Demographical Factors, Not Lifestyle Factors, Associated with the Increase of Random Blood Glucose in Coastal Areas

Nilam Yusika Sari, Susy K. Sebayang, Septa Indra Puspikawati, Desak Made Sintha Kurnia Dewi, Ayik M. Mandagi, Erni Astutik

= http://dx.doi.org/10.20473/jn.v13i1.8148
Abstract views = 156 times | views = 68 times

Abstract


Introduction: Blood glucose is an important component in the body produced by the consumption of carbohydrates, proteins, and fats. A blood glucose imbalance causes an increase in the blood glucose level in the body. The occurrence of economic changes due to tourism may lead to a change in diet that can lead to increased blood glucose levels. This study aims to analyse the factors related to random blood glucose in people living in coastal tourism areas in Banyuwangi

Methods: The study used a cross-sectional survey. A total of 112 respondents were recruited using the random sampling method, using two-stage cluster sampling techniques taken from the Head of household data in multiple villages. The factors studied included demographic, socioeconomic, lifestyle, and family health history.

Results: The results showed that men had 28% higher random blood glucose compared to woman. People living in Bangsring had 31% higher random blood glucose compared to those in Buluagung.

Conclusion: Local health care services should put extra effort into include men and those living in Bangsring in programs to prevent Diabetes Mellitus in coastal areas.


Keywords


random blood glucose; coastal area; tourism

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi. (2014). Banyuwangi Dalam Angka Tahun In Figures 2014. Banyuwangi: BPS Kabupaten Banyuwangi.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI. (2013). Riskesdas Biomedis: Riset Kesehatan Dasar 2013. pdf

Dolongseda, F.V. dkk. (2017). Hubungan Pola Aktivitas Fisik Dan Pola Makan Dengan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Pancaran Kasih GMIM Manado. Journal Keperawatan (E-Kp). Volume 5 Nomor 1, Februari 2017.

Erris. (2015). Faktor Risiko Kejadian Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2015. Scientia JournalStikes Prima Jambi. Nomer 3 Volume 4 Desember 2015..

Kurniawan, I. (2014). Hubungan Antara Indeks Masa Tubuh Dengan Kadar Gula Darah Prospandial Pada Anggota Kepolisian Resor Karanganyar. Naskah Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Kusuma, B.M.A. (2014). Pembangunan Terintegrasi Dalam Mewujudkan Kota Pariwisata Bertaraf Internasional: Studi Kasus Di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur. JKMP (ISSN. 2338-445x) Volume 2 Nomer 2 September 2014 halaman 103-220.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). INFODATIN: Situasi dan Analisis Diabetes. Jakarta Selatan: Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Laila, Alfi, dkk. (2017). Analisis Faktor-Faktor Risiko Kejadian Katarak Di Daerah PesisirKendari. ___. Volume 4 Nomor 2 Bulan April 2017 ISSN: 2339-1006.

Lanywati, E. (2001).Diabetes Mellitus Penyakit Kencing Manis.Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Murdiyatmoko, J. (2007). Sosiologi: Memahami Dan Mengkaji Masyarakat. Bandung: PT. Grafindo Media Pratama.

Nugroho, dkk. (2010). Hubungan Antara Tingkat Stress Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Sukoharjo I Kabupaten Sukoharjo. (Accessed: December 26, 2017).

Ohta, dkk. (2014). Gender Differences In Metabolic Disorder And Related Diseases In Spontaneously Diabetic Torii-LeprfaRats.Journal Of Diabetes Research. Website: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4033479/(Accessed: December 26, 2017).

Pangkalan Ide. (2007). Diet South Beach: Gendut, No Way! KurusTapiBeresiko? Nggak-Lah. Aduhai Tanpa Diabetes Sih Oke. Jakarta. PT. Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia. ISBN: 78-979-27-0203-3.

Prabowo, dkk. (2015). Hubungan Pendidikan Dan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diit Pada Penderita Diabetes Mellitus Di Wilayah Puskesmas Plosorejo Giribangun Matesih Kabupaten Karanganyar. _______. Program Studi Diploma III Ilmu Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan PKU Muhammadiyah Surakarta.

Rao, dkk. (2010). A Study on the Prevalence Of Type 2 Diabetes In Coastal Karnataka. Int J Diabetes Ctries, 30.

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2878695/(Accessed : June 23, 2018).

Salami. (2017). Faktor Sosiodemografi Dan Self Efficacy Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 (Study Pada Peserta Prolanis) Di Puskesmas Talaga Bodas Bandung. Medika Cendikia. Volume 4 Nomer 1 2017.

Sudaryanto. dkk. (2014). Hubungan Antara Pola Makan, Genetik Dan Kebiasaan Olahraga Terhadap Kejadian Diabetes Mellitus Tipe II Di Wilayah Kerja Puskesmas Nusukan, Banjarsari. Prosiding SNST Ke-5 Tahun 2014 Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim Semarang ISBN 978-602-99334-3-7.

Sebayang, S. K., dkk. (2017). Health Care-Seeking Behaviour of Coastal Communities in Banyuwangi, Indonesia: Results of A Cross-Sectional Survey. Jurnal Ners, 12 (1), pp.66-73.

Tjekyan dan Suryadi. (2014). Angka Kejadian dan Faktor Risiko Diabetes Mellitus Tipe 2 Di 78 RT Kotamadya Palembang Tahun 2010. MKS. Tahun 46 Nomer 2, April 2014.

Wijayakusuma, M. Hembing. (2004). Bebas Diabetes Mellitus Ala Hembing. Jakarta: PuspaSwara.

Wicaksono, R.P. (2011). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2(StudiKasus Di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Dr.Kariadi). Skripsi. Program Pendidikan Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.

Wiyadi, dkk. (2013). Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus. Jurnal Husada

Mahakam. Volume III nomer 6 Nopember 2013 halaman 263-318.

Willer, dkk. (2016). Sex And Gender Differences in Risk, Pathophysiology And Complications Of Type 2 Diabetes Mellitus. Journal Endocr Rev, 37, pp.278-316.

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4890267/(Accessed; June 23, 2018).

Wulandari, dkk. (2013). Perbedaan Kejadian Komplikasi Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Menurut Gula Darah Acak. Jurnal Berkala Epidemiologi. Volume 1 Nomer 2 September 2013 halaman 182–191.

Yanita, dkk. (2016). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diabetes Mellitus Tipe II. Majority. Volume 5 Nomer 2 April 2016.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Jurnal Ners

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This journal is indexed by:

   

   

   

 

Creative Commons License

This journal (p-ISSN:1858-3598; e-ISSN:2502-5791) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

StatCounter - Free Web Tracker and Counter