FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN JENIS METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) PADA WANITA MENIKAH USIA SUBUR DI PROVINSI JAWA TIMUR

Luki Triyanto, Diah Indriani

= http://dx.doi.org/10.20473/ijph.v13i2.2018.246-257
Abstract views = 2047 times | views = 2215 times

Abstract


Long-Acting and Permanent Method (LAPM) is a very effective method of contraception, but women of childbearing age majority use short-term contraceptive methods. The purpose of this study was to apply multinomial logistic regression analysis in predicting factors affecting Fertile Women in the use of LAPM in East Java Province in 2012. This research use secondary data that was result of Indonesia Demographic Health Surveys (IDHS) year 2012 using the number of 171 respondents. The results of this study indicated the variables that affected the use of LAPM of WUS age (p = 0.008), education level (p = 0,004), occupation (p = 0,029), source of family planning services (p = 0,000), residence area (p = 0.016). The conclusion of this study was age, educational level, occupation, source of FP services, and residential areas affecting the use of long-term contraceptive methods in women of childbearing age. Therefore the government  through the National Family Planning Coordinating Board (BKKBN),­ still pay attention to the family planning program and ensure every community to implement family planning programs and educate and promote family planning programs to resolve the problems of the population.

Keywords


Multinomial Logistic Regression, LAPM, Women of Childbearing Age.

Full Text:

PDF

References


BAPPENAS, 2012. Arah Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana dalam RKP 2012 dan Rancangan RKP 2013. Jakarta. BAPPENAS.

Bernadus. J. D., Agnes M., Gresty M. 2013. Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim Bagi Akseptor KB di Puskesmas Jailolo. Jurnal e-NERS (eNS) Volume 1 Nomor 1. Hal.1-10.

BKKBN. 2010. Demografi dan Kependudukan Nasional. Jakarta.

BKKBN. 2014. Peranan Rumah sakit Swasta dalam mendukung pelayanan KB. Subid Bina Kesertaan Kb jalur Pemerintah dan Swasta.

BKKBN. 2015. Policy Brief 5: Jangan Terlena dengan Pencapaian Angka Fertilitas Total (TFR) Hasil Supas 2015 dan PMA 2015. Jakarta: Puslitbang KB dan KS.

BPS. 2013. Proyeksi Penduduk Menurut Provinsi, 2010-2035 (ribuan) BPS.

BPS. 2017. Jumlah Penduduk Provinsi Jawa Timur tahun 2016. BPS.

Hosmer, David W. Dan Lemeshow, S.Jr., 2000. Applied Logistic Regression, 2nd ed. New York. John Willey & Sons.inc.

Kuntoro, 2007. Metode Statistik. Surabaya: Pustaka Melati.

Kusumaningrum, R., 2009. Faktor-faktor yang mempengaruhi Pemilihan jenis kontrasepsi yang digunakan pada pasangan usia subur. Karya Tulis Ilmiah. Semarang: Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.

Magadi, M.A., and Curtis. L. S. 2003.

Trends and Determinants of Contraceptive Method Choice in Kenya. Studies in Familly Planning 34 (3): 149-59.

Magetin, D. M. C., 2016. Analisis Penggunaan Metode Kontrasepsi Oleh Pasangan Usia Subur di Provinsi Jawa Timur dengan Pemodelan Regresi Logistik Multinomial. Skripsi. Universitas Airlangga.

Nasution, S. L., 2011. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemakaian Kontraseps Implan Pada Akseptor KB Di Puskesmas Ciomas Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor Tahun 2012. Depok: UI.

Nasution, S. L. 2011. Faktor yang Mempengaruhi Pemakaian Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Enam Wilayah Indonesia. Jakarta: Pusat Penelitian Pembangunan KB dan BKKBN.

Notoadmodjo, S. 2003. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Bina Pustaka Sarwono Prawihardjo.

Nurbaiti. 2013. Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tiga Kabupaten Pidie tahun 2003. Jurnal Kebidanan. Diakses pada simtakp.stmikubudiyah.ac.id.

Pastuti, R. dan Siswanto Agus Wilopo. 2007. Determinan Penggunaan Metode Kontrasepsi IUD di Indonesia Analisis Data SDKI 2002-2003. Berita Kedokteran Masyarakat vol. 23, no. 2, Juni 2007.

Saifuddin, A., 2006. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiroharjo.

SDKI. 2013. The 2012 Indonesia Demographic and Health Survey. Jakarta. BPS, BKKBN, Kemenkes, ICF International.

Stephenson, R., Beke, dan Tshibangu, D., 2008. Community and Health Facility Influence On Contraceptive Method Choice in the Eastern Cape, South Africa. International Family Planning Perspectives, 34 (2):pp.62-70.

Stoddard, A., McNicholas, C., Peipert, J.F. 2011. Efficacy and Safety of Long Acting Reversible Contraception. Drugs 71 (8): 969-980.

Turangan, L. 2016. 7 Alasan Memilih Kontrasepsi IUD. Jakarta.

Wilopo, S. A. 1995. Dari Konsep ke Persepsi Wanita terhadap Kualitas Pelayanan Kontrasepsi, Studi Kasus di Yogyakarta. Pusat Penelitian Pranata Pembangunan, Universitas Indonesia.

Wulandari, S. 2015. Hubungan Faktor Sosial Budaya dengan Keikutsertaan KB IUD di Puskesmas Mergangsan Kota Yogyakarta tahun 2013. Jurnal Medika Respati vol. 10 nomor 1 Januari 2015 ISSN: 1907-3887


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 The Indonesian Journal of Public Health

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXING BY:

   

View My Stats