Kebijakan exit strategy mengatasi kenaikan harga BBM

Sudarso Sudarso

= http://dx.doi.org/10.20473/dk.v13i1.2018.18-30
Abstract views = 191 times | downloads = 101 times

Abstract


Di Indonesia, setiap pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM, maka diperkirakan jutaan penduduk menjadi lebih miskin atau jatuh miskin. Penduduk yang sebelumnya masuk kategori near poor, biasanya dengan cepat turun status menjadi orang miskin baru gara-gara kenaikan harga BBM. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak sosial-ekonomi kenaikan BBM terhadap kelangsungan hidup dan mekanisme survival keluarga miskin di Jawa Timur. Studi ini penting dilakukan agar nantinya dapat dirumuskan program-program exit strategy yang benar-benar tepat. Ada beberapa metode yaitu, Pertama, mengkaji dan menganilisis data sekunder. Kedua, melakukan review terhadap hasil-hasil studi. Ketiga, melakukan survey dan penggalian data primer ke lapangan untuk memperoleh gambaran yang valid dan akurat mengenai kondisi terbaru dan berbagai tekanan yang dihadapi keluarga miskin di Provinsi Jawa Timur Keempat, dari 600 keluarga miskin yang diteliti, dalam studi ini kemudian dipilih 30 keluarga miskin yang telah dicoba diwawancarai secara mendalam (indepth interview). Hasil dari penelitian ini adalah upaya kebijakan exit strategy untuk mengatasi kenaikan harga BBM bagi kalangan penduduk miskin. Exit strategy ini mendorong pengembangan ekonomi pedesaan dan sektor pertanian agar tetap dapat menjadi tempat bersandar bagi keluarga miskin meski terkena imbas efek domino kenaikan harga BBM.


Keywords


pemerintah; harga; kebutuhan; miskin; kebijakan

Full Text:

PDF

References


Alliyah (2013) Efektivitas Bantuan Langsung Sementara Masyarakat sebagai Kompensasi Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak Tahun 2013 bagi Rakyat Miskin. Potensio 19(1).

Fauziyah D (2003) Dampak Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak terhadap Pendapatan Usaha Nelayan Gill Net dan Rawai di Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat.Skripsi. Bogor: Program Studi Manajemen Bisnis dan Ekonomi Perikanan – Kelautan, Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan dan Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor.

Hasyim I (2005) Bunga Rampai : Subsidi BBM dari Dulu hingga Sekarang. Jakarta: Pertamina.

Iqbal, H (2008) Implementasi Kebijakan Program Bantuan Langsung Tunai Tahun 2008 di Kabupaten Kudus. Tesis: Program Pascasarjana Universitas Diponegoro Program Studi Magister Ilmu Administrasi Konsentrasi Magister Administrasi Publik.

Junaidi (2013) Implementasi Kebijakan Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahun 2008 di Kabupaten Aceh Timur. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan Universitas Sumatera Utara (USU) Medan 3(1).

Pasaribu L (2008) Dampak Kenaikan Harga BBM (Solar) terhadap Usaha Penangkapan Ikan dengan Pukat Cincin. Skripsi. Medan: Program Studi Agribisnis, Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian. Universitas Sumatera Utara.

SMERU (2011). Kajian Cepat Pelaksanaan Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) 2008 dan Evaluasi Penerima Program BLT 2005 di Indonesia. Jakarta: Lembaga Penelitian SMERU.

Suryawati SH, Andrian R, Achmad Z & Agus HP (2013) Kebijakan Antisipatif dalam Menghadapi Dinamika Harga BBM pada Usaha Perikanan Tangkap. Jurnal Kebijakan Sosek KP 3(2).

Suwitri S (2008) Konsep Dasar Kebijakan Publik. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Yusgiantoro P (2000) Ekonomi Energi, Teori dan Praktik. Jakarta: Pustaka Lembaga Penelitian, Pengkajian, dan Pengembangan Ekonomi dan Sosial.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Dialektika

Indexing by

  

 

View Jurnal Sosiologi Dialektika Stats

Creative Commons License
JSD by Unair is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.