mampu membedakan sikap dan perilaku, bahwa remaja pengguna NAPZA dalam berperilaku dalam lingkungan kelompok pengguna dan di luar kelompok pengguna NAPZA.


Keywords


remaja; NAPZA; kehidupan sosial; perbedaan perilaku; identitas ganda

Full Text:

PDF

References


Purwatiningsih S (2001) Penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Populasi 12 (1).

Merdeka Online (2017) Jumlah pengguna narkoba di kalangan pelajar Surabaya meningkat. https://www.merdeka.com/peristiwa/tahun-2017-jumlah-pengguna-narkoba-di-kalangan-pelajar -surabaya-meningkat.html. Diakses pada Sabtu, 20 Januari 2018 Pukul 19.25 WIB.

Santoso T & Silalahi A (2000) Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja: Suatu perspektif. Indonesian Journal of Criminology 1 (1):4232.

Sari DM (2018) Peran kader anti penyalahgunaan narkoba berbasis pelajar oleh Badan Narkotika Nasional Surabaya. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education 5 (2):128-140.

Septanto A (2019) Perilaku menyimpang masyarakat penjudi merpati di Surabaya. Jurnal Sosiologi Dialektika 14 (2):126-131.

Simanungkalit P (2012) Model Pemidanaan yang ideal bagi korban pengguna narkoba di Indonesia. Yustisia Jurnal Hukum 1 (3).

Smith G (2006) Erving Goffman. Routledge.

Spencer MB, Noll E, Stoltzfus J & Harpalani V (2001). Identity and school adjustment: Revisiting the “acting white” assumption. Educational Psychologist 36 (1):21-30.

Suyatna U (2018) Evaluasi kebijakan narkotika pada 34 provinsi di Indonesia. Sosiohumaniora 20 (2):168-176.

Tseëlon E (1992) Is the presented self sincere? Goffman, impression management and the postmodern self. Theory, Culture & Society 9 (2):115-128.

Unayah N, Sabarisman M (2016) Fenomena kenakalan remaja dan kriminalitas. Sosio informa 1 (2).

Young K (2018) Personality and problems of adjustment. Routledge.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Sosiologi Dialektika

Indexing by

  

 

View Jurnal Sosiologi Dialektika Stats

Creative Commons License
JSD by Unair is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.