Deteksi Dini Risiko Ibu Hamil dengan Kartu Skor Poedji Rochjati dan Pencegahan Faktor Empat Terlambat

Gede Danu Widarta, Muhammad Ardian Cahya Laksana, Agus Sulistyono, Windhu Purnomo

= http://dx.doi.org/10.20473/mog.V23I12015.28-32
Abstract views = 27294 times | downloads = 54042 times

Abstract


Tujuan: menganalisis kasus kematian maternal di RSUD Dr. Soetomo tahun 2011 – 2013 dengan tiga penyebab terbanyak (perdarahan pasca salin, preeklampsia berat dan penyakit jantung) ditinjau dari skor KSPR dan faktor empat terlambat.

Bahan dan Metode: Penelitian ini merupakan penelitian retrospektif observasional dengan desain studi deskriptif. Objek pada penelitian ini merupakan pasien yang meninggal sebagai kasus kematian maternal di RSUD Dr. Soetomo tahun 2011-2013, dengan jumlah 58 orang. Variabel penelitian ini adalah tingkat risiko kehamilan berdasarkan KSPR, faktor empat terlambat dan kematian maternal.

Hasil: Pada penelitian ini didapatkan seluruh kasus kematian maternal mengandung unsur faktor risiko dalam KSPR dan faktor empat terlambat. KRST merupakan kelompok faktor risiko terbanyak (55,2%), diikuti oleh KRT 39,7% dan KRR 5,2%. Faktor terlambat mendeteksi tanda bahaya ditemukan sebanyak 82,8%, terlambat mengambil keputusan merujuk 56,9%, dan terlambat sampai di tempat rujukan 15,5%. Faktor terlambat mendapat pertolongan di tempat rujukan terakhir tidak ditemukan pada penelitian ini.

Simpulan: KSPR masih relevan digunakan untuk deteksi dini faktor risiko ibu hamil. Pencegahan faktor empat terlambat penting untuk menurunkan angka kematian maternal


Keywords


Kematian maternal, KSPR, faktor empat terlambat

Full Text:

PDF

References


Irawan A. Perbandingan Pengaruh Determinan Dekat, Antara dan Jauh Terhadap Kematian Maternal Di Kota Surabaya Tahun 2011-2012. Penelitian untuk meraih gelar SpOG. 2013.

Rochjati P. Skrining antenatal pada ibu hamil: pengenalan faktor risiko. Surabaya: Airlangga University Press; 2003.

Eltahir A. Refusing to accept maternal mortality. Boston: Pathfinder International; 2009.

Rochjati P. Bunga rampai obstetri dan ginekologi sosial: sistem rujukan dalam pelayanan kesehatan reproduksi. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; 2005.

Ghebrehiwet M, Morrow RH. Delay In Seeking And Receiving Emergency Obstetric Care In Eritrea. Journal of Eritrean Medical Association. 2007;9(1):8-13.

Kowalewski M, Jahn A, Kimatta S. Why Do at Risk Mothers Fail to Reach Referral Level? Barriers Beyond Distance and Cost. African Journal of Reproductive Health. 2000;4(1):100-9.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Majalah Obstetri & Ginekologi

          

Statistic



Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License