Gambaran Mindfulness pada Atlet Senam Artistik Putri Jawa Timur
Unduhan
Teori ironic mental processes menjelaskan tantangan yang sering dihadapi atlet elit yakni kesulitan mengontrol proses kognitif meski telah melakukan upaya mental sebelumnya yang dapat menyebabkan adanya penurunan performa. Mindfulness, yang merupakan kondisi kesadaran dimana individu memberi perhatian secara utuh, dengan niat yang jelas, dan tidak memberi penilaian pada pengalaman masa kini dari momen ke momen, dapat membantu mencegah adanya efek yang merugikan dari proses mental ironis. Penelitian bertujuan memberikan gambaran mindfulness pada atlet senam artistik putri Jawa Timur menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus intrinsik yang melibatkan dua partisipan. Teknik analisis data menggunakan analisis tematik dengan theory driven. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua partisipan mampu untuk mindful ketika sesaat sebelum tampil, saat tampil di pertandingan, saat harus menghadapi trauma terkait dengan gerakan senam, maupun saat menjalani masa rehabilitasi pasca cedera. Namun, keduanya menunjukkan adanya inkonsistensi dalam usahanya menjadi mindful, baik ketika berlatih maupun bertanding.
Aka, B. A. (2009). Cerdas dan Bugar dengan Senam Lantai. Grasindo.
Baer, R. A., Smith, G. T., Hopkins, J., Krietemeyer, J., & Toney, L. (2006). Using Self-Report Assessment Methods to Explore Facets of Mindfulness. Assessment, 13(1), 27–45. https://doi.org/10.1177/1073191105283504
Bernier, M., Thienot, E., Codron, R., & Fournier, J. F. (2009). Mindfulness and Acceptance Approaches in Sport Performance. Journal of Clinical Sport Psychology, 3(4), 320–333. https://doi.org/10.1123/jcsp.3.4.320
Birrer, D., Röthlin, P., & Morgan, G. (2012). Mindfulness to Enhance Athletic Performance: Theoretical Considerations and Possible Impact Mechanisms. Mindfulness, 3(3), 235–246. https://doi.org/10.1007/s12671-012-0109-2
Bishop, S. R., Lau, M., Shapiro, S., Carlson, L., Anderson, N. D., Carmody, J., Segal, Z. V., Abbey, S., Speca, M., Velting, D., & Devins, G. (2006). Mindfulness: A Proposed Operational Definition. Clinical Psychology: Science and Practice, 11(3), 230–241. https://doi.org/10.1093/clipsy.bph077
Boyatzis, R. E. (1998). Transforming Qualitative Information: Thematic Analysis and Code Development. Sage Publications.
Brown, K. W., & Ryan, R. M. (2003). The benefits of being present: Mindfulness and its role in psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 84(4), 822–848. https://doi.org/10.1037/0022-3514.84.4.822
Chase, M. A., Magyar, T. M., & Drake, B. M. (2005). Fear of injury in gymnastics: Self-efficacy and psychological strategies to keep on tumbling. Journal of Sports Sciences, 23(5), 465–475. https://doi.org/10.1080/02640410400021427
Gardner, F. L., & Moore, Z. E. (2004). A mindfulness-acceptance-commitment-based approach to athletic performance enhancement: Theoretical considerations. Behavior Therapy, 35(4), 707–723. https://doi.org/10.1016/S0005-7894(04)80016-9
Giluk, T. L. (2009). Mindfulness, Big Five personality, and affect: A meta-analysis. Personality and Individual Differences, 47(8), 805–811. https://doi.org/10.1016/j.paid.2009.06.026
Herdiansyah, H. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-Ilmu Sosial. Salemba Humanika.
Josefsson, T., Ivarsson, A., Gustafsson, H., Stenling, A., Lindwall, M., Tornberg, R., & Böröy, J. (2019). Effects of Mindfulness-Acceptance-Commitment (MAC) on Sport-Specific Dispositional Mindfulness, Emotion Regulation, and Self-Rated Athletic Performance in a Multiple-Sport Population: An RCT Study. Mindfulness, 10(8), 1518–1529. https://doi.org/10.1007/s12671-019-01098-7
Kabat-Zinn, J. (2013). Full Catastrophe Living: Using The Wisdom of Your Body and Mind to Face Stress, Pain, and Illness (Revised and updated edition). Bantam Books trade paperback.
Kaiseler, M., Poolton, J. M., Backhouse, S. H., & Stanger, N. (2017). The Relationship Between Mindfulness and Life Stress in Student-Athletes: The Mediating Role of Coping Effectiveness and Decision Rumination. The Sport Psychologist, 31(3), 288–298. https://doi.org/10.1123/tsp.2016-0083
Kerr, Z. Y., Marshall, S. W., Dompier, T. P., Corlette, J., Klossner, D. A., & Gilchrist, J. (2015). College Sports–Related Injuries”United States, 2009–10 Through 2013–14 Academic Years. MMWR. Morbidity and Mortality Weekly Report, 64(48), 1330–1336. https://doi.org/10.15585/mmwr.mm6448a2
Legard, R., Keegan, J., & Kit, W. (2003). In-depth Interviews. Dalam J. Ritchie & J. Lewis, Qualitative Research Practice: A Guide for Social Science Students and Researchers (hlm. 139–168). Sage.
Mace, C. (2008). Mindfulness and Mental Health. Routledge.
Meeusen, R., & Borms, J. (1992). Gymnastic Injuries: Sports Medicine, 13(5), 337–356. https://doi.org/10.2165/00007256-199213050-00004
Permadi, D., & Nurwianti, F. (2019). Mindfulness and Coping Skills as Predictors of Competitive Anxiety amongst Athletes in Indonesia. ANIMA Indonesian Psychological Journal, 33(4). https://doi.org/10.24123/aipj.v33i4.1796
Poerwandari, E. K. (2007). Pendekatan Kualitatif untuk Penelitian Perilaku Manusia. LPSP3 Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
Ritchie, J., Lewis, J., & Elam, G. (2003). Designing and Selecting Samples. Dalam J. Ritchie & J. Lewis, Qualitative Research Practice: A Guide for Social Science Students and Researchers. Sage.
Sukamti, E. R., & Hidayat, I. T. (2010). Upaya Pelatih dalam Mengatasi Kecemasan Atlet Senam Sebelum Perlombaan pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional 2009. 6(2), 100–109.
BRPKM adalah terbitan berkala dengan akses terbuka Creative Commons Attribution 4.0 International (CC-BY 4.0) sehingga hak cipta tetap berada di tangan penulis.
Dengan lisensi ini, siapapun berhak menggunakan informasi dan melakukan re-distribusi konten yang dimuat dalam jurnal ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial. Hal tersebut dapat dilakukan selama memenuhi dua kondisi, yaitu; (1) anda harus memberikan atribusi dengan mengutip sumber tautan aslinya, dan menyatakan apabila ada perubahan yang dilakukan; dan (2) anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum dapat membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Redaksi jurnal tidak akan meminta penulis untuk melakukan persetujuan transfer hak cipta atas semua naskah yang diterbitkan.









