PERLAWANAN TERHADAP DOMINASI PATRIARKI DALAM NOVEL NYAI GOWOK DAN KEMBANG TURI KARYA BUDI SARDJONO: KAJIAN FEMINIS RADIKAL

Emi Asmida

= http://dx.doi.org/10.20473/lakon.v9i2.20175
Abstract views = 232 times | downloads = 160 times

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan bentuk pelecehan seksual terhadap tokoh perempuan dan perlawanannya yang digambarkan dalam novel Nyai Gowok dan Kembang Turi karya Budi Sardjono. Fokus penelitian ini adalah pada tindakan kekerasan seksual yang dilakukan oleh laki-laki terhadap perempuan, dan perjuangan masyarakat untuk membebaskan perempuan dari ketidakadilan gender yang dilakukan oleh perempuan dan laki-laki. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan feminis radikal yang berasumsi bahwa sistem masyarakat patriarki menjadikan perempuan sebagai objek hasrat seksual laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk eksploitasi seksual yang digambarkan dalam novel-novel tersebut adalah: a) prostitusi, b) pelecehan seksual, c) intimidasi seksual, d) perbudakan seksual, dan e) aborsi paksa. Selain itu, hasil lain dari penelitian ini mengungkapkan penolakan terhadap dominasi patriarki yang dilakukan baik laki-laki maupun perempuan, antara lain: a) penyangkalan/penolakan, b) pemberian pemahaman dan keberanian mengemukakan pendapat, dan c) balas dendam. Dari hasil yang ditemukan pada kedua novel tersebut, terungkap bahwa eksploitasi seksual melibatkan profesi/pekerjaan perempuan. Novel-novel ini juga memberikan pandangan bahwa tidak hanya perempuan yang mampu memperjuangkan kesetaraan gender, namun laki-laki yang tergolong pada dominan patriarki juga berpotensi menjadi profeminis.

Keywords


Eksploitasi Seksual; Pelecehan Seksual; Resistensi terhadap Dominasi Patriarki; Feminisme

Full Text:

PDF

References


Anshori, M. A. (2015). Perempuan: Perspektif Filsafat, Tasawuf, dan Fiqih. Al-Adyan, X(1), 1–18.

Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (1992). Qualitative Research for Education: An Introduction to Theory and Methods. Boston: Allyn and Bacon.

Endraswara, S. (2011). Sastra Bandingan: Pendekatan dan teori Pengkajian. Yogyakarta: Lumbung Ilmu.

Ihromi, T. O. (1995). Kajian Wanita dalam Pembangunan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Kartono, K. (1992). Patologi Sosial 2: Kenakalan Remaja. Jakarta: Rajawali Press.

Perempuan, K. (2014). 15 Bentuk Kekerasan Seksual. Retrieved December 19, 2019, from Kompas Perempuan website: https://www.komnasperempuan.go.id/

Prabasmoro, A. P. (2006). Kajian Budaya Feminis: Tubuh, Sastra, dan Budaya Pop. Yogyakarta: Jalasutra.

Remak, H. H. (1971). Comparative Literature. In Contemporary Literature: Methods & Perspectives. Illionis: Carbondale & Edwarddsville.

Rollins, J. H. (1996). Women’s Minds Women’s Bodies: The Psychology of Women in a Biosocial Context. United Stated of America: Prentice Hall.

Saifullah, M. (2011). Aborsi dan Resikonya Bagi Perempuan (dalam Pandangan Islam). Jurnal Sosial Humaniora, 4(1), 13–25.

Sardjono, B. (2011). Kembang Turi. Yogyakarta: Diva Press.

Sardjono, B. (2014). Nyai Gowok. Yogyakarta: Diva Press.

Sendratari, L. P. (2016). Kumpulan Cerpen Perempuan Tanpa Nama: Marginalisasi dan Inferioritas Perempuan (Tantangan Menuju Sastra yang Membebaskan). Prasi, 76–88.

Triwijati, N. E. (2007). Pelecehan Seksual: Tinjauan Psikologis. Masyarakat, Kebudayaan Dan Politik, (4), 303–306.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Lakon is indexed by:

 

 

Creative Commons License
LAKON by Unair  is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. ]

View My Stats