PENGARUH STATUS HUBUNGAN BERPACARAN TERHADAP PERILAKU PACARAN BERISIKO PADA MAHASISWA PERANTAU ASAL PAPUA DI KOTA SURABAYA

Christine Ohee, Windhu Purnomo

= http://dx.doi.org/10.20473/ijph.v13i2.2018.269-287
Abstract views = 1041 times | views = 4608 times

Abstract


The quality of education in eastern part of Papua is still low so that many teenagers choose to go out the Papua for study.One of the factors of risky sexual behavior among adolescents students is wandered.  The risky dating behavior of Papuan students in Surabaya is 76.7% (Giay, 2017). The purpose of this study is to analyze the impact of dating status with the risky dating behavior among Papuan origin students in Surabaya. This research is an observational analytic research with cross sectional design. The research population was 260 migrant college students from Papua. The research sample was 70 male and female college students. The independent variables of this research were age, sex, relationship status, intention of risky dating behavior, and knowledge level. The statistical analysis were using multiple logistic regression test with the significance level of 5%. The result of this research showed that relationship status influenced college students’ risky dating behavior (p = 0.001), while age, sex, intention of risky dating behavior and knowledge level did not influence college students’ risky dating behavior (p > 0.05). The conclusion of the research is the status of dating relationship has an effect on the risky courtship behavior of Papuan native students in Surabaya city. Therefore, students are advised not to date during the study period.

Keywords


Influence, dating risky behavior, wandering college students, dating status.

Full Text:

PDF

References


Agung, A., Agung, P., R., Wayan, N., Wulan, C., & Putri, S. (2014). Hubungan Antara Jenis Kelamin Dan Status Sosioekonomi Keluarga Terhadap Seks Pranikah Pada Remaja SMA / Sederajat Di Wilayah Kerja Puskesmas Sukawati I Pada Tahun 2014.

Anniswah, N. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Berisiko IMS Pada Remaja Pria Di Indonesia. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Azinar, M. (2013). Perilaku Seksual Pranikah Berisiko Terhadap Kehamilan Tidak Dinginkan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 153–160. https://doi.org/10.15294/kemas.v8i2.2639

Angket, K. (2008). METODE PENELITIAN A . Jenis Penelitian B . Metode Pengumpulan Data C . Populasi dan Sampel, 27–32.

Badan Pusat Statistik, Badan Koordinasi Keluarga Berencanan Nasional, Departemen Kesehatan, Macro International, Badan Pusat Statistik Indonesia, Menua, Iba, P. (2015). Kualitas Sumber Daya Manusia Dalam Menggapai Bonus Demografi Rachmawati Madjid. Jurnal Populasi, 2(1), 102–114. https://doi.org/2101018

Badan Pusat Statistik, Badan Koordinasi Keluarga Berencanan Nasional, Departemen Kesehatan, & Macro International. (2013). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2012. SDKI, 16. https://doi.org/10.1111/j.1471-0528.2007.01580.x

Chandra, N. (2012). Gambaran Perilaku Seksual Remaja Di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta X2 di Kota Depok Tahun 2012

Giyai, M. (2017). Analisis Perilaku Seksual Pada Mahasiswa Papua Di Surabaya. Jurnal Kesehatan Masyarakat

Harefa Y, N. (2013) ‘Studi Kualitatif Perilaku Seks Pranikah Remaja Putri Di Kota Gunungsitoli Tahun 2013’, repository USU, pp. 1–67. doi: 10.1017/CBO9781107415324.004.

Hidayangsih, P. S. (2014). Perilaku Berisiko Dan Permasalahan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 5(2), 1–10. https://doi.org/10.22435/KESPRO.V5I2.3886.89-101

Kementerian Kesehatan RI. (2015). Sexual Health Reproductiv; Situasi kesehatan Reproduksi remaja. Pusat Data Dan Informasi Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan (2015) Profil Kesehatan Indonesia 2014, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. doi: 10.1037/0022-3514.51.6.1173.

Kusuma Dewi Pujianti, (2012), Gambaran Faktor-Faktor Risiko Perilaku Seksual Remaja SMA di Wilayah Kerja Puskesmas

Halmahera Kota Semarang Tahun 2012. Skripsi.

Lestary, H., & Sugiharti. (2011). Perilaku Berisiko Remaja Di Indonesia Menurut Survey Kesehatan Reproduksi Remaja

Indonesia (SKRRI) Tahun 2007. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 1(3), 136–144.

Lestari, I. A. (2014). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seks Pranikah Pada Mahasiswa Unnes. Unnes Journal of Public Health, 3(4), 27–38.

Mahmudah, U., Cahyati, W. H., & Wahyuningsih, A. S. (2013). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 113–120. https://doi.org/ISSN 1858-1196

Muliyati. (2012). Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Gaya Pacaran pada Siswa SMU X dan MAN Y Kabupaten Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2012.

Riskesdas (2013), Riset Kesehatan Dasar, Badan Penelitian dan Pembangunan Kesehatan tentang Perilaku Seksual Remaja.

Rosdarni, Dasuki, D., & Waluyo, S. D. (2015). Pengaruh Faktor Personal terhadap Perilaku Seksual Pranikah pada Remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 9(3), 214–221. https://doi.org/10.21109/kesmas.v9i3.567

SDKI (2012), Survei Demografi Kesehatan Indonesia tentang Kesehatan Reproduksi Remaja.

Sekarrini. (2012). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Reksual Remaja Di SMK Kesehatan Di Kabupaten Bogor Tahun 2011. Skripsi. Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat UI.

Siswantara, P. (2012). Teori Perilaku Kesehatan. Teori Perilaku Terencana (Theory Of Planned Behavior)

Setiawan, R., & Nurhidayah, S. (2008). Pengaruh pacaran terhadap perilaku seks pranikah. Jurnal Soul, 1(2), 59–7

Sumiatin, T., Purwanto, H., & Ningsih, W. T. (2017). Pengaruh Persepsi Remaja Tentang Perilaku Seks Terhadap Niat Remaja Dalam Melakukan Perilaku Seks Berisiko. Jurnal Keperawatan, 8(1), 96–101.

Suwarni, L., & Selviana. (2015). Inisiasi Seks Pranikah Remaja dan Faktor yang Mempengaruhi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 113–120. https://doi.org/10.15294/kemas.v10i2.3378

Syamsiah, S. (2007). Hubungan Pengetahuan dan Sumber Informasi Siswa Tentang Kespro Remaja Dengan Sikap Siswa Terhadap Seks Bebas.

Tri Sulastri Lesteri (2015), Perubahan Perilaku Pacaran Remaja Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Sendawar Di Kutai Barat, Mahasiswa Program S1 Sosiatri-Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman.

Umaroh, ayu khoirul. (2015). Hubungan antara faktor internal dan eksternal dengan perilaku seksual pranikah remaja indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 10, 65–75.

Yaunin, Y., & Lestari, Y. (2016). Artikel Penelitian Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seksual Remaja di Kota Padang. Jurnal FK Unand, 5(2), 448–455.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 The Indonesian Journal of Public Health

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXING BY:

 

  

View My Stats