Pengaruh Rendaman Air Terhadap Kualitas DNA pada Sperma dengan STR-CODIS D13S317 dan D21S1

Abdul Hadi Furqoni, Ahmad Yudianto, Puspa Wardhani

= http://dx.doi.org/10.20473/bsn.v19i1.4037
Abstract views = 988 times | views = 2477 times

Abstract


Abstrak

Kriminalitas yang terjadi akibat kejahatan seksual banyak terjadi di mana-mana. Kejahatan ini bisa menimpa beberapa orang dan dari berbagai umur.  Dalam kasus ini pasti akan di temukan barang bukti di tempat kejadian perkara. Salah satu bukti akibat kejahatan

seksual adalah bercak sperma. Bercak sperma dapat di temukan seperti pada pakaian yang digunakan korban atau pelaku. Dengan keterbatasan waktu yang dimiliki oleh polisi tentunya

perlu  cara  untuk  pengidentifikasi  siapa  pelaku  dari  kejahatan  tersebut.  Sampel  bercak sperma akan di isolasi DNA.   Isolasi DNA adalah memisahkan DNA yang ada pada sel sperma dengan komponen yang lainnya. Setelah DNA di dapatkan akan di ketahui kadar dan

kemurniannya. Hasil tersebut bisa di pengaruhi oleh media bercak sperma berada. Faktor- faktor tersebut salah satunya media air dan kain katun. Sifat kain katun adalah mempunyai

kemampuan menyerap yang tinggi walaupun dalam keadaan basah sekalipun.  Setelah isolasi DNA, tahapan selanjutnya adalah amplifikasi. Proses amplifikasi dalam penelitian ini adalah menggunakaan STR dengan lokus D13S317 dan D21S11.

Kata kunci : Kriminal, Sperma, DNA, STR-CODIS


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA:

Achmad, Rukaesih. 2004. Kimia Lingkungan. Yogyakarta: Andi.

Adnan. 2006. Reproduksi dan Embriologi. Makassar: Badan Penerbit UNM.

Asdak, Chay. 2010. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Air Sungai: Edisi Revisi Kelima. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press Yogyakarta.

Butler JM, 2006. Genetics and Genomics of Core Short Tandem Repeat Loci Used in Human Indentity Testing. J Forensic Sci. Vol 51, No 2, doi: 10.1111/j.1556-4029.2006.00046.x : 253-265

Campbell NA, Reece, Mitchell. 2004. Biology Concept and Connection. Ed.5. San

Fransisco: Benjamin Cummings. Danaryanto, H. 2005. Air Tanah di Indonesia dan Pengelolaannya. Jakarta: Departemen ESDM.

Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Cetakan Kelima. Yogyakarta: Kanisius.

Jogiyanto. 2008. Metodelogi Penelitian Informasi. Yogyakarta: C. V Andi Offset.

Kodoatie, Robert J. 2012. Tata Ruang Air Tanah. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Lewis, R. 2003. Human Genetics: Concepts and Applications. The McGraw-Hills Company, Inc., Boston: xviii + 454 hlm. Raven, P.H. & G.B.

Johnson. 2002. Biology. 6th ed. New York: McGraw-Hill Companies, Inc. xxiv + 1238 hlm.

Rena Yulia. 2010. Viktimologi: Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kejahatan. Yogyakarta: Penerbit Graha Ilmu.

Singh A, Agarwal A. The Role of Sperm Chromatin Integrity and DNA Damage on Male Infertility. The Open Reproductive Science Journal. 2011;3:65-71.

Haryani, F. M. Ghazali, dan R. Son. 2007. Meat Molecular Detection: Sensitivity of Polymerase Chain Reaction - Restriction Fragment Length Polymorphism in Species Differentiation of Meat From Animal Origin. ASEAN Food Journal 14(1):51-59.

Sugiyono. 2003. Metodelogi Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Suryo. 2005. Genetika Manusia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Toha, A.H. 2001. DNA Keanekaragaman, Ekspresi, Teknologi dan Efek Pemanfaatannya. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Ong S.B., M.I. Zuraini, M. G. Jurin, Y. H. Cheah, R. Tunung, L. C. Chai, Y.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Biosains



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.