FAKTOR – FAKTOR YANG MEMENGARUHI PELAKSANAAN RONDE KEPERAWATAN

Maria Florentina Moi, Nursalam Nursalam, Candra Panji Asmoro

= http://dx.doi.org/10.20473/fmnj.v2i1.12806
Abstract views = 357 times | views = 275 times

Abstract


Pendahuluan: Ronde keperawatan bertujuan untuk memecahkan masalah keperawatan pasien yang dilakukan oleh perawat dan pasien untuk membahas dan menerapkan asuhan keperawatan. Implementasi ronde keperawatan dapat dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, norma subjektif, dan niat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ronde  keperawatan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bajawa.

Metode: Desain penelitian ini adalah cross-sectional. Total populasi adalah 108 dan diperoleh 98 responden dengan total sampling. Variabel independen adalah pengetahuan, sikap, norma subjektif, dan niat. Variabel dependen adalah pelaksanaan putaran keperawatan. Instrumen menggunakan kuesioner. Data dianalisis oleh Spearmen's Rho.

Hasil: Faktor dominan dalam pelaksanaan ronde keperawatan adalah intensi (p=0,007). Ada hubungan antara pengetahuan dan sikap (p = 0,000), pengetahuan dengan norma subjektif (p = 0,000), sikap dengan niat (p = 0,004), norma subyektif dengan niat (p = 0,002), niat dengan ronde keperawatan ( p = 0,030).

Kesimpulan: Implementasi ronde keperawatan akan berjalan dengan baik dengan pengetahuan yang ronde keperawatan. Sehingga pelatihan dalam ronde keperawatan diperlukan dan implementasi ronde keperawatan harus teratur dan berkelanjutan.


Keywords


nursing round; knowledge; attitudes; intentions; subjective norms

Full Text:

PDF

References


Abela-Dimech, F. and Vuksic, O. (2018) ‘Improving the practice of handover for psychiatric inpatient nursing staff’, Archives of Psychiatric Nursing. W.B. Saunders. doi: 10.1016/J.APNU.2018.04.004.

Agustina, V., Agustian, D. and Ibrahim, F. (2016) ‘Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Perawat dalam Pelaksanaan Ronde Keperawatan di Ruang Aster dan ICCU RSUD dr. Doris Sylvanus’, Dinamika Kesehatan, 7(1).

Ajzen, I. (1991) ‘The Theory of Planned Behavior’, Orgnizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), pp. 179–211. doi: 10.1016/0749-5978(91)90020-T.

Ajzen, I. (2005) Attitudes, Personality and Behavior. 2nd edn. New York: Open University Press.

Binka, C. et al. (2018) ‘“I always tried to forget about the condition and pretend I was healed”: coping with cervical cancer in rural Ghana’, BMC Palliative Care, 17(1), p. 24. doi: 10.1186/s12904-018-0277-5.

Fabry, D. (2015) ‘Hourly rounding: Perspectives and perceptions of the frontline nursing staff’, Journal of Nursing Management, 23(2), pp. 200–210. doi: 10.1111/jonm.12114.

Haigh, R. et al. (2016) ‘Development and implementation of nursing grand rounds in a cancer centre’, Cancer Nursing Practice (2014+), 15(5), p. 24. doi: http://dx.doi.org/10.7748/cnp.15.5.24.s22.

Hendra, A. (2008) Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Jennings, F. L. and Mitchell, M. (2017) ‘Intensive care nurses’ perceptions of Inter Specialty Trauma Nursing Rounds to improve trauma patient care—A quality improvement project’, Intensive and Critical Care Nursing. Elsevier Ltd, 40, pp. 35–43. doi: 10.1016/j.iccn.2017.01.002.

Mahanes, D., Quatrara, B. D. and Shaw, K. D. (2013) ‘APN-led nursing rounds: An emphasis on evidence-based nursing care’, Intensive and Critical Care Nursing. Elsevier Ltd, 29(5), pp. 256–260. doi: 10.1016/j.iccn.2013.03.004.

Negarandeh, R., Hooshmand Bahabadi, A. and Aliheydari Mamaghani, J. (2014) ‘Impact of regular nursing rounds on patient satisfaction with nursing care’, Asian Nursing Research. Elsevier, 8(4), pp. 282–285. doi: 10.1016/j.anr.2014.10.005.

Nursalam (2013) Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis edisi. 3rd edn. Jakarta: Salemba Medika.

Nursalam (2014) Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional. 4th edn. Jakarta: Salemba Medika.

Nursalam (2015) Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Prakti. Jakarta: Salemba Medika.

Sherrill, K. J. (2012) ‘Using nursing grand rounds to enforce Quality and Safety Education for Nurses competencies’, Teaching and Learning in Nursing. National Organization for Associate Degree Nursing, 7(3), pp. 118–120. doi: 10.1016/j.teln.2011.11.007.

Shin, N. and Park, J. (2018) ‘The Effect of Intentional Nursing Rounds Based on the Care Model on Patients’ Perceived Nursing Quality and their Satisfaction with Nursing Services’, Asian Nursing Research J. Korean Society of Nursing Science, 12(3), pp. 203–208. doi: 10.1016/j.anr.2018.08.003.

Siahaan, J. V., Albiner, S. and Bukit, E. C. (2018) ‘Pengaruh Pelatihan ronde Keperawatan terhadap Kinerja Perawat dalam Asuhan Keperawatan di RS Royal Prima Medan’, Jumantik, 3(1), pp. 1–15.

Wahyuni, E. D. (2012) Pengembangan Model Perilaku Perawat dalam Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Berbasis Theory of Planned Behavior di RSD Mardi Waluyo Kota Blitar. Universitas Airlangga.

Weiss, S. A. and Tappen, R. M. (2015) Nursing Leadership and Management Nursing Leadership.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Fundamental and Management Nursing Journal



Creative Commons License

This journal (p-ISSN:2355-2662; e-ISSN:2656-4610) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

 

View My Stats