ANALISIS ASPEK PEMBENTUK BUDAYA K3 DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN APD PADA PEKERJA PRODUKSI RESIN DI SIDOARJO

Gregorius Timotius Brito

= http://dx.doi.org/10.20473/ijosh.v4i2.2015.134-143
Abstract views = 3207 times | downloads = 8285 times

Abstract


ABSTRACT

The Ministry of Republic Indonesia launched in 2015 as the national safety culture that every industrial sector was required to implement the safety culture as well. One of the effort to create safety culture in the companies with cultivating the behavior for using personal protection equipment at work. Cooper an expert of safety management explained there were three elements forming safety culture, psychological, behavior, and organization and situation aspect. The main purpose was to analyze the relationship between psychological aspect of workers and organization and a situation aspect with the behavior for using PPE. This is an observational analytic study with cross sectional approach. Data were analyzed with univariate and bivariate. Sample of this research were 25 workers from 32 population that gets by simple random sampling method. Data were collected by questionnaire and observation then analyze in descriptive and use cross tabulating and correlation spearmen test to obtain relationship between variables. The result showed that most of the workers (56%) have low behavior on PPE usage. There almost all workers have a good motivation and clarified that availability and training about PPE was fair. There were significant correlation between motivation and training with complience of using PPE. Higly recommendation for company to increase the motivation for workers by apply a reward system.

Keywords: safety culture, behaviour, Personal Protection Equipment

Full Text:

PDF

References


Cooper, D. 2000. Towards a Model of Safety Culture. Applied Behavioural Science. 36, 111–136.

Cooper, D. 2009. Behavioral Safety A Framework for Success. Indiana: BSMS.

Geller, E.S. 1942.The Psychology of Safety Handbook. USA: Lewish Publisher.

IAEA. 1991. Safety culture. Safety Report volume 75. INSAG-4.

Hadi, Sutrisno. 1987. Metodologi Research Jilid 2.Yogyakarta: Andi Offset.

Iqbal, Mochammad. 2014. Gambaran Faktor-faktor Penggunaan Alat Pelindung Diri pada Pekerja di Departemen Metalforming PT. Dirgantara Indonesia Tahun 2014. Skripsi. Jakarta: Universitas Islam Negeri Starif Hidayatullah.

Kurnia, I. Martianti. 2011. Penyusunan Rancangan Program Safety Training yang Berbasis Perilaku Consistency Safety pada Jabatan Operator Gondola Di PT. GHP. Jurnal. Jakarta: Universitas Indonesia.

Kurniasih dan Renanda Nia Rachmadita. 2013. Pengukuran Budaya K3 pada Tingkat Non Manajerial dengan Menggunakan Cooper ’s Reciprocal Safety Culture Model di PT. X. Jurnal Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya. Vol . VIII (No. 2). pp. 83–88.

Linggasari. 2008. Faktor yang Memengaruhi Perilaku terhadap Penggunaan Alat Pelindung Diri di Departemen Engineering PT Indah Kiat Pulp & Paper TBK Tangerang. Skripsi. Depok: Universitas Indonesia.

Mangkunegara, A. 2005. Evaluasi Kinerja SDM. Bandung: Refika Aditama.

Maslow, Abraham. 1984. Motivasi dan Kepribadian. Jakarta: Pustaka Binaman Pressindo.

Massora, Gregorius. 2015. Hubungan Faktor Internal (Aspek Psikologis) dan Faktor Eksternal (Aspek Organisasi dan Situasi) dengan Kepatuhan Penggunaan APD. Skripsi. Surabaya: Universitas Airlangga.

Maulana, D.J. Heri. 2013. Promosi Kesehatan. Jakarta: EGC.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Notoatmodjo, Soekidjo. 2007. Kesehatan Masyarakat:

Ilmu dan Seni. Jakarta: Rineka Cipta. Notoatmodjo, Soekidjo. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Peraturan. 2010. Permenakertrans No. 8 Tahun 2010 tentang Alat Pelindung Diri. Jakarta: Peraturan Menteri Tenaga Kerja.

Perundangan. 1970. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Jakarta: Perundangan.

Riduwan. 2013. Metode & Teknik Menyusun Tesis. Bandung: ALFABETA.

Rosidi.2011. “Menakertrans Klaim Kecelakaan Kerja Tahun 2010 Turun”.http://economy.okezone. com/read/2011/01/12/320/413040/menakertrans- klaim-kecelakaan-kerja-2010-turun. (tanggal sitasi: 2 februari 2015,19.00).

Ruhyandi dan Evi Candra. 2008. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Kepatuhan Penggunaan APD pada Karyawan Bagian Press Shop PT. ALMASINDO Tahun 2008. Jurnal K3. Vol. 38. pp 29 – 44

Suchaidah, A. 2013. Penerapan Budaya K3 Pada Unit Paper Machine II PT. Kertas Leces (Persero) Probolinggo. Tugas Akhir. Surabaya: Universitas Airlangga.

Suma’mur. 1996. Higene Perusaaan dan Kesehatan Kerja. Jakarta: Gunung Agung.

Sumarna, Furqan Naiem, dan Syamsiar Russem. 2013. Determinan Penggunaan Alat Pelindung Diri pada Karyawan Percetakan di Kota Makassar. Jurnal. Makassar: Universitas Hassanudin.

Susyanto, H. 2012. Resin.http://www.geocities.com/herisusyanto/Resin.htm (tanggal sitasi: 30 maret 2015, 19.00).

Shobib, Catur Yuantari dan Massudi. 2013. Hubungan Antara Pengetahuan dan Sikap Dengan Praktik Pemakaian APD pada Petani Pengguna Pestisida di Desa Curut Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan. Jurnal Keselamatan dan Kesehatan Kerja. http://eprints.dinus.ac.id/7796/(tanggal sitasi: 27 februari 2015, 19.00)

Tarwaka. 2008. Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Surakarta: Harapan Press.

Walpole. 1995. Pengantar Statistika. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

World bank. 2013. Pertumbuhan Industri Mendekati 7 Persen.http://www.kemenperin.go.id/ (tanggal sitasi: 30 Desember 2014, 14.30).

Yusri, H. 2011. Improving Our Safety Culture.Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health



 

View IJOSH Stats  

In collaboration with:

Asosiasi Hiperkes dan Keselamatan Kerja Indonesia (AHKKI) Wilayah Jawa Timur 

MoU dengan AHKKI


Perhimpunan Ahli Kesehatan Kerja Indonesia  (PAKKI) Pusat

MoU dengan PAKKI

This Journal is Indexed By: