PERBEDAAN GANGGUAN PENDENGARAN AKIBAT BISING ANTARA OPERATOR CCR PLTU DENGAN PLTGUDI PT PJB UP GRESIK

Irvan Prayogo, Noeroel Widajati

= http://dx.doi.org/10.20473/ijosh.v4i2.2015.103-112
Abstract views = 749 times | views = 7073 times

Abstract


ABSTRACT

The role of central control room (CCR) operator in Steam Power Plant (PLTU) or Gas and Steam Power Plant (PLTGU) of a work environment has high noise intensity with range (62.2– 99.8 dBA). Noise resulting from the process of production of electrical energy by machinery such as power generation unit boiler/HRSG, turbine, generator, condenser and other supporting equipment can cause Noise Induced Hearing Loss (NIHL). Study with cross-sectional design aims to analyze the difference in Noise Induced Hearing Loss between shift operator CCR PLTU and PLTGU PT PJB UP Gresik. Research on samples taken with the technique of simple random sampling with the majority of respondents were ≥ 40 years old, have a working periode ≥ 4 years, have a work area with a level of intensity noise > 85 dBA, long exposure noise ≤ 1 hour and good level of compliance of the use of ear protection in both of units. There was a difference of NIHL shift operator CCR PLTU and PLTGU. The number ofoperator who have experienced hearing loss due to noise on the shift operator CCR PLTU greater than PLTGU. Shift operator CCR PLTU and PLTGU are advised to obey and comply with safe working hours in areas with particular noise intensity has been set and the use of ear protection with right, also have to perform regular an audiometry exam tests so that the function of hearing of shift operator CCR could in monitor continuously.

Keywords: central control room operator, power plant, noise induced hearing loss

Full Text:

PDF

References


A.G. Adji, M. 2015. Info PJB: PJB Siap Sukseskan 35 GW. Media Informasi dan Komunikasi PJB. Edisi 92.Februari 2015. Jakarta.

Rafika, A. 2012.Pengaruh Kebisingan terhadap Nilai Ambang Dengar Pada Pekerja Yang Terpapar Bising di PT PJB Unit Pembangkitan Gresik Studi Area PLTU 3 dan 4 PT PJB UP Gresik. Skripsi. Surabaya; Universitas Airlangga.

Bashiruddin, J. dan Soetirto, I. 2012. Gangguan Pendengaran Akibat Bising (Noise Induced Hearing Loss). Dalam Soepardi, E.A., Iskandar, N., Bashiruddin, J, dan RD. Restuti. Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga, Hidung, Tenggorok, Kepala dan Leher. Edisi 5. Jakarta: Badan Penerbit FK UI. 42–45.

Dibyaguna, D.I. 2014. Faktor yang Berhubungan dengan Gangguan Pendengaran Pada Operator di PLTU PT PJB Unit Pembangkitan Gresik.Tugas Akhir. Surabaya; Universitas Airlangga.

Djojodibroto, Darmanto. 1999. Kesehatan Kerja di Perusahaan. Jakarta. Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama.

European Agency for Safety and Health at Work. 2008. Combined Exposures to Noise and Ototoxic Substance. European Risk Observatory Literature Review . L u x e m b o u rg : O ff i c e f o r O ff i c i a l Publications of The European Communities.

Harrington, JM. 2003. Buku Saku Kesehatan Kerja. Penerbit Buku Kedokteran, EGC: Dublin, Ohio. Irwandi, R. 2008. Penyakit Akibat Kerja dan Penyakit Terkait Kerja. (online). Dari:http://library.usu. ac.id/download/ft/07002746.pdf (sitasi:2 Agustus 2015).

Notoatmodjo, S. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rhineka Cipta.

Novita, S dan Yuwono, N. 2014. Diagnosis dan Tata Laksana Tuli Mendadak. (online). Dari: http://www. kalbemed.com/Portals/6/07_210Diagnosis%20 dan%20Tata%20Laksana%20T uli%20

Mendadak.pdf (sitasi 2 Agustus 2015).

Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 13 Tahun 2011 tentang Nilai Ambang Batas Faktor Fisika dan Faktor Kimia di Tempat Kerja.

Prayogo, I. 2015. Analisis Perbedaan Gangguan Pendengaran (Auditori), Keluhan Subyektif Kelelahan Mata, dan Stres Kerja Studi Antara Operator Bergilir Central Control Room PLTU dan PLTGU di PT PJB Unit Pembangkitan Gresik. Skripsi. Surabaya: Universitas Airlangga.

PT. PLN (Persero). 2013. Statistik PLN 2013. Jakarta: Sekretariat Perusahaan PT PLN (Persero).

Sasongko.D.P., dkk. 2000. Kebisingan Lingkungan. Universitas Diponegoro: Semarang.

Soetirto, I. 1997.”Tuli Akibat Bising (Noise Induced Hearing Loss)” dalam Buku Ajar Ilmu Penyakit Telinga Hidung Tenggorok Edisi Ketiga. Editor: H. Efiaty A. Soepardi, dokter, DSTHT dan Prof. H. Nurbaiti Iskandar, dokter, DSTHT, Penerbit: FKUI: Jakarta.

Suliyantoko, A dan Sutomo. 2009. Pengendalian Operasi PLTU dan PLTGU. Jakarta: Lintang Pancar Semesta.

Suma’mur, P.K. 2009. Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (Hiperkes). Sagung Seto: Jakarta.

Siswanto, A. 1998.Kebisingan. Surabaya: Balai Hiperkes dan Keselamatan Kerja Jawa Timur. Tambunan, S.T.B. 2005.Kebisingan di Tempat Kerja

(Occupational Noise). Andi: Yogyakarta. Turmaningsih, S.P. 2010. Analisis Hubungan Umur dan Lama Pemajanan dengan Daya Dengar Berdasarkan Hasil Pemeriksaan Audiometri Tenaga Kerja di Unit Produksi Central Processing Area.

J o b P - P E J T u b a n J a w a T i m u r . S k r i p s i .

Surakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret. http://eprints.uns. ac.id/8129/1/144411308201009471.pdf (Diakses tanggal 3 Agustus 2015).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health



 

View IJOSH Stats  

In collaboration with:

Asosiasi Hiperkes dan Keselamatan Kerja Indonesia (AHKKI) Wilayah Jawa Timur 

MoU dengan AHKKI


Perhimpunan Ahli Kesehatan Kerja Indonesia  (PAKKI) Pusat

MoU dengan PAKKI

This Journal is Indexed By: