REPRESENTASI KEISLAMAN DALAM GRUP MUSIK SABYAN GAMBUS

Muhammad Rosyid Husnul Waro’i, Siti Lussiyandari

= http://dx.doi.org/10.20473/lakon.v9i1.19820
Abstract views = 352 times | downloads = 474 times

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan representasi keislaman dalam kelompok musik Sabyan Gambus. Penelitian ini membahas bagaimana Islam direpresentasikan oleh Sabyan Gambus menggunakan teori Sirkuit Kebudayaan (Circuit of Culture) Stuart Hall. Teori tersebut terdiri dari beberapa aspek, yaitu produksi, konsumsi, regulasi, identitas, dan representasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam menjelasakan fenomena kebudayaan. Sebagai data, penelitian ini menggunakan video-video performance Sabyan Gambus di Youtube. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kehadiran Sabyan Gambus di Youtube menandai pergeseran penting dari media yang dipakai budaya pop Islam untuk berproduksi. Kemudian, identitas keislaman Sabyan Gambus dapat dilihat melalui sejarah musik gambus di Indonesia, performativitas mereka dan estetika musik mereka. Sabyan juga menunjukkan bahwa identitas Islam yang melekat mengalami tarik menarik dengan konteks sosio-budaya Indonesia.

Keywords


Representasi; Musik Islami; Sirkuit Kebudayaan

Full Text:

PDF

References


Ahmad, Fathoni. (2018, 6 November). Adakan Lomba Shalawat Daring, Muslimat NU Gandeng Sabyan Gambus. Diakses pada tanggal 23 November 2019, dari https://www.nu.or.id/post/read/98556/adakan-lomba-shalawat-daring-muslimat-nu-gandeng-sabyan-gambus

Akmaliah, Wahyudi. (2014). “When Ulama Support a Pop Singer: Fatin Sidqiah and Islamic Pop Culture in Post-Suharto Indonesia”, Al-Jamiah, Vol. 52, No. 2 .

As’ad, Muhammad. (2018, 29 Juni). “Sabyan, ‘islamic music’ and popular culture”, The Jakarta Post.

Barenderg, Bart. (2006). “The Art of No-Seduction: Muslim Boy-Band Music in Southeast Asia and The Fear of Female Voice”, IIAS Newsletter.

Berg, Birgit. (2011). “Musical Modernity, Islamic Identity, and Arab aesthetics in orkes gambus”, Islam and Popular Culture in Indonesia and Malaysia edited by Andrew N. Weitraub. London: Routledge.

Cholil, Abdul Muiz. (2018, 21 Desember). Senandung Cinta Shalawat, NU Tegal Hadirkan Sabyan Gambus. Diakses pada 12 November 2019, dari https://www.nu.or.id/post/read/100543/senandung-cinta-shalawat-nu-tegal-hadirkan-sabyan-gambus-

Rochman, Fathur. (2019, 13 April). Rhoma dan Nissa Sabyan semarakkan kampanye Prabowo-Sandi di Tangerang. Diakses pada tanggal 20 November 2019, dari https://pemilu.antaranews.com/berita/828504/rhoma-dan-nissa-sabyan-semarakkan-kampanye-prabowo-sandi-di-tangerang,

Hall, Stuart. (1997). Representation: Cultural Representation and Signifying Practices. London: Sage.

Hasan, Noorhaidi. (2009). The Making of Public Islam; Agency and Commodification on The Landscape of the Indonesian Public Sphre. Contemporary Islam, 245.

Heryanto, Ariel. (2015). Identitas dan Kenikmatan: Politik Budaya Layar Indonesia. Jakarta: Gramedia.

Jati, Wasisto Raharjo. (2015). “Islam Populer sebagai Pencarian Identitas Muslim Kelas Menengah Indonesia”, Teosofi, Vol. 5, Nomor 1, Juni 2015, hal. 139-163.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi . Rineka Cipta: Jakarta.

M. Quraish Shihab. Jilbab Pakaian Wanita Muslimah; pandangan Ulama masa lalu dan cendikiawan kontemporer. Jakarta: Penerbit Lentera Hati. 2004.

Muhammad, A. (2018). Sabyan, islamic Music and Popular Culture. Jakarta: The Jakarta Post.

Muhammad, D. (2018). Sabyan Gambus; Popularity and Change. Jakarta: The Jakarta Post.

N, A. M., & Zapin, M. (2004). Folk Dance of the Malay. Singapore: Oxford University Press.

Nugraha, Candra. (2019, 25 Maret). Diguyur Hujan, Grup Sabyan Gambus Hibur Pendukung Prabowo-Sandiaga. Diakses pada tanggal 23 November 2019, dari https://regional.kompas.com/read/2019/03/25/21522401/diguyur-hujan-grup-sabyan-gambus-hibur-pendukung-prabowo-sandiaga

Shihab, M. Q. (2004). Jilbab Pakaian Wanita Muslimah; Pandangan Ulama Masa Lalu dan Cendikiawan Kontemporer. Jakarta: Lentera Hati.

Sutari, Tiara. (2019, 8 Maret). Prabowo Tolak Bernyanyi Selawat dengan Nisa Sabyan di Bandung. Diakses pada tanggal 13 November 2019, dari https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190308161953-32-375619/prabowo-tolak-bernyanyi-selawat-dengan-nisa-sabyan-di-bandung

Syofyan, Donny. (2018, 9 Juli). “Sabyan Gambus; Popularity and Change”, The Jakarta Post.

Tim detikcom. (2019, 7 April). Gandeng Nissa Sabyan, Saraswati Dorong Milenial Tak Golput. Diakses pada tanggal 18 November 2019, dari https://news.detik.com/berita/d-4500107/gandeng-nissa-sabyan-saraswati-dorong-milenial-tak-golput

Sumber dari Youtube:

https://youtu.be/5B4gejBkTxk

https://www.youtube.com/watch?v=aCYSQJoof_s

https://youtu.be/CdoMEJNd2Nc

https://www.youtube.com/watch?v=xGldOfmzreE


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Lakon is indexed by:

 

 

Creative Commons License
LAKON by Unair  is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats