Pengaruh Lama Paparan Pengikat Cincin Elastomer Ortodonti Terhadap Kualitas DNA

Januar Alif, Ahmad Yudianto

= http://dx.doi.org/10.20473/bsn.v19i1.4034
Abstract views = 620 times | views = 894 times

Abstract


Abstrak

Cincin elastomer merupakan salah satu bagian dari piranti ortodonti cekat yang berfungsi mengikatkan kawat busur ke breket. Cincin tersebut dapat kontak langsung dengan mukosa mulut sehingga adanya sel epitel mukosa terlepas dan menempel pada cincin elastomer. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas DNA adalah lama paparan disamping faktor lain seperti suhu, kelembapan, paparan zat kimia, dan enzim yang merusak DNA (DNAase). kualitas DNA ditentukan dari kadar dan kemurniannya. Visualisasi hasil PCR adalah lokus STR : D13S317 dan D18S51, karena memiliki daya diskriminasi besar pada populasi Indonesia. Penelitian ini bertujuan menjelaskan cincin elastomer ortodonti dapat digunakan sebagai alat identifikasi DNA untuk kepentingan forensik. Penelitian ini merupakan penelitian observasional eksplanasi dengan rancangan longitudinal prospektif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membandingkan dua periodeĀ  paparan, 7 hari dan 14 hari terhadap kualitas DNA yang diamati secara berurutan (time series). Terdapat perbedaan kadar DNA antara lama paparan 7 hari dan 14 hari dimana nilai P pada uji statistik adalah P = 0,012 (P < 0,05). terdapat perbedaan kemurnian DNA antara lama paparan 7 hari dan 14 hari dimana nilai P uji statistik didapatkan P = 0,016 (P < 0,05). Data yang diperoleh disimpulkan bahwa cinicn elastomer dapat digunakan sebagai alat identifikasi DNA untuk kepentingan Forensik.

kata kunci : Cincin Elastomer, Kadar, Kemurnian, Lama Paparan


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA:

Baty, D.L Stone, D.j. , von Fraunhofer, J.A. , 1994, Synthetic elastomeric chains: A literature review, Am. J. Orthod Dentofacial Orthop, vol. 105, pp. 536-42. (Baty, Stone, & Fraunhover, 1994)

Butler, J.M. (2001). STR Analysis for human testing. STR Typing current protocols in Human Genetics Unit.14.8., pp 1-37

Butler, J.M., Yin, S., & Bruce R.M. (2003). The Development of Reduced Size STR Amplicons as Tools for Analysis of Degraded DNA, National Institute of Standards and Technology.

Fadel, B. , Brinkmann, J. , & Miethke, R, 1992, Discloration of A-elastics and power chains by different foods and liquids, Am J. Orthod Dentofacial Orthop, vol. 105 no. 6, pp. 615. (Fadel, Brinkman, & Miethke, 1992)

Gabriel, M.N., Huffine, E.F., Holland, M.M., Parsons, T.J. (2001) Improved mtDNA sequence analysis of forensic remains using a "mini-primer" set amplification strategy, J Forensic Sci 46:247

Gill, P., Whitaker, J., Flaxman, C. (1992). An Investigation of the rigor of interpretation rules for STRs derived from less than 100 pg of DNA. Forensic Sci. Int. 112:17-40

Genge, N.E ; 2003, The Forensic Casebook. Eburypress. Great Britain, London (Genge, 2003).

Griffiths, Miller, Suzuki, Leontin, Gelbart. 1996. An Introduction To Genetic Analysis. USA: W. H. Freeman and Company. (Griffith, Miller, Suzuki, Leontin, & Gelbart, 1996)

Holmes, J. , Barker, M.K. , E.K. , & Tuneay, O.C. , 1993, Cytotoxity of orthodontic elastic. Am J. Orthod. Dentofacial Orthop. , vol. 104 no. 2, pp. 188-19. (Holmes, Barker, E., & Tuneay, 1993)

Mark, D. B., Marks, A. D., & Smith, C. M. (1996). Basic Medical Biochemistry. Batimore: Williams & Wilkins.

Marks, M. H., & Cam, H. M. (1989). Atlas of Adult Prosthodontic: Functional and Esthetic Enchancement. London: Lea and Febiger.

Pertiwi, K. R., & Cahyaningrum, P. (2012). Hereditas Manusia Buku Satu. Yogyakarta: FMIPA UNY.

Pertiwi, K. R., & Yulianti, E. (2011). Pengembangan Modul Pengayaan OSN SMP Materi Forensik. Yogyakarta: FMIPA UNY.

Raharjo, P. (2009). Diagnosis Orthodontik. Airlangga University Press: Surabaya.

Taloumis, L. J., Smith, T. M., Hondrum, S. O., & Larton, L. (1997). Force Decay and Deformation of the Orthodontic Elastomeric Ligatures. Am. J. Orthod Dentoficial Orthop , vol. 111 no. 1, pp 1-11.

Yudianto, A. (2015). Pemeriksaan Identifikasi Forensik Molekuler. Global Persada Press. Surabaya. ISBN 978-602-7676-15-2


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Biosains



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.