PERALIHAN WESTERNISASI KE ASIANISASI TERHADAP MASYARAKAT KONSUMTIF DI SURABAYA

Ayu Basunanda

= http://dx.doi.org/10.20473/lakon.v9i2.26651
Abstract views = 259 times | downloads = 179 times

Abstract


Studi ini meneliti tentang transisi dari westernisasi ke asianisasi dalam masyarakat perkotaan, khususnya Kota Surabaya. Masyarakat perkotaan dikenal dengan pola hidupnya yang cenderung konsumtif. Hal ini ditandai dengan merebaknya budaya westernisasi yang bertebaran di berbagai mall di sudut kota. Seiring dengan berjalannya waktu, westernisasi tersebut dewasa ini tergeser oleh budaya asianisasi yang tak kalah merebak di sekitar masyarakat. Menggunakan metode kualitatif serta kerangka teori westernisasi dan asianisasi, hasil dari studi ini menunjukkan bahwa perilaku konsumtif masyarakat Kota Surabaya bertransformasi ke asianisasi dan masih tetap tinggi seperti sebelumnya di westernisasi. Hal ini dikarenakan asianisasi juga gencar melakukan penyebaran produk-produknya, mulai dari makanan, fashion, musik, hingga film. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa proses asianisasi yang cenderung lebih cepat daripada westernisasi menghasilkan tingkat konsumtif yang sama tingginya. Hal ini dikarenakan proses penyebaran yang tanpa pemaksaan cenderung akan lebih cepat pula diterima oleh masyarakat yang dituju. Sehingga, asianisasi dapat dikatakan mampu mendominasi pola konsumtif masyarakat Surabaya.

Keywords


Westernisasi; Asianisasi; Konsumsi; Masyarakat Perkotaan; Surabaya

Full Text:

PDF

References


Bahar, A. (2019). UNIQLO x BT21 Dirilis di Indonesia, Antrian Mengular Panjang Hingga Parkiran. Retrieved June 6, 2020, from Hai website: https://hai.grid.id/read/071761749/uniqlo-x-bt21-dirilis-di-indonesia-antrian-mengular-panjang-hingga-parkiran?page=all

Danim, S. (2002). Menjadi Peneliti Kualitatif. Bandung: Pustaka Setia.

Famiersyah, F. R. (2015). Identitas Pascakolonial Konsumen dan Makna Budaya Konsumsi Makanan Jepang di Surabaya. Universitas Airlangga.

Huntington, S. P. (1996). Clash of Civilizations. Harvard: Simon and Schuster.

Maryati, K., & Suryawati, J. (2006). Sosiologi. Jakarta: Esis.

Puspitasari, W. (2013). Gaya Hidup Penggemar K-Pop (Budaya Korea) Dalam Mengekspresikan Kehidupannya Studi Kasus K-Pop Lovers Di Surakarta. SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant, 3(1).

Rachmawaty, I. (2012). Lawikan Kera Ngalam di Tengah Arus Globalisasi. Lakon : Jurnal Kajian Sastra Dan Budaya, 1(1), 98–104. https://doi.org/10.20473/lakon.v1i1.1922

Rijal, N. K. (2017). Pink Globalization: Hello Kitty sebagai Instrumen Soft-Diplomacy Jepang. Jurnal Global & Strategis, 11(1), 1–14. https://doi.org/10.20473/jgs.11.1.2017.1-14

Riyanto, E. D. (2017). Celebrity and Komunitas: The Rise and Fall of the Jogja Hip Hop Foundation (Monash University). https://doi.org/10.4225/03/5949bd62cf2db

Saraswati, T. (2014). Kawaii dalam Produk Budaya Pop Jepang di Mata Penggemar Surabaya: Sebuah Tinjauan Resepsi. Universitas Airlangga.

Sephora Resmi Hadir di Surabaya! (2017). Retrieved May 6, 2020, from Majalah SCG (Surabaya City Guide) website: https://cityguide.suarasurabaya.net/single_post.php?id=910

Simbar, F. K. (2016). Fenomena Konsumsi Budaya Korea pada Anak Muda di Kota Manado. HOLISTIK, Journal Of Social and Culture, IX(18). Retrieved from https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/holistik/article/view/14226/13800

Storey, J. (2007). Pengantar Komprehensif Teori dan Metode: Cultural Studies dan Kajian Budaya Pop. Yogyakarta: Jalasutra.

Taqiuddin, M. F. (2019). Kajian Adegan Slapstick Pada Karakter Utama Film Serial Animasi Larva. Universitas Komputer Indonesia.

Untari, G. (2019). Serunya BT21 Experience - A Winter’s Tale di Senayan City! Retrieved June 17, 2020, from Cosmopolitan Indonesia website: https://www.cosmopolitan.co.id/article/read/12/2019/17507/serunya-bt21-experience-a-winters-tale-di-senayan-city

Yani, A. T. (2012). Pembaharuan Pendidikan. Bandung: Humaniora.

Zaman, S. (2017). Pola Konsumtif Masyarakat Urban dalam Perspektif Semiotik dan Budaya. Paradigma, Jurnal Kajian Budaya, 7(1), 40–49. https://doi.org/10.17510/paradigma.v7i1.138


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Lakon is indexed by:

 

 

Creative Commons License
LAKON by Unair  is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. ]

View My Stats