THE RELATIONSHIP BETWEEN NUTRITIONAL STATUS, ANEMIA AND BABY’S BIRTH WEIGHT IN SEMAMPIR SUB-DISTRICT OF SURABAYA CITY IN 2016

Rizkie Ayu Wahyunda

= http://dx.doi.org/10.20473/ijph.v14i1.2019.118-129
Abstract views = 193 times | views = 236 times

Abstract


Birth weight is a measurement for the baby an hour after birth, and it is categorized into three types. They are low birth weight (<2500 gram), normal birth weight (2500-4000 gram), and obese birth weight (>4000 gram). According to the Ministry of Health of Indonesia, low birth weight could be at risk of death, disorder of growth and development. This research aimed to determine the correlation between nutritional status, anemia and parity to birth weight in Semampir sub-district of Surabaya city in 2016. It was an observational study with cross sectional design. The data used were secondary data about birth weight as dependent variable, whereas nutritional status, anemia and parity as independent variables. The result of Pearson’s linier correlation test showed that on one hand, there was a significant correlation between nutritional status, anemia and parity to birth weight with p-value = 0,017 and 0,000. On the other hand, there was no correlation between anemia and birth weight (p = 0,857). The conclusion was mother with normal nutritional status and mother with no risk of parity between 2 – 4 times were mostly delivering babies in normal birth weight.

Keywords


nutritional status, anemia, parity, birth weight

Full Text:

PDF

References


Alya, D. 2014. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Rumah Sakit Ibu dan Anak Banda Aceh Tahun 2013. Skripsi. STIKes U’Budiyah Banda Aceh.

Andrian, D., Ezy, Z.N. 2015. Hubungan Umur dan Paritas Ibu dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Ahmad Mochtar Kota Bukittinggi Tahun 2014. Jurnal Ilmu Kesehatan ‘Afiyah, Vol. 2 No. 2.

Anggarani, D.R., Subakti, Y. 2013. Kupas Tuntas Seputar Kehamilan. Jakarta: PT Agro Media Pustaka.

BPS. 2012. Angka Kematian Bayi (AKB). Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Dinkes Kota Surabaya. 2015. Profil Kesehatan Kota Surabaya Tahun 2015. Surabaya: Dinas Kesehatan Kota Surabaya.

Dinkes Provinsi Jawa Timur. 2015. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2014. Surabaya: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Endriana, S.D., Indrawati, N.D., Rahmawati, A. 2012. Hubungan Umur dan Paritas Ibu dengan Berat Bayi Lahir di RB Citra Insani Semarang Tahun 2012. Jurnal Kebidanan, Vol. 2 No. 1: 77-83. [https://doi.org/10.26714/jk.2.1.2013.%25p].

Faqih, A. 2010. Kependudukan – Teori, Fakta dan Masalah. Yogyakarta: Dee Publish.

Hartanti, A. 2010. Hubungan Anemia Ibu Hamil Trimester III dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Pandan Arang Boyolali. Karya Tulis Ilmiah. Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Karima, K., Achadi, E.L. 2012. Status Gizi Ibu dan Berat Badan Lahir Bayi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, Vol. 7 No. 3: 111-119. [http://dx.doi.org/10.21109/kesmas.v7i3.57].

Kemenkes RI. 2014. Riskesdas 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI.

Kemenkes RI. 2015. Profil Kesehatan Indonesia 2014. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kesehatan.

Kemenkes RI. 2016. Situasi Balita Pendek. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kesehatan.

Kusmawati, N. 2012. Hubungan Status Gizi Ibu Hamil dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di RSUD DR. Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun 2012. Skripsi. Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh.

Lidiya, A. 2016. Hubungan Anemia pada Ibu Hamil dengan Berat Badan Bayi Lahir di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin Tahun 2015. Skripsi. STIKES Sari Mulia Banjarmasin.

Lusiana, N., Andriyani, R., Megasari, M. 2015. Buku Ajar Metodologi Penelitian Kebidanan. Yogyakarta: Deepublish.

Mahayana, S.A.S., Chundrayetti, E., Yulistini. 2015. Faktor Risiko yang Berpengaruh terhadap Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di RSUP Dr.M. Djamil Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, Vol. 4 No.3: 664-673.

Mahu, S.D. 2016. Hubungan antara Usia dan Jumlah Paritas pada Ibu Bersalin dengan Kejadian BBLR di RSUD Ben Mboi Ruteng. Skripsi. Universitas Airlangga Surabaya.

Manuaba, I.B.G., Manuaba, I.A.C., Manuaba, I.B.G.F. 2007. Pengantar Kuliah Obstetri. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Manuaba, I.B.G. 2010. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana untuk Pendidikan Bidan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Mariyatul, Triawanti, Noor, M.S. 2014. Hubungan Status Gizi Ibu Hamil dengan Kejadian Bayi Lahir Mati di Kabupaten Banjar Periode 2011 – 2012. Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia, Vol. 1 No. 1: 52-59. [http://dx.doi.org/10.20527/jpkmi.v1i1.601]

Ohlsson, A., Shah, P. 2008. Determinants and Prevention of Low Birth Weight: A Sypnosis of The Evidence. Canada: Institute of Health Economics.

Pinontoan, V. M., Tombokan, S.G.J. 2015 Hubungan Umur dan Paritas Ibu dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah. Jurnal Ilmiah Bidan, Vol. 3 No. 1: 20-25.

Sinsin, I. 2008. Seri Kesehatan Ibu dan Anak Masa Kehamilan dan Persalinan. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Soetjiningsih. 1995. Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Sunarti, E. 2004. Mengasuh dengan Hati Tantangan yang Menyenangkan. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Suryaningsih, A. 2010. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Berat Badan Lahir Bayi di RSU DR. Soetomo Surabaya. Skripsi. Universitas Airlangga Surabaya.

Suwarni, Y., Noor, M.S., Rahayu, A. 2016. Hubungan Antara Paritas, LILA, Kadar Hb dan Usia Ibu Hamil dengan Berat Lahir Bayi (Studi Observasi di Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Periode Tahun 2012). Journal of Public Health Publivations Indonesia, Vol. 1 No. 1: 60-66.

Syafrudin, Hamidah. 2009. Kebidanan Komunitas. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Trihardiani, I., 2011. Faktor Risiko Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Wilayah Kerja Puskesmas Singkawang Timur dan Utara Kota Singkawang. Skripsi. Universitas Diponegoro.

Turhayati, E. R. 2006. Hubungan Pertambahan Berat Badan Selama Kehamilan dengan Berat Lahir Bayi di Sukaraja Bogor Tahun 2001 – 2003. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, Vol. 1 No. 3: 139-144. [http://dx.doi.org/10.21109/kesmas.v1i3.310].

Wahyuningrum, T., Saudah, N., and Novitasari, W.W. 2013. Hubungan Paritas dengan Berat Bayi Lahir di Rumah Sakit Umum Daerah DR. Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto. Jurnal Kebidanan Widwiferia, Vol. 1 No. 2: 87-92. [http://doi.org/10.21070/mid.v1i2.352].

Widyastuti, P., 2009. Faktor-Faktor Risiko Ibu Hamil yang Berhubungan dengan Kejadian BBLR (Studi Kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Ampel 1 Boyolali Tahun 2008. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.

Wijaya, R.S., Elrifda, S., Noerjasin, H. 2013. Hubungan Anemia Ibu Hamil dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah. Artikel Ilmiah. Universitas Jambi.

Yulianti, I., Hargiono, R.A. 2016. Hubungan Status Gizi Ibu Hamil dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD DR Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto. SURYA Vol. 8 No. 3: 56-62.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 The Indonesian Journal of Public Health

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXING BY:

 

  

View My Stats