TOKOH UTAMA TAK BERPENGHARAPAN DALAM CERITA RAKYAT INDONESIA

Iit Purnama Asri

= http://dx.doi.org/10.20473/lakon.v8i2.9506
Abstract views = 1111 times | downloads = 1359 times

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menguak bagaimana tokoh utama yang tidak berpengharapan diceritakan dalam cerita rakyat Indonesia. Penelitian ini berfokus pada dua cerita rakyat dengan tokoh utama pria yang tidak rupawan yaitu Bujang Katak dari Bangka Belitung dan Si Bungsu Katak dari Pulau Kei. Dua karakter laki-laki utama dalam cerita dijelaskan melalui teori aktansial A. J. Greimas. Fokus dari penelitian ini adalah kesamaan objek dalam bentuk pernikahan dengan putri raja dan penentang yang berbeda yaitu persyaratan dari raja. Temuan dari penelitian ini meliputi: 1) Objek dari dua cerita adalah sama yaitu pernikahan dengan putri raja, yang berarti sumber kebahagiaan bagi pria adalah pernikahan; 2) Penentang pada kedua cerita yaitu persyaratan dari raja yang menunjukkan bahwa raja dan putrinya yang menikahi Bujang Katak dan Si Bungsu Katak adalah materialistis. Hal itu dapat dilihat dari persyaratan yang diajukan oleh raja bersifat sangat material dan sang putri tidak menolak persyaratan tersebut.

Keywords


Cerita Rakyat Indonesia; Pernikahan Sumber Kebahagiaan, Teori A. J. Greimas

Full Text:

PDF

References


Bunanta, Murti. 2011. Si Bungsu Katak. Jakarta: Grasindo.

Greimas, Algirdas Julien. 1983. Structural Semantics: An Attempt at a Method. Nebraska: University of Nebraska.

Hall, Stuart. 1997. Representation: Cultural Representations and Signifying Practices. London: SAGE Publications.

Hebert, Louis. 2005. Tools for Text and Image Analysis An Introduction to Applied Semiotics. Quebec: University of Quebec.

JAN. “Legenda Bali Terpotong”. nasional.kompas.com. 11 Agustus 2010. 15 Desember 2017.

K., Dian. 2017. Bujang Katak. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer.

Riyani, Utami Evi. “Terungkap! Sejarah Hubungan Bali dan Kepulauan Kei yang Tak Banyak Diketahui Orang”. lifestyle.okezone.com. 21 Juli 2017. 15 Desember 2017. https://lifestyle.okezone.com/read/2017/07/21/406/1741197/terungkap-sejarah-hubungan-bali-dan-kepulauan-kei-yang-tak-banyak-diketahui-orang

Teeuw, A. 1984. Membaca dan Menilai Sastra. Jakarta: Gramedia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Lakon is indexed by:

 

 

Creative Commons License
LAKON by Unair  is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. ]

View My Stats