Beban Kerja Obyektif Tenaga Perawat di Pelayanan Rawat Inap Rumah Sakit

Rohmat Dwi Romadhoni, Widodo J. Pudjirahardjo

= http://dx.doi.org/10.20473/jaki.v4i1.2016.57-66
Abstract views = 1525 times | views = 831 times

Abstract


Inpatient services at the X Hospital consists of Intensive Care Units and Inpatient Units. In 2014, a nurse  at the unit as a whole experienced a shortfall of 66.67% from 9 rooms there. This shortage triggered the
increasing of nurse workload. This study aimed to find out the objective workload on nurses in Intensive Care Units and Inpatient Units. This research is quantitative descriptive with cross-sectional design. The sample used is total sampling, as many as 174 nurses. Data obtained using activity sheets time and motion study indirectly (self-assessment). Results from this study show the objective workload in the Intensive Care Unit on the morning
shift have a heavy workload category, afternoon shift and the night shift has a moderate workload category, while at Inpatient Unit on the morning shift and afternoon shift has a heavy workload category, and shift night has a
moderate workload category. The conclusion of this study is objective workload in the Intensive Care Unit has a moderate workload category, while the objective workload in the Inpatient Unit has a heavy workload category.

Keywords: nurse,objective workload, time and motion study


Full Text:

PDF

References


Barnes, R. M. 1989. Motion and Time Study: Design and Measurement of Work. John Wiley and Sons.

Depkes RI. 2001. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1239 tahun 2001 Tentang Registrasi dan Praktik Perawat.

Jakarta. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Depkes RI, 2004. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2004 Tentang Pedoman Penyusunan Perencanaan

Sumber Daya Manusia Kesehatan di Tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, serta Rumah Sakit. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik

Indonesia.

Depkes RI. 2007. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 432 Tahun 2007 Tentang Pedoman Manajemen Kesehatan

dan Keselamatan Kerja (K3) di Rumah Sakit. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Depkes RI. 2009. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit. Jakarta. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Ernawati, N.I.A.K., Nursalam dan Djuari, L. 2011. Kebutuhan Riil Tenaga Perawat dengan Metode Workload Indicator Staff Need

(WISN). Jurnal Penelitian. Jurnal Ners Vol. 6 No. 1 April 2011:86-93. Surabaya: Universitas Airlangga.

Gibson, Ivanecevich, J.L., dan Donnely, J.M. 2000. Organisasi: Perilaku, Struktur dan Proses, Edisi VIII (Alih Bahasa Nunuk Adiani).

Jakarta: Binarupa Aksara.

Gunawan, 2007. Analisis Beban Kerja Perawat dengan Time Motion Study Berdasarkan Kompetensi Perawat. Skripsi. Surabaya:

Universitas Airlangga.

Haryanti, Faridah, A., Puji, P. 2013. Hubungan Antara Beban Kerja dengan Stres Kerja Perawat di Instalasi Gawat Darurat RSUD

Kabupaten Semarang. Jurnal Penelitian. Jurnal Managemen Keperawatan Vol. 1 No. 1 Mei-2013; 48-56. Semarang: STIKES Ngudi

Waluyo.

Hendianti, G.I., Somantri, I., dan Yudianto, K. 2012. Gambaran Beban Kerja Perawat Pelaksana Unit Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung. Jurnal Penelitian. Bandung: Universitas Padjadjaran.

Ilyas, y., 2011. Perencanaan SDM Rumah Sakit: Teori, Metoda dan Formula. Depok: Pusat Kajian Ekonomi Kesehatan Fakultas

Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Jakarta.

Kemenkes RI. 2010. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1778 Tahun 2010 Tentang Pedoman Penyelenggaraan

Pelayanan Intensive Care Unit (ICU) di Rumah Sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. 2012. Pedoman Teknis Bangunan Rumah Sakit Ruang Rawat Inap. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. 2014 (a). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2014 Tentang Klasifikasi dan Perizinan

Rumah Sakit. Jakarta. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. 2014 (b). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2014 Tentang Keperawatan. Jakarta. Kementerian

Kesehatan Republik Indonesia. Nursalam. 2005. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta:

Salemba Medika.

Nursalam. 2012. Manajemen Keperawatan. Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional. Edisi 3. Jakarta: Salemba Medika.

Pudjirahardjo. W.J., Rivai, F., dan Hargono, R. (2003). Faktor Dominan yang Mempengaruhi Kinerja Perawat dalam Melaksanakan Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap RSU Haji Surabaya. Jurnal Penelitian. Surabaya. Universitas Airlangga.

Romadhoni, R. D. 2015. Analisis Kelemahan Metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN) dalam Perhitungan Kebutuhan Tenaga Perawat. Skripsi. Surabaya: Universitas Airlangga.

Sukadarma, I.G.N.K., Wati, N.M.N., dan Widyasari, N.P.I. (2014). Hubungan Beban Kerja Perawat dengan Kualitas Asuhan Keperawatan. Jurnal Penelitian. Keperawatan Jiwa, Komunitas dan Manajemen Desember Vol. 1 No. 2.

Wignjosoebroto, 1995. Ergonomi Studi Gerak dan Waktu Teknik Analisis untuk Peningkatan Produktivitas Kerja. Surabaya: PT. Guna

Widya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Web
Analytics

Views JAKI Stats

 

This journal is indexed by:

   

     

And many more...

We follow the ICMJE recommendations and Listed on 

 

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.