ANALISIS KARAKTERISTIK INDIVIDU DENGAN KELUHAN KELELAHAN KERJA PADA PENGEMUDI TAKSI DI RUNGKUT SURABAYA

Tika Nanda Prastuti, Tri Martiana

= http://dx.doi.org/10.20473/ijph.v12i1.2017.64-74
Abstract views = 2369 times | downloads = 7011 times

Abstract


Each type of work will cause fatigue. Fatigue is decreasing a person’s condition so that no longerable to perform the work or activities. This study is to find out the relationship between individual characteristics such as age, work period, smoking habits, exercise habits, nutritional status with work fatigue complaints of taxi driver. The method used in this research was observational analytic with cross sectional approach. This study uses a questionnaire tools work fatigue Industrial Fatigue Research Committee (IFRC), weight scales and height or microtoise Stature Meter. The population in this study was a taxi driver in Rungkut Surabaya who work at night time from 14.00 pm–12.00 pm. The study
sample of 50 drivers by used purposive sampling method. The results of this study used Chi-Square. Statistical test results indicate that the age of the driver has a low relationship strength, the driver’s working period has a very strong relationship strength, smoking habits driver has a very low relationship strength, exercise habits and nutritional status drivers has a strong relationship. The conclusion that can be drawn from the results of the study there was no association between age, work period, smoking, exercise habits, and nutritional status and work fatigue complaints of taxi drivers. Therefore, need for
socialization or briefing about the dangers of smoking to health, eating vitamin partially substitute for cigarettes and a healthy lifestyle.


Keywords: work period, nutritional status, exercise habits, indivudual characteristics, work fatigue complaints, taxi drivers


Full Text:

PDF

References


Aksoro, B., Aksoro,G. 2009. Bebas Kelelahan. Yogyakarta: Kanisius.

Budiono, A.M.S. 2008. Bunga Rampai Higiene Perusahaan Ergonomi (HIPERKES) dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Andreani, M,U,D., Paskarini, I. 2013. Sikap Kerja yang Berhubungan dengan Keluhan Subjektif Pada Penjahit Di Jalan Patua Surabaya. Jurnal Promkes. Vol. 1, No. 2: 201–208.

Budiono, AMS., Jusuf, RMS., dan Pusparini, A. 2008. Hiperkes & KK. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro Semarang.

DPRD Provisi Jawa Timur. 2013. Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Jatim Semakin Tinggi.

Dinarita, I., Akhmad., Galib, D. 2015. Hubungan Faktor Individu dengan Tingkat Kelelahan Kerja Subjektif Pada Supir Travel Kangoroo Premier di Kota Samarinda. Jurnal Kesmas. Vol. 01, No. 04, Hal 18–22.

Eraliesa, F. 2009. Hubungan Faktor Individu dengan Kelelahan Kerja Pada Tenaga Kerja Bongkar Muat di Pelabuhan Tapaktuan Kecamatan Tapaktuan Aceh Selatan Tahun 2008. Skripsi. Universitas Sumatra Utara.

Fahmi, R. 2015. Gambaran Kelelahan dan Keluhan Muskuloskeletal Pada Pengemudi Bus Malam Jarak Jauh PO. Restu Mulya. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health. Universitas Airlangga. Vol. 4, No. 2: 167–176.

Fitrianingsih., Hariyono, W. 2011. Hubungan Umur, Beban Kerja dan Posisi Duduk Saat Bekerja dengan Keluhan Nyeri Pungggung Pada Pengemudi Angkutan Kota di Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah. Jurnal Kesmas Ahmad Dahlan. Vol. 5, No. 2: 162–232.

Ismail. 2014. Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja Pada Pengemudi Truk Tangki Bahan Bakar Minyak di TBBM PT. Pertamina (PERSERO) Kota Makassar Tahun 2014. Skripsi. Makassar: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin.

Kantana, T. 2010. Faktor-faktor yang Memengaruhi Keluhan Low Back Pain Kegiatan Mengemudi Tim Ekspedisi PT. Enseval Putera Mega Trading Jakarta Tahun 2010. Skripsi. Jakarta. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Kementerian Kesehatan RI. 2015. Pembinaan Kesehatan Olahraga Di Indonesia. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan RI, 2012. Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Direktorat PPTM, P2PL Kemenkes RI.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. 2015. Target Penurunan Tingkat Kecelakaan.

Kepolisian Negara RI. 2015. Surabaya Kota Macet Terburuk Keempat Di Dunia.

Kristanto, A. 2013. Kajian Faktor-Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kelelahan Pengemudi Truk Trailer Di PT AMI Tahun 2012. Tesis. Universitas Indonesia.

Marif, A. 2013. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Pada Pekerja Pembuatan Pipa dan Menra Tambat Lepas Pantai (EPC3) di Proyek Banyu Urip PT. Rekayasa Industri, Serang-Banten Tahun 2013. Skripsi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Maurits, L.S. 2010. Selintas tentang Kelelahan Kerja. Yogyakarta: Amara Books.

Nur, H. 2011. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Muskuloskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Furniture di Kecamatan Benda Kota Tangerang Tahun 2011. Skripsi. UIN Syarif Hidayatullah.

Prastuti, T,N. 2016. Hubungan Karakteristik Individu dan Jarak Tempuh dengan Keluhan Kelelahan Kerja Pada Pengemudi Taksi. Skripsi. Universitas Airlangga. Sedarmayanti. 2011. Tata Kerja dan Produktivitas Kerja. Bandung: CV. Mandar Maju.

Setyawati, L. 2010. Selintas tentang Kelelahan Kerja. Yogyakarta: Amara Books.

Setiawaty. 2008. Kelelahan Kerja Kronis, Kajian terhadap Kelelahan Kerja, Penyusunan Alat Ukur serta Hubungannya dengan Waktu Reaksi dan Produktivitas Kerja. Disertasi. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Suma’mur, P.K. 1999. Ergonomi untuk Produktivitas Kerja. Jakarta: CV Haji Masagung.

Suma’mur, P.K. 2009. Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (Hiperkes). Jakarta: Sagung Seto.

Suma’mur, P.K. 2011. Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (HIPERKES) Edisi 2. Jakarta: CV Sagung Seto.

Supariasa, I.D.N., Bakri, B., Fajar, I. 2002. Penilaian Status Gizi. Jakarta: EGC.

Syahlefi, M.R. 2014. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Pengemudi Bus di CV. Makmur Medan Tahun 2014. Skripsi Universitas Sumatera Utara.

Tarwaka., Solikhul, H.A., Bakri, S.L. 2004. Ergonomi untuk Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Produktivitas. Surakarta: Uniba Press.

Tarwaka. 2010. Ergonomi Industri. Solo: Harapan Press Solo.

Umyati, A., Yadi, Y,H., Sandi, E.S,N. 2015. Pengukuran Kelelahan Kerja Pengemudi Bis dengan Aspek Fisiologis Kerja dan Metode Industrial Fatique Research Committee (IFRC). Skripsi. Banten; Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Undang-undang Republik Indonesia No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Viyaya, S., Tanya, E. 2008. Beberapa Faktor yang berhubungan dengan Keluhan Nyeri Pinggang Pada Perawat Rawat Inap. Tesis. Universitas Airlangga. Surabaya.

WHO. 2013. Status Keselamatan Jalan di WHO Regional Asia Tengara Tahun 2013.

Yogisutanti, G., Kusnanto, H., Setyawati, L., Otsuka, Y. 2013. Kebiasaan Makan Pagi, Lama Tidur dan Kelelahan Kerja (Fatigue) Pada Dosen. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 9 (1) (2013) 53–57.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 The Indonesian Journal of Public Health

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXING BY:

   

View My Stats