HUBUNGAN ANTARA FAKTOR EKSTERNAL DENGAN PERILAKU TIDAK AMAN DALAM PENGOPERASIAN OVERHEAD CRANE

Fildza Fadhila

= http://dx.doi.org/10.20473/ijosh.v7i2.2018.152-161
Abstract views = 129 times | views = 114 times

Abstract


Unsafe behavior is a major cause of workplace accidents. Environmental or external factor is dominant factor that can influence a behavior. The present research was conducted at PT. Bangun Sarana Baja (BSB) Gresik which is one of steel industry in construction sector. The purpose of this study was to analyze the corellation between external factor and unsafe behavior of workers in overhead crane operation at PT. Bangun Sarana Baja Gresik. This research was an observational analytic and used cross-sectional design. Population in this research was all of workshop worker that operates overhead crane (OHC) at PT. Bangun Sarana Baja (BSB) Gresik. The samples were 80 people, taken randomly by simple random sampling method. Data which had obtained then was analyzed statistically using correlation of contingency. The results showed that between variables of external factor more of them has a correlation with unsafe behavior in overhead crane operation. They are supervision (p = 0.004) and training (p = 0.000). The result of this study can be concluded that rather good supervision and unparticipated training by workers can influence their unsafe behavior. So if the value of the both variables improved to be better then it will be able to decrease the unsafe behavior in overhead crane operation.


Keywords: external factor, overhead crane, unsafe behavior


Full Text:

PDF

References


Abiszah., 2014. Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan tidak Aman Pekerja Job Pertamina- Petrochina East Java. Skripsi. Surabaya: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga.

Basuki., 2012. Analisis Intervensi Penyuluhan Penyakit Jantung Koroner terhadap Perubahan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pegawai Universitas Terbuka yang Berpotensi Penyakit Jantung Koroner Tahun 2011. Tesis. Jakarta: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Bikatofani, R.R., 2015. Analisis Risiko Pengoperasian Overhead Crane Double Girder di Divisi Kapal Niaga PT. PAL Surabaya. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health. [e-journal] Vol. 4. No. 1.

Bureau of Labor Statistics., 2008. Crane-Related Occupational Fatalities. [online]. Tersedia di: http://bls.gov. [diakses tanggal 15 Desember 2016]

Cooper, D., 2009. Behavioral and Safety Framework for Success. Indiana: BSMS Inc.

Delfianda., 2012. Survey Faktor Tindakan tidak Aman Pekerja Konstruksi PT. Waskita Karya Proyek World Class University di UI Depok Tahun 2011. Skripsi. Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Dewi, N., 2015. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan tidak Aman (Unsafe Action) pada Pekerja Bagian Plastik PT. X. Skripsi. Surabaya: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga.

Halimah, S., 2010. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Aman Karyawan di PT. SIM PLANT TAMBUN II Tahun 2010. Skripsi. Jakarta: Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Handayani, E., 2010. Hubungan Antara Penggunaan Alat Pelindung Diri, Umur dan Masa Kerja dengan Kecelakaan Kerja pada pekerja Bagian Rustic di PT. Borneo Melintang Buana Eksport Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat. [e-journal] Vol. 4. No. 3.

Kementerian Perindustrian., 2012. Perencanaan Kebutuhan energi Sektor Industri dalam Rangka Akselerasi Industrialisasi. Jakarta: Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal Kementerian Perindustrian.

Kurniawati, G., 2014. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku tidak Aman pada Pekerja di Bagian Assembly PT. PAL Indonesia. Skripsi. Surabaya: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universita Airlangga.

Listyandini, R., 2013. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku tidak Aman pada Pekerja Kontraktor di PT. X. Skripsi. Surabaya: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga.

Notoatmodjo, S., 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Citra.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Nomor 05 Tahun 1985. Tentang Pesawat Angkat dan Angkut. Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI Nomor 09 Tahun 2010. Tentang Operator dan Petugas Pesawat Angkat dan Angkut. Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan.

Ramli, S., 2010. Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja: OHSAS 18001. Cetakan kedua. Jakarta: Dian Rakyat.

Riduwan., 2013. Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Bandung: Alfabeta.

Saragih, F., Lubis, H., Tarigan, L., 2014. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Tidak Aman pada Pekerja Lapangan PT. Telkom Cabang Sidikalang Kabupaten Dairi Tahun 2014. Jurnal Kesehatan Masyarakat. [e-journal].

Stranks, J., 2003. The Handbook of Health and Safety Practices. New Jarsey: Pearson Education.

The Center For Construction Research and Training., 2016. Crane-Related Deaths in Construction and Recommendations for Their Prevention. [online] Tersedia di: [diakses tanggal 15 Desember 2016].


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

View IJOSH Stats  

In collaboration with:

Asosiasi Hiperkes dan Keselamatan Kerja Indonesia (AHKKI) Wilayah Jawa Timur 

MOU dengan AHKKI

This Journal is Indexed By: