Pengaruh Perasan Umbi Bengkuang (Pachyrhizus erosus L.) terhadap Gambaran Histopatologi Lambung Mencit (Mus musculus L.) dengan Model Tukak Lambung

Reza Pertiwi, Hari Marta Saputra

= http://dx.doi.org/10.20473/jfiki.v5i22018.56-61
Abstract views = 1397 times | downloads = 1585 times

Abstract


Pendahuluan: Tukak lambung merupakan penyakit akibat gangguan pada saluran gastrointestinal atas yang disebabkan sekresi asam dan pepsin yang berlebihan oleh mukosa lambung. Tukak lambung dapat terjadi karena konsumsi alkohol yang berlebih karena merusak sawar mukosa lambung dan menyebabkan gastritis akut seperti perdarahan saluran cerna. Bengkuang (Pachyrhizus erosus L.) memiliki kandungan flavonoid yang diketahui mampu mengurangi asam lambung sebagai agen kuratif. Tujuan: Melihat pengaruh air perasan bengkuang sebagai agen preventif pada mencit (Mus musculus L.) yang diinduksi tukak lambung dengan menggunakan alkohol. Metode: Memberikan air perasan bengkuang secara peroral dengan dosis 20, 40, dan 60% dan sukrafat sebagai kontrol positif selama 12 hari. Setelah 1 jam pemberian perlakuan hari ke-12, mencit diberikan etanol sebanyak 5 g/Kg BB selama 24 jam. Hasil: Data hasil pengamatan menunjukkan nilai indeks tukak lambung pada kelompok normal, kontrol negatif, perasan bengkuang dosis 20, 40, dan 60%, serta sukralfat secara berurut-turut yaitu 0; 3,89; 0,56; 0,22; 1,22 dan 1,11. Hal ini didukung oleh gambaran histopatologi lambung mencit yang juga menunjukkan adanya perbaikan pada lambung tikus yang diberikan air perasan bengkuang. Kesimpulan: Pemberian perasan umbi bengkuang dapat mengurangi jumlah tukak dengan adanya perbaikan gambaran histopatologi lambung mencit.

Keywords


Pachyrhizus erosus, tukak lambung, histopatologi lambung

Full Text:

PDF

References


Masenchipz. (2008). Manfaat Bengkuang. http://www.masenchipz.com. Accessed: 10 Februari 2018.

Alarcon, D. L. L. A. C., Martin, M. J. & Motilva, V. (1995). Gastroprotection Induced by Silymarin, the Hepatoprotective Principle of Silybum marianum in Ischemia-reperfusion Mucosal Injury: Role of Neutrophils. Planta Medica; 61; 116-119.

Avunduk, C. (2008). Manual of Gastroenterology¬: Diagnosis and Therapy 4th Edition. Boston: Tufts University Medical School.

Catteau, A., Roue, G., Yuste, V. I., Susin, S. A. & Despres, P. (2003). Expression of Dengue ApoptoM Sequence Results in Disruption of Mitochondrial Potential and Caspase Activation. Biochimie; 85; 789-793.

Esaki, N., Kato, M., Takizawa, N., Morimoyo, S., Nonaka, G. & Nishioca, I. (1986). Pharmacological Studies on Linderaeumbellate Ramus IV: Effects of Condensedtannin Related Compounds on Pepiticacitivity and Stressinduced Gastric Lesions in Mice.Planta Medica; 1; 34-38.

Feri. (2008). Bengkuang Berkhasiat sebagai Obat. http://feriweb.wordpress.com. Accessed: 10 Februari 2018.

Goodman, G. (2008). Farmakologi dan Toksikologi Etanol (In: Brunton, L. L., Parker, K. L., Blumenthal, D. K. & Buxton, I. L. O, editor. Alih Bahasa: Sukandar, E. Y., Adnyana, I. K., Sigit, J. I., Sasongko, L. D. N. & Anggadiredja, K). Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Gusdinar, T., Herowati, R., Kartasasmita, R. E. & Adnyana, I. K. (2009). Synthesis and Gastric Ulcer Protective Activity of Chlorinated Quercetin. Indonesian Journal of Pharmacy; 20; 163-169.

Kim, S. C., Byun, S. H. & Yang, C. H. (2004). Cytoprotective Effects of Glycyrrhizae Radix Extract and Its Active Component Liquiritigenin against Cadmium-induced Toxicity (Effects on Bad Translocation and Cytochrome C-mediated PARP cleavage). Toxicology; 197; 239-251.

Kumar, V., Cotran, R. S. & Robbins, S. L. (2007). Rongga Mulut dan Saluran Gastrointestinal. In: Crawford, J. M & Kumar, V., editor. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Lukitaningsih, E. (2010). Fitoestrogen: Senyawa Alami yang Aman sebagai Pengganti Hormon Estrogen pada Wanita. http://farmasi.ugm.ac.id. Accessed: 5 September 2013.

Maslachah, L., Sugihartini, R. & Ankestri, H. (2008). Desscription of White Rat (Rattus norvegicus) Intestine that was Given Juice of Noni (Morinda citrifolia) and High Fatty Diet. Veterinaria Medika; 1; 103-108.

Mentang, D. R., Loho, L. L. & Lintong, M. P. (2016). Gambaran Histopatologik Lambung Tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang Diberi Perasan Umbi Bengkuang (Pachyrhizus erosus (L) Urban) setelah Induksi Aspirin. Jurnal e-Biomedik; 4; 218-223.

Pan, J., He, S., Xu, H., Zhan, X., Yang, X., Xiao, H. M. Shi, H. X. & Ren, J. L. (2008). Oxidative Stress Disturbs Energy Metabolism of Mitochondria in Etanol-induced Gastric Mucosa Injury. World Journal of Gastroenterology; 14; 5857-5867.

Saptarini, N. M., Suryasaputra, D. & Saepulhak, A. M. (2011). Analisis Rasio Proteksi Antiulser Sari Buah Pepino (Solanum muricaum Aiton) menggunakan Tikus sebagai Model Hewan Coba. Majalah Obat Tradisional; 16; 75-80.

Szabo, S., Trier, J. S., Brown, A., Schnoor, J., Homan, H. D. & Bradford, J. C. (1985). A Quantitative Method for Assesing The Extent of Experimental Gastric Erosions and Ulcers. Journal of Pharmacology and Toxicological Methods; 13; 59-66.

Tani, S. (1976). Effect of Tannic Acid and Tannic Acid Atarch on the Experimental Gastric Ulcer in Rats. Journal of Pharmacy Society of Japan; 96; 648-652.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA

View JFIKI Stats

                

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License