ANALISIS FAKTOR RISIKO PEMBERIAN ASI DAN VENTILASI KAMAR TERHADAP KEJADIAN PNEUMONIA BALITA

Bagus Ali Fikri

= http://dx.doi.org/10.20473/ijph.v11i1.2016.14-27
Abstract views = 2698 times | downloads = 2475 times

Abstract


Pneumonia is still a major cause of infant mortality in the world amounted to 18% of infant  mortality caused by pneumonia, nor in Indonesia amounted to 13% of infant mortality contributed by  pneumonia and pneumonia incidence was highest in children aged 1–4 years. Some of the possible interventions to reduce the incidence of pneumonia is exclusive breastfeeding, immunization that
associated with pneumonia, and reduce air pollution in the house. This type of research is an analytic  observational with case control design. Case population is all toddlers diagnosed with pneumonia in  the August to December 2015 period, while the control population is all children who are diagnosed  does not pneumonia in the period. The method used for this research is total sampling which resulted  of 40 toddlers. The independent variables used were a history of exclusive breastfeeding and the room  ventilation. The results of this study are exclusive breastfeeding (OR = 7.407) and the room ventilation  (OR = 13.5) at risk for pneumonia. Based on these results the government must improve the dissemination  of exclusive breastfeeding, one of them with advertising. Parents of toddlers must improve air circulation  in the room by improving size of ventilation or manipulate the air condition of toddler room to better  circulation, of one of them by giving the fan and blower installation in toddler rooms.


Keywords:exclusive breastfeeding, risk factor, room ventilation, toddler pneumonia.

 


Full Text:

PDF

References


Adriani, M., Bambang, W. 2012. Pengantar Gizi Masyarakat. Jakarta. Kencana Prenada Media Group.

Anwar, A., Ika, D. 2014. Pneumonia pada Anak Balita di indonesia.Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, [e-journal] 8(1): pp. 359-365.http:// jurnalkesmas.ui.ac.id/index.php/kesmas/article/view/405/402.

[Sitasi 6 Juni 2016].

Budiyanto, A.K. 2010. Pertumbuhan Mikroorganisme.https://zaifbio.

wordpress. com/2010/11/08/pertumbuhan-mikroorganis me/. [Sitasi

Juni 2016].

Domili, M.F. H., Wema, N., Vivien, N.A., Kasim, 2013. Faktor-Faktor yang

Berhubungan dengan Kejadian Pneumonia pada Balita di Wilayah Kerja PuskesmasGlobal Mongolato. Artikel Jurnal. kim.ung.ac.id/index.php/KIMFIKK/article/download/2781/2757. [Sitasi 6 Juni 2016].

Fanada, M. 2012. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Pneumonia pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kenten Palembang Tahun 2012. Sumatera Selatan. Jurnal Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan. hƩp://www.banyuasinkab.go.id/tampung/

dokumen/dokumen-15–33.pdf. [Sitasi 6 Juni 2016].

Fikri, B.A. 2016. Analisis Faktor Risiko Daya Tahan Tubuh Balita dan Status Lingkungan Rumah terhadap Kejadian Pneumonia Balita. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Surabaya.

Hartati, S., Nani, N., Dewi, G. 2012. Faktor Risiko Terjadinya Pneumonia pada Anak Balita. Jurnal Keperawatan Indonesia.[e-journal]. 15(1): pp. 13–20. http://jki.ui.ac.id /index.php/jki/article/view/42/42.

[Sitasi 6 Juni 2016].

Kementerian Kesehatan R.I., 2011. Peraturan Menteri Kesehatan R.I. Nomor 1077/Menkes/Per/V/2011 tentang Pedoman Penyehatan Udara dalam Ruang Rumah.

Kementerian Kesehatan R.I., 2013. Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan R.I. 2013. Profil Kesehatan Indonesia 2012. Jakarta. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan R.I. 2014. Profil Kesehatan Indonesia 2013. Jakarta. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Last, M. J. 2001. A Dictionary of Epidemiology 4th Edition. New York. Oxford University Press.

Mahalastri, Ni Nyoman Dayu. 2014. Hubungan antara Pencemaran Udara

dalam Ruang dengan Kejadian Pneumonia Balita.Jurnal Berkala Epidemiologi, [e-journal] 2(3): pp. 392–403. http://ejournal.unair.ac.id/ index.php/JBE/article/view/1305/1064. [Sitasi 6 Juni 2016].

Mahayu, P. 2014. Imunisasi dan Nutrisi. Yogyakarta. Penerbit Buku Biru.

Prasasti, C.I., J. Mukono., Sudarmaji. 2005. Pengaruh Kualitas Udara Dalam Ruangan Ber-AC Terhadap Gangguan Kesehatan. Jurnal Kesehatan Lingkungan.1(2) pp. 160-169.

Puspitasari, D.E., Fariani, S. 2015. Faktor Risiko Pneumonia Pada Balita

Berdasarkan Status Imunisasi Campak dan Status ASI Eksklusif.Jurnal Berkala Epidemiologi, [e-journal] 3(1): pp. 69–81. http://e-journal.unair.ac.id/index.php/JBE/article/view/1315/1074. [Sitasi 6

Juni 2016].

Retna, R., Umi, N.F. 2015. Gambaran Karakteristik Kejadian Pneumonia

pada Balita di Puskesmas Wanadadi 1 Kabupaten Banjarnegara Tahun 2014. Medsains,[e-journal] 1(1): pp. 18-22.http://www.polibara.ac.id/wp-content/

uploads/2015/04/RusfitaRetna.pdf. [Sitasi 6 Juni 2016].

Sarbini, D., Listyani, H. 2008. Hubungan antara Tingkat Pendapatan Keluarga dan Pendidikan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif di Kecamatan Jebres Kotamadya Surakarta. Jurnal Kesehatan,[e-journal]

(2): pp 115-122. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/1462/

jurnal%20kes%20vol%201%20no%202%20d%20115-122.pdf?sequence=3&is Allowed=y. [Sitasi 5 Juni 2016].

Sartono, A., Hanik, U. 2012. Hubungan Pengetahuan Ibu, Pendidikan Ibu dan Dukungan Suami dengan Praktek Pemberian Asi Eksklusif di Kelurahan Muktiharjo Kidul Kecamatan Telogosari Kota Semarang. Semarang. Jurnal Gizi Universitas Muhammadiyah Semarang,

[e-journal] 1(1): pp. 1–9. hƩp:// jurnal.unimus.ac.id/index.php/jgizi/article/view/565/615. [Sitasi 5 Juni 2016].

Soelandono, D.K. 2008. Pengaruh Faktor Ibu dan Faktor Lingkungan dalam Rumah terhadap Kejadian Pneumonia Balita. Skripsi.Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Surabaya.

Sugihartono, Pasiyan, R., Nurjazuli. 2012. Analisis Faktor Risiko Kejadian

Pneumonia Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sidorejo Kota Pagar Alam. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia,

(1): pp.82–86.

Wahid, A., Imam, S. 2013. Keperawatan Medikal Bedah, Asuhan Keperawatan pada Gangguan Sistem Respirasi. Jakarta Timur. Trans Info Media, Jakarta.

World Health Organization (WHO). 2013. End Preventable Deaths: Global Action Plan for Prevention and Control of Pneumonia and Diarrhoea. Geneva. UNICEF. www.who.int. [Sitasi 5 Juni 2016].

Yani, I.E., Defriani, D., Novelasari. 2009. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Ibu Laktasi dalam Memberikan ASI di 6 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat. PGM.32(2) pp. 101–111.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 The Indonesian Journal of Public Health

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXING BY:

   

View My Stats