Strategi Polres Madiun dalam manajemen konflik pencak silat

I Made Jata Wiranegara

= http://dx.doi.org/10.20473/jsd.v15i1.2020.41-48
Abstract views = 53 times | downloads = 63 times

Abstract


Manajemen konflik Pencak Silat PSHT dan PSHW di Kabupaten Madiun mengalami kendala internal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi Polisi Daerah Madiun dalam pengelolaan konflik seni bela diri PSHT dan PSHW. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif dan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik seni bela diri PSHT dan PSHW pada dasarnya disebabkan oleh beberapa faktor, seperti faktor perbedaan sejarah, perbedaan manajemen, dan faktor pengiriman pengajaran yang berbeda. Kemudian konflik PSHT dan PSHW terjadi pada saat-saat tertentu, seperti di Nyekar 1 Muharam oleh PSHT dan Suran Agung oleh PSHW. Pola kejahatan akibat konflik antara PSHT dan PSHW, yaitu ancaman dengan senjata, penganiayaan, dan penghancuran. Ada tiga tahap untuk mengelola konflik di Madiun terkait dengan konflik seni bela diri PSHW dan PSHT, yaitu pre-emptive, preventive, dan repressive.


Keywords


strategi; konflik; pencak silat; manajemen; kepolisian

Full Text:

PDF

References


Olson J (2007) The freshness of fanaticism: The abolitionist defense of zealotry. Perspectives on politics 5 (4):685-701.

Prastya A (2016) Konflik Kekerasan Antara Pendekar Silat Dalam Perspektif Sosiologi (Studi Konflik antar Pendekar Silat di wilayah Madiun). In: Indonesia Yang Berkeadilan Sosial Tanpa Diskriminasi, 19 Oktober 2016, UTCC.

Rosanty D (2011) Sejarah dan Dinamika Konflik antara Perguruan Pencak Silat Setia Hati Terate dan Setia Hati Winongo di Kabupaten Madiun (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada).

Sarkosi E (2019) Aplikasi Go Sigap sebagai wujud peningkatan pelayanan publik yang lebih mudah bagi masyarakat dengan berbasis teknologi informasi. Jurnal Sosiologi Dialektika 14 (2):84-94.

Schneider S (2014) Crime Prevention: Theory and Practice. CRC Press.

Sendewana B (2013) Studi kasus mengenai tembak di tempat tersangka oleh kepolisian. LEX ET SOCIETATIS 1 (3).

Sherman LW & Eck JE (2003) Policing for crime prevention. In Evidence-based crime prevention:309-343). Routledge.

Toscano A (2017) Fanaticism: On the Uses of an Idea. Verso Books.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Wilson ID (2002) The Politics of Inner Power: The Practice of Pencak Silat in West Java (Doctoral Dissertation, Murdoch University).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Sosiologi Dialektika

Indexing by

  

 

View Jurnal Sosiologi Dialektika Stats

Creative Commons License
JSD by Unair is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.